Indah Cintaku

Indah Cintaku
Bab 9


__ADS_3

Hari terus berjalan ...


Sudah 2 Minggu Fauzan belum sadar ...


Mama Fauzan dan Nadia semakin khawatir dengan keadaan Fauzan


2 Bulan berlalu, dokter bilang kalau keadaan Fauzan semakin mengkhawatirkan


Sudah hampir 3 bulan dokter bilang keadaan Fauzan ada perubahan semakin membaik. ia terus memanggil nama Nadia. Hingga akhirnya Fauzan sadar. Ya... Mama Fauzan dan Nadia sangat senang dengan kabar itu. Selama Fauzan dirumah sakit Nadia lah yang menemani Fauzan. Mama Fauzan sibuk mengurus bisnis nya yang tidak bisa ditinggalkan, hanya Malam saja Mama Fauzan datang menjenguk anak kesayangannya itu


" Fauzan : Yang ... Makasih ya, kamu udah selalu ngejagain aku selama dirumah sakit, Makasih udah ngerawat aku dengan sabar "


" Nadia : Iya Yang, sama-sama. Kamu lain kali jangan gitu lagi ngomongnya. Kalo kamu gitu lagi aku bakal marah banget sama kamu "


" Fauzan : Iya Yang, Maaf. Maaf juga udah ngerepotin kamu "


" Nadia : Kamu ga ngerepotin aku sama sekali kok. Cuman ya itu, kamu ga nepatin kata-kata kamu. kamu bilang kamu gamau aku sedih, tapi kamu buat aku sedih. kamu gatau kan seberapa khawatirnya aku lihat keadaan kamu kek gitu ? aku takut aku ga bisa lihat kamu lagi ... kamu ngerti ga sih Yang ? " Menangis


" Fauzan : Yang ... Maaf. Aku mohon kamu jangan nangis, aku minta maaf Yang. tolong jangan nangis gitu "

__ADS_1


Nadia hanya diam sambil menatap kekasihnya yang masih terbaring lemah


" Fauzan : Jangan nangis lagi ya Yang "


" Nadia : Iya sayang " sambil menghapus air matanya


" Fauzan : Yang ... aku pengen jalan-jalan keluar deh. aku bosen didalam ruangan terus. kamu temenin aku ya "


" Nadia : Hmm ... Emangnya kamu udah kuat berdiri ? "


" Fauzan : Aku sih ngerasanya udah segar banget Yang, cuman gatau deh kuat atau engga berdiri, aku coba ya "


Fauzan mencoba berdiri dari tempat baringannya. Tetapi ia malah terjatuh lemas tak berdaya, ia merasakan bahwa kakinya tidak mempunyai tenaga.


" Fauzan : Kenapa kaki aku lemas banget ? kenapa aku ga bisa berdiri ? Yang ... Kaki aku kenapa Yang ? "


" Nadia : Aku juga gatau Yang. Kamu tenang dulu ya, aku bantuin kamu berbaring lagi terus aku panggilin dokter. Jangan khawatir, kaki kamu pasti ga kenapa-kenapa kok " katanya menenangkan Fauzan


Dokter langsung datang menghampiri Fauzan dan langsung memeriksa keadaannya.

__ADS_1


" Fauzan : Dok, ada apa dengan kaki saya ? kenapa ga bisa digerakin ya ? dan rasanya juga lemas banget ? "


" Dokter : ( selesai memeriksa ) Emm ... Kaki kamu lemas seperti itu dikarenakan kamu mengalami Kelumpuhan. Keadaan kamu yang kritis selama beberapa bulan dan hampir semua tubuh kamu tidak bergerak selama kamu kritis. hingga akhirnya menimbulkan Kelumpuhan dibagian kaki "


" Nadia : Dok ... Apa masih ada kemungkinan pacar saya untuk bisa berjalan ? "


" Dokter : Kemungkinannya cukup besar. kemungkinan Fauzan bisa berjalan jika Fauzan lebih sering berlatih kembali berjalan dan mencoba mengikuti terapi. "


" Nadia : Baiklah Dok. Terimakasih "


" Dokter : Sama-sama. Baiklah, saya permisi "


" Fauzan : Aku lumpuh ? aku ga bisa jalan lagi ? kenapa sih ? kenapa harus aku ? " Menangis


" Nadia : Yang ... Jangan teriak-teriak gitu Yang. Kamu yg sabar yaa, aku yakin kamu kuat kok "


" Fauzan : Enggak Yang ! Gimana bisa aku kuat dalam keadaan ku yang kek gini ? Aku itu sekarang cacat ! aku udah ga bisa jalan ! aku ga bisa nemenin kamu kemana-mana lagi ! aku ga bisa ngantar dan jemput kamu lagi Yang. Aku ga bisa " Menangis


" Nadia : Yang ... Kalo kamu ga bisa nemenin aku lagi, kan bisa aku yg nemenin kamu kemana aja. Aku bakalan ada terus sama kamu, kita berjuang sama-sama ya. Kamu jangan putus asa gitu Yang, Kamu denger sendirikan apa kata dokter, dokter bilang kemungkinan kamu bisa jalan cukup besar kalo kamu sering latihan dan terapi. dan aku bakal temenin kamu, aku bakal kasih kamu semangat, aku bakal kasih semua kekuatan aku buat kamu, supaya kamu kuat ngejalaninnya. Kamu harus dukung semangat aku dong, kamu juga harus semangat Yang" Menangis

__ADS_1


__ADS_2