Indah Cintaku

Indah Cintaku
Bab 18


__ADS_3

Nadya : Haii Yang, duduk dulu sini. kamu mau makan juga ga ?


Fauzan : Engga Yang, kamu aja


Nadya : Oh iya Yang, kenalin ini Indah temen baru aku hehe


Indah kenalin ini Fauzan pacar aku


Fauzan dan Indah saling berjabat tangan


Indah : Emm ... pantesan aja kamu tadi cuek banget ngomong sama Dosen ganteng, rupanya ada hati yang harus di jaga ya haha ...


Nadya : Indah, apaan sih ? haha ( katanya malu )


Fauzan : Pipi kamu merah Yang haha ...


Nadya : Emm, engga ( Nadya semakin malu )


Fauzan : Emang bener Yang ? ada Dosen yang godain kamu ?


Nadya : Engga kok Yang dia ga godain aku


Indah : Dia ga godain tapi dari tatapannya dia kayaknya tertarik sama kamu Nad.


Fauzan : Emang Dosennya yang mana sih ? ( bertanya pada keduanya )


Indah : Besok yang masuk Dosen itu lagi kok, kamu lihat aja orangnya

__ADS_1


Nadya : Indah, jangan manas - manasin deh. aku udah siap makan nih Yang, kita pulang yuk. aku duluan ya Ndah


Indah : Ok, hati - hati ya


Fauzan dan Nadya pergi dari kantin dan mulai mencari bus untuk pulang. Ya ... mereka sama - sama belum punya kendaraan. sebenarnya orangtua Nadya memberikan fasilitas kendaraan mobil, tapi Nadya menolak karena dia lebih memilih menjaga hati Fauzan, Nadya tidak mau Fauzan berpikiran dia tidak pantas untuk Nadya.


Fauzan : Yang, kayaknya aku cuman bisa nganter kamu sampai kamu naik bus deh, soalnya aku harus lanjut kerja. gapapa kan ?


Nadya : Kerja ? kamu kerja Yang ? kok aku gatau


Fauzan : Iya maaf sayang, tadinya aku mau ngasih tau kamu tapi takut kamu kepikiran. ini baru hari pertama aku kerja kok.


Nadya : emm ... ( murung )


Fauzan : Maaf yaa ...


Nadya : Iya gapapa Yang, yauda kamu hati - hati ya, semangat kerjanya. ingat ! jaga hati dan jaga pikiran. cuman aku yang boleh ada di hati dan pikiran kamu. Ok


Nadya : Iya Yang, Itu bus nya Yang, aku duluan yaa. Dah ....


Fauzan : Dah ... sayang


Fauzan dan Nadya berpisah di halte, Nadya melanjutkan perjalanan pulangnya sementara Fauzan melanjutkan perjalanannya menuju tempat kerja.


sesampainya di rumah, Nadya langsung mengabari Fauzan lewat Chat


- chat mode on -

__ADS_1


Nadya : Yang, aku udah sampai rumah ya. kamu semangat kerja nya 💪🏻💪🏻 hati - hati juga. I love you


5 menit Fauzan belum membalas pesan Nadya, hingga 30 menit berlalu.


" mungkin Fauzan lagi banyak kerjaan, inikan hari pertama dia kerja " kata Nadya berusaha berpikiran positif


Nadya bersih - bersih dan mengganti pakaiannya. seperti biasa Nadya dirumah bersama mamanya. tapi entah kenapa saat Nadya pulang tadi, Papanya juga berada di rumah. Nadya tidak menghiraukannya. ia masih kesal karna kejadian tadi pagi.


Mama dan Papa Nadya duduk di ruang tamu, seperti menunggu seseorang.


tiba - tiba ....


Tok !! tok !! tok !!


terdengar dari depan ada yang mengetuk pintu


Papa Nadya : Nadya ..... kamu buka pintu gih


Mama Nadya : Biar Mama aja Pa


Papa Nadya : Jangan, biar Nadya aja. Nadya ... kamu denger Papa ?


Nadya : Iya Pa, sebentar.


Nadya bergegas keluar dari kamarnya, ia melihat Mama dan Papanya berada di ruang tamu.


Nadya : Mama sama Papa ada disini kenapa harus aku yang buka pintu ?

__ADS_1


Papa dan Mama Nadya hanya diam


Nadya segera membuka pintu, dan ia sedikit terkejut karena melihat orang yang berada di depan pintu.


__ADS_2