Indah Cintaku

Indah Cintaku
Bab 8


__ADS_3

1 tahun kemudian ...


Tanpa terasa waktu berjalan dengan begitu cepat hingga tiba saatnya kelulusan Nadia dan Fauzan. dan mereka harus memikirkan langkah selanjutnya.


Di sebuah Taman


" Nadia : Ga terasa ya kita udah lulus aja "


" Fauzan : iya nih "


" Nadia : setelah lulus kamu mau lanjut kuliah atau gimana zan ? "


" Fauzan : Rencananya sih aku mau langsung kerja Nad, kemarin aku ditawarin kerjaan sama teman papaku. Kalo ada kerjaan tetap dan gaji yang lumayan kan lebih baik aku kerja uangnya bisa aku tabung buat kita "


" Nadia : emm ... maksudnya? " katanya bingung


" Fauzan : iya buat kita. emang kamu maunya duduk disini aja gamau duduk dipelaminan sama aku ? "


" Nadia : Hihi... iyaiya aku paham sekarang. Yang penting kamu harus semangat terus ya sayang sama jaga juga kesehatan kamu. "


" Fauzan : iya sayang. Oiya, kalo kamu sendiri gimana ? kamu punya rencana apanih ? "


" Nadia : aku ... " Katanya dengan ragu-ragu


" Fauzan : kenapa ? Cerita aja sama aku."


" Nadia : Papa ku minta aku buat kuliah diluar negeri Zan . " Menunduk dan sedih


" Fauzan : Hey ... Sayang kamu jangan sedih gitu ahh. Kamu pasti mikirin perasaan aku ya ? Hmm ? aku gapapa kok, aku ga masalah kalau kamu lanjut kuliah diluar negeri. kamu gausah mikirin aku ya. aku dukung kamu terus kok sayang, Udah jangan mewek kamu mau ice cream ? "


" Nadia : Mau yang " senyum termanis


" Fauzan : Cium dulu dong. Sini sini " tangannya mengarahkan ke pipi nya

__ADS_1


" Nadia : Emmuuahhh "


Fauzan pergi membeli ice cream yang tidak jauh dari tempat duduk mereka.


" Fauzan : Nih .. ice cream rasa strawberry kesukaan bidadari aku "


" Nadia : Makasih sayang "


" Fauzan : Iya sayang "


" Fauzan : Udah selesai makan ice creamnya ? kita pulang ? "


" Nadua : Ayukk "


15 Menit kemudian Fauzan dan Nadia sampai di rumah Nadia


" Fauzan : Nad, aku langsung pulang yaa "


" Nadia : kamu ga mampir dulu zan ? "


" Nadia : Oh gitu. iya yauda gapapa zan, kamu hati-hati ya "


" Fauzan : Iya... Eh, enggak ah. biar kecelakaan aja biar kamu jadi tambah sayang dan perhatian sama aku. "


" Nadia : Kamu ngomongnya kok gitu sih ? emang kamu mau aku tambah perhatian sama kamu tapi aku jadi sedih ? "


" Fauzan : Hehehe ... Enggak aku gamau. aku gamau kamu sedih. yauda aku pulang ya "


" Nadia : Iya Nanti kalau udah sampai kabarin aku ya "


" Fauzan : Iya, Yauda sayang bye "


" Nadia : Bye "

__ADS_1


30 menit sudah berlalu Fauzan belum memberi kabar pada Nadia. Tapi Nadia masih berfikir positif mungkin dijalan macet .


1 Jam Fauzan masih belum mengabari Nadia. Nadia mulai khawatir, Nadia mulai berulang kali mengecek HP nya. Dan ada panggilan tetapi itu bukan dari Fauzan melainkan dari mama Fauzan.


" Nadia : Halo Tante ? "


" Mama Fauzan : Nad ... " menangis


" Nadia : Tante, Tante kenapa nangis ? "


" Mama Fauzan : Fauzan, Nad "


" Nadia : Fauzan ? Fauzan kenapa Tante ? "


" Mama Fauzan : Tadi Tante dapat telpon dari pihak rumah sakit. Katanya Fauzan lagi ada disana, dia mengalami kecelakaan. "


" Nadia : Terus sekarang gimana keadaan Fauzan Tante ? " Katanya Lemas


" Mama Fauzan : keadaannya sekarang kritis Nad " semakin menangis


" Nadia : Yauda Tante. Tante shareloc ya, biar aku juga kesana "


" Mama Nadia : Iya Nad. kamu hati-hati ya "


" Nadia : Iya Tan "


20 Menit Nadia sampai dirumah sakit, ia langsung menanyakan ruangan Fauzan pada resepsionis rumah sakit.


" Nadia : Tante ... " Menangis


" Mama Nadia : Nad " ikut menangis


" Nadia : Tante, Fauzan kok bisa kek gini sih tan ? kenapa dia jadi ada dirumah sakit ? Nadia takut Fauzan kenapa - kenapa tan "

__ADS_1


" Mama Fauzan : kamu tenang ya Nad. Tante yakin Fauzan kuat kok ngelawan penyakit nya. kamu tenang yaa "


Nadia hanya diam dan memeluk Mama Fauzan sambil menagis.


__ADS_2