
**********
Cermin lama
Cermin yang udah berhabuk. "Kenapa lo pandang cermin tu bagai mau tembus?." Tanya pak Daylen lalu Mira tersenyum memandang Pak Daylen, lalu segera Mira memegang erat tangan Pak Daylen dan berlari masuk ke cermin besar tersebut. Pak Daylen dengan erat menutup matanya. Setelah mereka berjaya memasuki kedalam cermin tersebut pak Daylen perlahan-lahan membuka mata, kaget pak Daylen melihat sekitarnya.
Bangunan lama yang sudah usang seperti telah lama ditinggalkan kini menjadi sebuah istana yang sangat cantik dan mewah. "Ki..kita dimana ini sebenarnya?." Tanya pak Daylen masih lagi kaget. "Seperti yang dikatakan pak Daylen, bangunan tu ada tempat untuk masuk ke alam lain.
Jadi maksudnya Arief pasti ada disini." Kata Mira percaya diri. "Istana itu bergitu besar, dimana kita mau mencarinya?." Tanya pak Daylen khwatir tidak sempat untuk menyelamatkan Arief. "Udah, pasti Arief ada di dalam sana, apapun kita harus melalui perkampungan ini dulu dan pak Daylen jangan sesekali pak Daylen bercakap ama orang yang ada di perkampungan tu atau pak Daylen selama-lamanya ingin berada disini." Kata Mira serius.
"Kenapa?." Tanya pak Daylen sedikit pelik. "ya gak boleh, gak bolehlah. ikut aja arahan Mira pak. Oh iya pak, apa yang pak Daylen lihat jangan sesekali tegur atau pandang mata 'orang' yang ada di perkampungan ni lebih dari 10 saat, faham?." Ucap Mira tegas lalu segera Mira menarik tangan Pak Daylen untuk mengikutinya. Setelah mereka sedang melalui perkampungan tersebut pak Daylen menahan ketakutan sambil memandang ke kasutnya dan masih meneruskan perjalanan. "Mira, pandangan mereka bergitu tajam." Bisik pak Daylen.
"Shuh, abaikan pak." Balas Mira perlahan. Mana pak Daylen gak takut melihat 'orang' di perkampungan itu sama sekali bukan manusia tapi malah jin yang berbagai bentuk sedang kaku memandang tajam ke arah mereka berdua. Mereka melalui perkampungan itu dengan menundukkan kepala untuk tidak menatap jin yang sedang memandang tajam mereka seperti ingin memakan. Setelah mereka sampai di hadapan istana lalu Mira menarik nafas perlahan. "Ayo masuk." Kata Mira lalu mereka pun memasuki istana tersebut.
Jaga-jaga, dia wujud 👻💜
__ADS_1
********
ditempat Hamdi
"Apa yang lo tunggu lagi?, cepatan letak dia di dalam bulatan darah ni!." Kata Hamdi tegas kepada makhluk yang menyerupai cewek cantik. Cewek itu mengangguk perlahan dan segera menarik Arief yang mencuba untuk melepaskan diri dari cengkaman cewek tersebut. Tanpa banyak bicara cewek itu terus menolak Arief ke dalam bulatan darah yang sudah 'tuannya' bikin, Arief jatuh terduduk. "Dari mana datangnya kekuatan cewek ni?, oh iya dia kan bukan manusia." Kata Arief di dalam hati lalu perlahan berdiri.
Arief segera berlari ingin keluar dari bulatan darah tersebut tapi sayangnya bulatan itu tidak membenarkan Arief keluar dari bulatan darah, Hamdi tersenyum sinis. "Lo ingat sesenang itu aja lo bisa keluar dari bulatan darah yang udah gue bikin?." Kata Hamdi memandang tajam Arief, Arief berpaling ke arah Hamdi ingin melihat wajah orang yang ingin mencelakainnya, kebetulan Hamdi tidak menutup wajahnya.
Arief sedikit kaget melihat wajah Hamdi yang sedang tersenyum sinis memandangnya. "Kok kayak kenal, tapi dimana iya?." Kata Arief di dalam hati merasai seperti pernah ketemu ama cowok separuh baya di hadapannya. "Bersiap sedia ajalah lo untuk mati atas persembahan aku pada makhlukku!." Kata Hamdi separuh menjerit membuatkan Arief sedikit tersentak lalu mencuba untuk keluar dari bulatan darah itu.
Hamdi ketawa sinis melihat Arief mencuba untuk keluar dari situ. "Terimalah kematianmu!." Kata Hamdi di dalam hati lalu mula menutup mata dan membaca sesuatu sambil melilitkan rambut berwarna putih di boneka yang diperbuat dari kain kafan orang mati lalu perlahan Hamdi mencederakan tangannya sampai keluar darah lalu Hamdi menitiskan darahnya di boneka tersebut lalu mengikatnya menggunakan tali kuning. Hamdi terus menaruhkan boneka itu di dalam mangkuk berisi air yang udah dijampi.
********
Dihadapan pintu masuk istana Mira dan pak Daylen berjalan mencari Arief lalu secara tiba-tiba mereka disergah seekor lembaga hitam lebih besar dua kali ganda dari Mira. Mereka kaget dan mengundur beberapa tapak kebelakang menjauhi lembaga tersebut, lalu setelah Mira mengundur beberapa tapak kebelakang tanpa sengaja Mira terkaku apabila merasakan dirinya terlanggar sesuatu lalu perlahan Mira memusingkan tubuhnya.
__ADS_1
Terbeliak mata Mira apabila melihat lembaga hitam persis di belakangnya tadi ada di hadapannya. "Duh, kuingat hanya satu rupanya dua ekor." Kata Mira di dalam hati sedikit terkedu dengan keadaan itu. "Mira, kamu segera cari Arief biar pak Daylen aja menghalangi mereka!." Kata pak Daylen tegas lalu Mira mengangguk perlahan dan segera berlari ke dalam lagi.
********
Memulai pencarian
Mira terus berlari sambil membuka pintu yang ditemuinya. "Mana lo ni Arief!." Kata mira di dalam hati lalu Mira berhenti seketika melepaskan lelah lalu Mira menyentuh dinding tanpa semena-mena satu ruangan dari bawah kaki Mira terbuka. "Wah, laluan rahsia." Kata Mira lagi di dalam hati masih sempat kagum dengan tangga ruangan bawah tanah itu terus Mira berjalan masuk ke laluan bawah tanah.
*******
Hamdi
Secara tiba-tiba Hamdi terbuka mata. "Si*l!". Jerit Hamdi dalam kemarahan membuatkan Arief sedikit kaget akibat jeritan itu. "Udah kenapa pak tua ni terjerit?." Tanya Arief di dalam hati sambil duduk bersila menatap ke arah Hamdi. "Jadi bukan dia seorang sahaja yang hadir disini?." Kata Hamdi. "Dia bawa teman!, ck." Kata Hamdi lagi. "Mira, gue harap lo segera menjumpai gue sebelum gue jadi arwah. Kalau memang ditetapkan gue mati, gue akan jadi hantu dan cekik pak tua gak sedar diri ni dan menghantui hidup lo Mira!." Kata Arief sambil tersenyum kecil lalu mengangguk perlahan,
Hamdi mulai berdiri lalu memandang ke Arief dengan pandangan pelik. "Ini bocah siap senyum seorang diri dia gak takut apa kematiannya udah semakin dekat?." Kata Hamdi di dalam hati risau dengan senyuman terukir di wajah remaja itu. "Apa?." Tanya Arief pelik apabila menyedari pak tua dihadapannya asyik memandang ke arahnya.
...✨🌹BERSAMBUNG🌹✨...
__ADS_1
...❤️Like, Happy reading❤️...
Btw maaf auhtor sedang sibuk dengan ujian kuliah, jadi gak bisa mencari idea.. Kerna itu auhtor lambat up. Insyaallah lepas habis ujian kuliah auhtor akan up lagi..