Indah Cintaku

Indah Cintaku
Bab 15


__ADS_3

Setelah Nadya memulai hubungan dengan Fauzan, mereka membincang-bincangkan tentang masa depan mereka. hingga akhirnya mereka memutuskan untuk melanjutkan kuliah di universitas yang sama.


sejak saat itu juga entah kenapa Nadya jadi lebih sering bertengkar dengan kedua orangtua nya. Orangtua Nadya selalu saja menuntut jadi seperti apa yang mereka mau. hanya Fauzan yang mengerti Nadya dan selalu menghibur Nadya setiap kali Nadya sedih sehabis bertengkar dengan orangtua nya.


Hari ini adalah hari pertama kali Nadya masuk ke universitas, Nadya sudah bangun sejak pagi tadi pukul 04.00 Wib


Ya .. Nadya sengaja bangun lebih awal untuk mempersiapkan segalanya dengan mateng. " hari ini sebelum berangkat aku harus sarapan dulu supaya tambah semangat " kata Nadya mengingatkan dirinya sendiri


Nadya : Pagi Ma


Pagi Pa


Mama Nadya : Pagi juga sayang


Papa Nadya : Pagi


Mama Nadya : Kamu sarapan apa sayang ? Roti atau nasi ?


Nadya : Roti aja Ma, yang rasa coklat ya


Mama Nadya : Iya ( mulai membuatkan Roti untuk anak kesayangannya itu )


Gimana sayang ? udah siap untuk masuk universitas pertama kamu ?


Nadya : Ya, gitu deh Ma. Siap ga siap

__ADS_1


Mama Nadya : Kok gitu ?


Nadya : Ya, abisnya Papa maksa aku untuk masuk ke universitas dengan pilihan jurusan Papa


Papa Nadya : Inikan untuk kebaikan kamu juga sayang


Nadya : Bukan kebaikan aku, tapi kebaikan Papa ( Nadya mulai muak dengan percakapannya )


Papa Nadya : Emang apa gunanya sih melukis hal yang ga jelas kek gitu ha ? pokoknya mulai sekarang kamu ga boleh lagi melukis - melukis yang ga jelas kek gitu. kamu fokus aja sama kuliah kamu. Nanti alat melukis kamu Papa buang semua.


Nadya : Pa, tolong dong. Aku udah ngikutin kemauannya Papa, udah cukup. Aku itu manusia Pa, bukan boneka Mama sama Papa yang bisa Mama sama Papa mainin kapan aja 😭😭😭


Papa Nadya : Gaada pembantahan ya Nadya !


Nadya pergi begitu saja dari meja makan


Mama Nadya : Nadya, sayang roti kamu nak


Nadya : ( Menghentikan langkahnya ) Ga jadi Ma, aku mendadak kenyang


Kata - kata itulah yang keluar dari mulut Nadya sebelum pergi, ia kesal, marah, sedih. ingin rasanya Nadya pergi dari rumah. tapi dia sadar bahwa dia masih hidup bergantungan dengan uang orangtua nya.


Nadya keluar rumah dan duduk di kursi yang tak jauh dari rumahnya


" Masih pagi banget lagi, aku harus kemana dulu ya sebelum ke kampus ? " ( Berbicara sediri )

__ADS_1


" aku pergi ke kantin kampus aja deh, aku sarapan disana " ( katanya sambil mulai beranjak pergi dari tempat duduknya )


Sesampainya di kampus Nadya langsung pergi ke kantin, ternyata kantinnya belum buka. Ia terduduk lemas di salah satu kursi yang tersedia di kantin dengan sedikit menunduk


tiba - tiba seseorang menghampiri Nadya dan mengucapkan sesuatu


Fauzan : Pagi sayang, aku tau kamu belum sarapan. nih makan dulu ( sambil memberikan bungkusan yang berisi nasi goreng )


Nadya : Wahhh 😍😍 kok kamu tau sih aku belum makan ? hehe


Fauzan : Tau dong, ini namanya ikatan cinta Hahaa ...


Nadya : emm, masih pagi sayang. udah ngebucin aja 🤣🤣


Fauzan : Biarin


Nadya : Yauda aku makan ya


Fauzan : Iya


Nadya : Oh iya, kamu udah sarapan belum ?


Fauzan : Udah kok Yang


Fauzan melihat kelahapan Nadya saat makan, " bahkan saat makan pun Nadya tetap cantik " ( katanya dalam hati )

__ADS_1


__ADS_2