Jagoan Kampus

Jagoan Kampus
Bab.12(Balap liar2)


__ADS_3

"Jul ... Lo yakin? Kita masih punya waktu untuk batalin balapan ini. Ini akan berbahaya buat lo ... Mereka di kenal culas Jul ... Gue takut lo kenapa kenapa."


Tito berseringai mendengar perkataan Reksa, dia langsung menepuk bahu sahabatnya dengan keras, "Lo boleh pulang kalau lo takut Sa ... Gue bakal tetep nerima tantangan ini meskipun gue kalah atau mereka bermain licik."


Reksa menghela nafas dengan berat, dia tidak mungkin pergi meninggalkan Tito begitu saja, sedikitpun tidak terlihat keraguan dari Tito untuk mundur dari pertandingan itu.


Suasana mulai memanas dengan adanya balapan liar di jalanan. Kendaraan-kendaraan modifikasi dengan suara knalpot yang menggelegar berkumpul di titik start yang ditentukan. Penonton yang antusias memadati tepi jalan, menciptakan atmosfer yang penuh adrenalin.


Suara mesin yang memekakkan telinga mulai menggema di sekitar. Lampu sorot menyala terang, memancarkan cahaya yang membelah kegelapan malam. Pembalap-pembalap yang siap bertarung memeriksa kendaraan mereka, memastikan semuanya dalam kondisi prima untuk menghadapi tantangan di jalanan. Dua diantaranya adalah Tito dan juga Andre.


Tiba-tiba, aba-aba start diberikan, dan kecepatan kendaraan melesat seketika. Ban-ban yang digas dengan penuh kekuatan meluncur di aspal, meninggalkan jejak belalai api dan asap hitam. Balapan liar dimulai, memacu adrenalin pembalap dan menyita perhatian penonton yang bersorak sorai.


Ketika mobil-mobil meliuk-liuk melewati tikungan tajam, deru mesin yang memekakkan telinga bergema di sekitar. Aksi-aksi atraktif seperti drift dan powerslide mengundang tepuk tangan dari penonton yang takjub dengan keahlian dan keberanian para pembalap.


Penonton yang berada di tepi jalan merasakan getaran kendaraan yang melintas dengan kecepatan tinggi. Mereka berteriak-teriak memberikan semangat kepada pembalap favorit mereka terutama para pendukung Andre yang lebih banyak dari pada Tito. Suasana semakin memanas dengan persaingan ketat antara pembalap-pembalap yang berlomba memperebutkan gelar juara jalanan.

__ADS_1


Sementara itu, aroma bensin dan asap knalpot menambah kesan liar dari balapan ini. Mereka yang menyaksikan bisa merasakan gairah dan kegembiraan yang mengalir dalam darah mereka. Tiap tikungan, tiap akselerasi, dan tiap rem mendebarkan mereka yang menyaksikannya.


Namun, dalam keseruan itu, penting untuk diingat bahwa balapan liar di jalanan merupakan kegiatan yang berbahaya dan ilegal. Para penonton dan pembalap harus selalu mengedepankan keselamatan dan mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku. Balapan liar hanya sebaiknya dilakukan di area yang aman dan diatur secara resmi.


Dalam suasana balapan liar yang penuh adrenalin dan sorak-sorai penonton, semangat kompetisi dan keberanian mencuat. Namun, selayaknya dalam setiap kegiatan berbahaya, keamanan dan keselamatan haruslah menjadi prioritas utama bagi semua yang terlibat.


Terlihat Andre dan juga Tito yang saling berlomba lomba memenangkan balapan yang sudah mereka sepakati itu. Di tengah kerumunan penonton yang bergemuruh, Tito dan Andre mempersiapkan diri untuk memasuki balapan liar yang akan datang. Keduanya adalah pembalap berbakat yang sudah terkenal di kalangan pecinta balapan jalanan. Mereka dikenal karena kecepatan, keterampilan mengemudi yang memukau, dan keberanian yang tak tergoyahkan.


Tito, dengan wajah serius dan penuh tekad, memeriksa kendaraannya yang telah dimodifikasi dengan sempurna. Setiap detailnya dirancang untuk memberikan keunggulan di atas aspal. Dia merasakan getaran mesin yang siap untuk meluncur dengan kecepatan tinggi, memancarkan kepercayaan diri yang kuat.


Keduanya saling pandang sejenak, saling memberi isyarat bahwa mereka siap untuk menguji kemampuan masing-masing. Saat mobil-mobil lain mempersiapkan diri di garis start, Tito dan Andre menatap lurus ke depan, melupakan semua yang ada di sekitar mereka. Mereka fokus pada jalanan yang akan menjadi medan pertempuran mereka.


Saat aba-aba start diberikan, kedua kendaraan melesat seolah-olah menjadi satu dengan aspal. Tito dan Andre saling beradu kecepatan, berlomba untuk memperebutkan posisi terdepan. Knalpot mereka mengeluarkan suara menggelegar, mengisi udara malam dengan dentingan yang menakutkan.


Setiap tikungan yang tajam, setiap akselerasi yang tajam, mereka melewati dengan presisi yang luar biasa. Mereka menggunakan setiap kemampuan mengemudi mereka untuk mendapatkan keunggulan. Tito dan Andre saling melempar pandangan tajam, menunjukkan bahwa mereka berdua tidak akan menyerah begitu saja.

__ADS_1


Balapan liar ini menjadi pertempuran sengit antara dua pembalap yang memiliki keterampilan yang luar biasa. Meskipun kecepatan mereka sama-sama mengesankan, setiap gerakan, setiap keputusan strategis memiliki pengaruh besar pada posisi mereka di lintasan.


Ketika balapan memasuki lap terakhir, keduanya berada dalam jarak yang sangat dekat. Tekanan semakin meningkat, dan kegembiraan penonton semakin memuncak. Tito dan Andre saling berusaha menyalip satu sama lain, menunjukkan semangat persaingan yang sejati. Disisi lain beberapa peserta tampak di posisinya masing masing, mereka mengapit kendaraan Tito dan memperlambat geraknya. Memastikan Andre adalah pemenang dan menjadikan Tito kalah dalam pertandingan ini.


Di tikungan terakhir, Tito menemukan celah kecil dan berhasil keluar dari tekanan peserta lain yang sepertinya memang di setting untuknya. Dia bisa keluar dari zona berbahaya setelah menumbangkan salah satu dari mereka yang terjatuh dan motor miliknya keluar dari arena balap. Tito kembali menyusul Andre yang berada jauh di depannya. Dia terus menarik gas miliknya dan mengeluarkan adrenalin tercepat dan berhasil mendahului Andre. Dia mengambil risiko, mengeksploitasi kecepatan maksimum motornya. Andre, tidak mau kalah, memberikan segalanya untuk mengejar ketinggalan.


Namun, dengan sejengkal lagi menuju garis finish, Tito berhasil mempertahankan keunggulan yang sempit dan melintasi garis finish sebagai pemenangnya.


Dengan momen yang penuh ketegangan, Tito melewati garis finish sebagai juara dalam balapan liar ini. Keberhasilannya memikat hati penonton yang menyaksikan dengan penuh kekaguman. Sorak-sorai dan tepuk tangan bergema di sekeliling, mengisi udara malam dengan kegembiraan yang tak terbendung.


Tito turun dari motornya dengan senyuman bahagia yang menghiasi wajahnya. Dia merasa bangga atas prestasi yang telah dicapainya dan merasa terhormat dengan dukungan yang diberikan oleh penonton yang antusias. Semua kerja keras dan dedikasi yang telah dia lakukan terbayar dengan kemenangan ini. Begitu juga dengan dua sahabatnya yang melompat kegirangan.


Orang-orang berkumpul di sekitar Tito, memberinya tepuk tangan hangat dan ucapan selamat yang tulus. Mereka mengakui keahliannya dalam mengemudi dan kemampuannya menguasai jalanan. Tito melihat ke sekeliling, melihat raut wajah bangga teman-temannya dan pendukung yang hanya mendukung siapa saja yang jadi pemenangnya walaupun beberapa dari mereka kecewa karena salah memilih dan kalah taruhan. Mereka langsung datang ke arah Tito untuk memberikan dukungan.


"Gue tahu gue bakal menang!"

__ADS_1


__ADS_2