Jaga-jaga, Dia Wujud

Jaga-jaga, Dia Wujud
Eps 49 {DISERANG BEBOLA API & PENANGGAL}


__ADS_3

Beberapa kali Pak Daylen mencuba untuk memberi tau Mira dengan mengetuk cermin kamar tersebut sambil menunjukkan benda yang di belakang Mira. "Gak tau pak secara tiba-tiba pintu nih tertutup, bukan salah Mira." Kata Mira perlahan melihat wajah kesel pak Daylen padanya, pada Mira pak Daylen mungkin memarahinya Kerna pintu tertutup berpunca darinya. "Dasar ini anak, gue bukan marah Kerna pintu terkunci. Tuh dibelakangnya tuh, ada juga gue naik gila nih." Kata pak Daylen di dalam hati geram.


"Sabar Napa pak Daylen nih, gue cuba bukalah ini pintu." Kata Mira di dalam hati kemudian Mira terkaku apabila dirinya terasa seperti ada hembusan nafas di telinga kirinya, terus dirinya mulai merasa seram sejuk dan mengigil terus Mira memandang ke arah pak Daylen yang terbuntang mata menunjuk ke arah sebelahnya. "Dasar ini guru gak beritahu pun ada yang muncul." Kata Mira di dalam hati lalu menarik nafas perlahan mencuba untuk bertenang dengan situasi berikut.


Lalu dengan pantas Mira berpusing kebelakang dan menumbuk wajah makhluk yang terbang tersebut. Kaget Mira melihat makhluk tersebut yang tidak mempunyai badan tetapi hanya kepala dan usus badannya terkeluar. "I..ini penanggal??!!." Jerit mira ketakutan dan terduduk. "Jijik!!, lihat deh ususnya terkeluar!!!. Pak daylennnn!!!!!." Jerit Mira. "Dasar ini anak, udah gue bilang benda itu dibelakang." Kata pak Daylen di dalam hati geram dengan sikap Mira.



Sekadar info: Dimalaysia hantu ini dipanggil Hantu penanggal(Kalimantan-kuyang, Bali-leyak, jakarta-wewe gombel{maaf jika salah🙏}) dipercayai diberi makan darah daripada ibu yang mengandung atau baru melahirkan anak oleh tuannya, dikatakan membolehkan tuannya mampu menjelma sebagai sejenis makhluk berkepala dengan urat perut yang bercahaya dan terbang mencari mangsa. terbang ke rumah yang dikenal pasti mempunyai wanita yang baru bersalin dan kemudiannya akan mengambil peluang untuk menyerang dan menghisap darah mangsa apabila mangsa leka.


Jaga-jaga, dia wujud 👻💜


*********


bangunan lama


"Jadi tadi gue numbuk ini makhluk kah?." Tanya Mira perlahan lalu perlahan berdiri apabila melihat makhluk tersebut mula ingin terbang ke arahnya. "Mau gue tumbuk lagikah?!, sini!. Gue gak takut." Kata Mira separuh menjerit menahan takutnya. "jangan takut, jangan takut. datang aja dekat lo tumbuk aja." Kata Mira di dalam hati menenangkan dirinya. Lalu tanpa semena-mena dua ekor makhluk lain punya muncul iaitu seperti berbola api yang sedang terbang, Mira hampir ingin menangis apabila melihat makhluk-makhluk tersebut yang terbang di depannya.

__ADS_1


"Tiga lawan satu, mana adil!. Tapi gapapa jangan takut Mira, harus lawan!." Kata Mira di dalam hati memberi semangat pada diri sendiri yang menahan ketakutan. Lalu secara tiba-tiba salah satu berbola api tersebut pantas menuju ke Mira lalu terbang kembali menjauh. "Aduh!, panas!." Jerit Mira meniup tangannya yang terluka seperti terkena api. "Ya Allah lindungilah hambamu ini!." Kata Mira di dalam hati apabila makhluk tersebut bisa membuat dirinya terluka.


"HIHIHIHIHIHIHIHI." ngilaian penanggal tersebut kuat terdengar seperti suka Mira terluka. "Nganjing nampak." kata Mira di dalam hati geram. "Gue cuma ingin menyelamatkan rakanku sahaja jangan ganggu kami!!!, atau kalian para iblis mau Gue membakar kalian?!!." Jerit Mira kuat kemudian secara tiba-tiba dua bebola api tersebut laju terbang ke arah Mira segera Mira mengelak dari terkena api. "Gue berlindung kepada Allah SWT yang menciptakan langit dan bumi!!!." Jerit Mira lalu segera membaca surah tertentu lalu tiba-tiba penanggal tersebut seperti terbakar di bahagian ususnya lalu menjerit kesakitan.


Penanggal tersebut seperti ingin melarikan diri dengan cara keluar dari tingkap bangunan lama tersebut. "Allahuakbar!!!." Jerit Mira lalu menepuk kuat lantai bangunan lama tersebut menyebabkan bangunan lama tersebut mengalami sedikit gegaran lalu secara tiba-tiba dua berbola api hilang bagai debu, penanggal juga bergitu. Lalu Mira masih lagi membaca beberapa surah untuk melindungi dirinya lalu Mira terduduk perlahan sambil mengeluh. "Allah. Kaget gue tadi lihat makhluk-makhluk halus tadi." Kata Mira perlahan lalu memegang lengannya yang mulai berdarah.


Setelah makhluk-makhluk tersebut lenyap barulah pintu yang mengunci Pak Daylen tadi terbuka dengan sendirinya segera Pak Daylen keluar dan mendapatkan Mira yang sedang terduduk melihat luka lumayan parah. "Astaghfirullah Mira kan pak Daylen udah bilang tadi benda itu ada dibelakangmu." Kata pak Daylen lalu melihat luka Mira lalu Mira mengeluh perlahan. "Pak, bagaimana Mira bisa faham apa yang dikatakan pak Daylen di dalam bilik tadi?, sedangkan Mira gak bisa mendengar suara pak." Kata Mira menahan geram.



********


tempat rahsia 'hamdi'


'Hamdi yang sedang membaca mentera secara tiba-tiba muntah darah hitam. "Lo jangan senang terlalu awal Mira, aku gak akan lepaskan lo setelah beberapa kali lo memusnahkan iblisku. Kali ini lo harus MATI Mira!." Kata 'Hamdi' yang penuh dengan kemarahan dan dendam lamanya. "Keturunan Reza harus mati!." Jerit 'Hamdi' bagai orgil yang bagai haus dendam kemudian 'Hamdi' mengambil beberapa keping daun yang udah ditulis menteranya lalu membakar. "Bawa bocah cowok itu kesini, mulakan persembahan darah!." Jerit 'Hamdi' sambil tersenyum seram.


**********

__ADS_1


Arief


Cewek itu tersenyum manis lalu perlahan memegang wajah Arief, baru Arief mau menempis cewek cantik itu memaksa Arief memandang ke arah dalam matanya. Setelah itu Arief bagai dipukau dengan mata cantik cewek tersebut lalu cewek itu menarik tangan Arief mengikutinya keluar dari kamar itu perlahan berjalan ke tempat rahsia 'hamdi' untuk memulakan persembahan darah. Arief yang dipukau langsung tidak bisa membantah dan hanya mengikuti setiap arahan dari cewek di depannya.


*********


Bangunan lama


"Mira udah setengah jam kita cari dari tingkat atas kebawah, kamu pasti Arief ada disini?." Tanya pak Daylen yang sudah lelah menaiki tangga dan menuruni tangga. "Pasti, Mira bisa merasakan pak Arief ada di sekitar sini." Kata Mira perlahan. "Atau apa Arief masuk ke alam lain?." Tanya pak Daylen spontan membuatkan Mira terkaku sambil berfikir. "Alam lain iya?." Kata Mira perlahan lalu secara tiba-tiba Mira langsung menarik tangan Pak Daylen lalu menuruni tangga. Sampai di tingkat bawah sekali dimana pintu masuk di belakang mereka.


"Mira lo mau buat apa disini?, gak ada apa-apa disini. Capek aja naik tangga nanti." Kata pak Daylen mengeluh perlahan lalu segera Mira berlari sambil memegang erat tangan Pak Daylen menuju ke arah satu cermin lama yang sungguh besar dan berhabuk.


...✨🌼BERSAMBUNG🌼✨...


...💜Like and favorit, thanks you❤️...


...❤️Happy reading💜...

__ADS_1


__ADS_2