
" Fauzan : Yauda, aku antar pulang yukk "
" Nadia : Ayukkk "
" Fauzan : Tapi jalan kaki gapapa ? "
" Nadia : Gapapa, ayukk "
Diperjalanan mereka mengobrol-ngobrol hingga tak terasa merekapun sampai dirumah Nadia.
" Fauzan : Udah sampai. masuk gih "
" Nadia : iyaa, lo hati-hati ya pulangnya. makasih udah nganterin gue. "
" Fauzan : iya, sama sama. "
Fauzan bahagia banget malam itu, walaupun ia dianggap hanya sebatas teman. tapi itu udah lebih dari cukup untuk Fauzan.
Hari esok...
siangnya Nadia yang ditemani Rahmi mengajak Fauzan belanja baju di Mall.
setelah semuanya selesai, mereka membawa Fauzan ke salon untuk di Make Over. Nadia dan Rahmi yang menunggu dibangku depan sangat deg-degan dan akhirnya selesai ....
Dari belakang Nadia dan Rahmi. Fauzan memanggil mereka.
" Fauzan : Nadia ... " dengan perasaan deg-deg an dan berusaha menyamankan dengan penampilan nya yang sekarang.
__ADS_1
Diana dan Rahmi melihat Fauzan. mereka sangat terkejut melihat penampilan Fauzan yang begitu tampan dan rapi.
melihat reaksi Nadia dan Rahmi yang bingung seperti itu, Fauzan semakin tidak nyaman dengan penampilannya.
" Fauzan : Nadia, Rahmi kalian kenapa sih ? kok ngeliatin aku begitu banget ? ga cocok ya ?"
" Nadia dan Rahmi : enggak kok. cocok banget "
" Rahmi : ( membisik ke Nadia ) Ya ampun, ganteng banget Nad. serius lo ga bakal nyesel bawa dia "
" Nadia : ihh apaan sih mi ? "
" Rahmi : emm ... yauda deh, karna ini udah terlalu sore. kayaknya kalian langsung kesana aja deh, ntar telat. "
" Nadia : ok deh, makasih ya mi. "
" Rahmi : iya sama-sama. "
Ditengah pesta Fauzan dilihatin oleh semua orang yang ada dipesta itu karena ketampanan Fauzan, baik yang cewek maupun cowok.
Manda menghampiri Nadia ...
" Manda : Nadia, ini pacar lo ? ya Ampun ganteng banget.ok ...
gue percaya kok, gue akuin lo menang dari tantangan gue. dan gue bakal jadi pembantu lo selama seminggu."
" Nadia : enggak ! gue kesini bukan karna mau memenuhi tantangan lo. tapi gue kesini mau minta maaf ke lo, gue mau hidup damai. gue capek berantem terus sama lo. jadi gue yang kalah dan gue bakal jadi pembantu lo selama seminggu."
__ADS_1
" Manda : emm ... enggak deh Nad. sekarang gue jadi sadar kalau menciptakan kedamaian itu akan membuat kita jadi bahagia . jadi tantangan yang gue kasih gue batalin. sekarang gue mau kita temenan lo mau kan jadi teman gue ? gue minta maaf yaa."
" Nadia : iya gue mau kok jadi temen lo "
" Manda : Yauda silahkan makan dan minum gih "
Pulang dari rumah Manda. besoknya Fauzan mengajak Nadia pergi ke Taman untuk mengungkapkan perasaannya.
" Fauzan : Nadia, mungkin kamu nganggap aku cuman sebatas teman. tapi aku mau kita lebih. gaada salahnya kan kalo kita coba jalani hubungan kita lebih dari sebatas teman ? "
" Nadia : Fauzan, maaf aku ga bisa "
" Fauzan : ( "ya ampun aku belum nanya kamu mau ga jadi pacar aku tapi kamu udah duluan nolak aku" ) emm ... ga bisa ya ?
" Nadia : aku ga bisa nolak maksudnya Fauzan "
" Fauzan : Haa ? maksudnya ?" dengan ekspresinya yang bingung dan tidak percaya
" Nadia : iyaa, aku mau kok jadi pacar kamu. itukan yang mau kamu bilang sama aku tadi ? "
" Fauzan : kamu beneran Nad ? "
" Nadia : iyaa "
" Fauzan : makasih yaa "
" Nadia : iyaa. sama-sama culun unyuk aku" katanya dengan malu-malu
__ADS_1
" Fauzan : emm ... resekk yaa. aku kan udah ga culun lagi tau"
" Nadia : hehehe ... iyaiya sayang "