Indah Cintaku

Indah Cintaku
Bab 28


__ADS_3

Besoknya di kampus setelah selesai kuliah


Dosen Aldi : Hai, Nad ( menyapa )


Nadya : Pak Dosen 😁


Dosen Aldi : Gimana ? udah ada cara lain untuk membatalkan perjodohan nya ?


Nadya : Saya rasa sudah Pak ( katanya dengan yakin )


Dosen aldi : Oh ya ? baguslah, bagaimana ? ( katanya penasaran )


Nadya : Fauzan sudah ketemu dengan Papa.


Dosen Aldi : Lalu ?


Nadya : Kami terpaksa bohong, saya ga mungkin bilang kalau Fauzan cuman sebagai pelayan di restaurant. jadi saya dan Fauzan memutuskan untuk berbohong bilang kalau Fauzan berasal dari keluarga kaya. orangtuanya punya perusahaan di bidang indofood, sedangkan Fauzan sendiri punya perusahaan di bidang parfum.


Dosen Aldi : Nad, kalian sadar ga sih apa yang udah kalian lakukan ? cepat atau lambat Fauzan pasti ketauan. dan kalo ketauan apa ? yang ada Papa kamu malah tambah benci sama Fauzan


Nadya : Ya abisnya aku bingung harus gimana, aku gatau apa yang harus aku lakukan. ( menangis )


Dosen Aldi : ( menghapus air matanya )


iya maaf, kamu jangan nangis lagi ya

__ADS_1


Nadya : ( nadya ikut menghapus air matanya ) Yauda, saya pamit ya Pak


Dosen Aldi : Iya Nad.


Nadya pergi ke kantin kampus dan memesan minuman, Nadya mengechat Fauzan.


- Chat mode On -


Nadya : Yang ...


Tidak berapa lama Fauzan membalas


Fauzan : Iya Yang, kamu dimana ? udah pulang ?


Nadya : Aku masih di kantin kampus Yang, kamu udah keluar kelas ?


Nadya : Iya Yang


- Chat mode Off -


Fauzan menghampiri Nadya ke kantin, Fauzan sudah terlihat dari kejauhan, Nadya terus memperhatikan jalan Fauzan.


" aduhh !! " teriak seseorang


ada seseorang yang menabrak Fauzan, ia hampir jatuh, tapi untung nya Fauzan langsung menangkapnya.

__ADS_1


apa kalian sudah bisa menebak orang itu siapa ? Ya ... orang itu adalah Indah


Indah : Ahhh ... maaf Fauzan aku ga sengaja. aku tadi buru - buru jadi aku ga lihat - lihat. Maaf ya ...


Fauzan : Iya gapapa, yauda aku duluan ya


Nadya yang dari tadi terus memperhatikan Indah, Nadya mulai menyadari adanya penghianatan antara dia dan Indah.


" untuk sekarang, berbuatlah sesuka mu. aku kasih kamu kesempatan kalau kamu ga berenti mencari perhatian dengan pacar ku selama 1 bulan, maka aku yang akan menghajarmu " kata Nadya dalam hati


Nadya memanggil Indah untuk bergabung duduk dengannya.


Nadya : Indah ( melambaikan tangan )


Indah : Oo, Haii Nadya. ( berjalan ke arah Nadya ) kamu juga disini ? pantes Fauzan juga disini. Maaf tadi aku ga sengaja nabrak dia.


Nadya : it's. ga masalah kok. kamu udah mau pulang ? kenapa terburu - buru ? ayo gabung duduk disini sama aku dan Fauzan.


Indah : Gamau ah, ntar aku ganggu kalian berduaan lagi haha


Nadya : engga kok tenang aja, kamu gaakan kami cuekin, yakan sayang ? ( mengangkat tangan Fauzan dan menaruh nya di atas meja, Lalu Nadya memegang tangan Fauzan dengan kedua tangan, layaknya seorang kekasih yang tak ingin kehilangan satu sama lain.


Fauzan : Ahh, iya dong sayang. tentu saja ( Fauzan merangkul Nadya dan semakin mendekat pada Nadya )


Indah : emm ... aku baru ingat kalau aku ada janji sama Mama ku, maaf ya aku ga bisa gabung dengan kalian. lain kali pasti bisa. Ok ? aku duluan ya, byeee ( beranjak pergi )

__ADS_1


Setelah Indah pergi meninggalkan Nadya dan Fauzan di kantin, lalu Nadya dan Fauzan saling bertukar tatap dan tertawa terbahak - bahak melihat ekspresi Indah tadi.


__ADS_2