
Hari ini Nadya janjian dengan Fauzan ditaman dekat rumah. Dan Nadya sampai duluan ditaman itu, suara dering telpon Nadya membuat Nadya sedikit terkejut. Ternyata telpon itu dari fauzan
" Fauzan : Halo Yang "
" Nadia : Iya Yang, kenapa ? "
" Fauzan : Kamu dimana ? Kamu udah sampai ditaman ? "
" Nadya : Iya Yang, Aku udah sampai. kenapa ? "
" Fauzan : Em ... gini Yang, ini aku lagi dijalan tapi ini macet banget Yang. kayaknya aku bakal telat banget deh, gapapa ya ? "
" Nadya : Oh gitu ... Yauda gapapa Yang, nanti kalo kamu udah nyampe kabarin aku ya. Ntar kamu nyariin aku "
" Fauzan : Iya Yang "
Sambil menunggu Fauzan sampai. Nadya jalan-jalan disekitar taman. Ditengah Nadya jalan-jalan ada seorang pria yang menabrak Nadya
" Nizam : Maaf Mbak saya ga sengaja "
" Nadya : ( melihat keorang itu ) Loh Nizam ? "
" Nizam : Nadya ya ? "
__ADS_1
" Nadya : Iya. Kamu disini ? "
" Nizam : Iya, aku lagi nemenin tunangan aku jalan-jalan tapi dia lagi ke toilet "
" Nadya : Oh, gitu. Udah mau nikah dong ya ? hahha "
" Nizam : Hehe ... Iya, doain aja. Nanti aku undang kamu kok tenang aja "
" Nadya : Hahha ... Iyaiya "
" Nizam : Kamu sendiri kesini sama siapa ? "
" Nadya : Aku kesini sendiri tapi aku lagi nungguin pacar aku, Fauzan "
Ditengah obrolan Nadya dan Nizam. Fauzan melihat keakraban mereka. mereka terlihat sangat dekat, Fauzan berfikir Nadya bisa sebahagia itu ada didekat cowo lain. Fauzan menghampiri mereka dengan kursi rodanya.
" Fauzan : Ehem !! "
" Nadya : Zan, kamu udah nyampe ? "
" Fauzan : Kamu ngapain berduaan sama dia ? kalian janjian ? Lain kali kalo mau ketemuan jangan pas mau ketemuan sama aku juga, ketauan kan sekarang "
" Nadya : Zan, kamu apaan sih ? kok ngomongnya gitu ? "
__ADS_1
" Nizam : Lo salah paham zan "
" Fauzan : Udah lah gausah ngeles. aku tau kok kamu selingkuh sama dia. dari awal aku tau kamu suka sama dia kan Nad makanya kamu perhatian banget sama dia dari awal ? "
" Nadya : Nizam, kamu duluan aja gapapa kok "
" Nizam : Ok Nad, sorry ya "
" Nadya : Iya gapapa "
Nadya melanjutkan penjelasannya pada Fauzan
" Nadya : Enggak Zan. Kamu salah paham. aku tadi ga sengaja ketemu sama Nizam disini, kamu jangan gini dong. kamu jangan berfikir yang engga-engga " Menangis
" Fauzan : Gausah nangis. buat apa nangis ? supaya aku kasian gitu sama kamu ? hah ? Nad kalo kamu emang udah mau udahan sama aku bilang, jangan kek gini caranya. jangan nyakitin aku gini, aku salah apa sama kamu ? "
" Nadya : Kamu apaan sih ? kamu gatau kek gimana yang sebenarnya tapi kamu udah marah duluan sama aku. kamu tau ? aku ketemu sama nizam disini karna ga sengaja. dia nemenin tunangannya jalan-jalan disini. udah lah gaada gunanya juga aku jelasin sama orang yang gamau dengerin penjelasan aku dan kamu juga udah ga percaya lagikan sama aku " menangis dan beranjak pergi
" Fauzan : ( terdiam dan merasa bersalah ) Nadya, Tunggu ! "
Nadya tidak menghiraukan Fauzan ia berlari dan menyebrang tanpa lihat-lihat. Ada sebuah mobil dengan kecepatan tinggi mengarah ke Nadya. Fauzan yang menyadari akan hal itu terus memanggil Nadya, tetapi Nadya tidak mendengar Fauzan karna saat itu bising suara kendaraan.
Fauzan berusaha terus-menerus memanggil Nadya dan Fauzan berusaha menggerakkan kakinya. dan dengan kuasa yang diatas Fauzan berhasil menggerakkan kakinya dan langsung berlari mengejar dan menyelamatkan Nadya. akhirnya perjuangan Fauzan tidak sia-sia karena Nadya selamat.
__ADS_1