
Kenan dan Dimas saling pandang saat melihat Kezia begitu ketus dan kesal kepasa wanita paruh baya itu.
Kezia segera pergi meninggalkan mereka semua.
Barulah Kenan dan Dimas saling tertawa saat mentyadari jika Kezia sudah masuk ke dalam rencana mereka.
"Hahaha.. Rencana kita berhasil Mas!" ucap Kenan masih dengan tertawa.
Begitu pun dengan Dimas. Ia pun ikut tertawa mendengar celutukan Kenan.
"Hooh, bener Bang! Baiklah jika sudah seperti ini kita harus melanjutkan acara persiaan pernikahan yang hampir rampung. Jadi saat kezia tiba di Medan malam ini, dua hari setelahnya kita langsung menikah. Tapi ingat, katakan padanya. Bukan aku yang akan menjadi pengantin pria nya. Tetapi lelaki yang di jodohkan oleh Bang Keanu!" tunjuk Dimas pada Keanu
Sontak saja pemuda tampan mirip Kenan itu mendelik. "Kok Abang sih Mas? Kenapa selalu Abang yang kamu jadiin tumbal? Kenapa nggak Kenta aja? Dia juga 'kan jomblo?" Keanu mendengus setelah mengatakan hal itu.
Sontak saja Kenta menggeleng cepat. "Nggak ah! Nggak mau Abang! Nggak mau Abang diamuk Kezia nanti!" tolaknya cepat dengan segera berlalu meninggalkan Dimas dan Kenan yang kini tertawa bersama.
"Yah, mau gimana lagi?? Terpaksa deh!" ucap Keanu pasrah sedikit mendrama.
__ADS_1
Ia pun segera berlalu meningglkan tiga orang yang saat ini sedang menertawakannya. Sebenarnya acara itu sudah selesai sedari tadi. Dimas sengaja memanggil Kezia paling akhir.
Sengaja. Untuk membuat gadisnya itu merasa kesal.
Malam itu juga seluruh keluarga pulang ke Medan karena Kezia yang memintanya. Papa Reza pun sudah menghubungi mereka semua untuk segera pulang.
Beliau mengatakan ada hal penting yang harus diceritakan kepada seluruh keluarga terutama Kezia.
Dimas mengikuti mobil mereka dari belakang. Ia mengantar calon pengantin nya. untuk pulang ke tanah kelahirannya dengan selamat.
Persiapan pernikahan mereka pun hampir rampung. Tinggal menunggu hari H saja.
Bahkan hanya sejenak.
Sementara di mobil sana duduk termenung seorang diri. Ia tidak menyimak apapun yang seluruh keluarga nya ceritakan.
Terutama tentang pernikahannya. Entah kenapa Kezia merasa itu tidak akan terjadi. Karena dari melihat seorang gadis dan juga sikapnya sangat terlihat jelas jika Dimas tidak ingin dengannya lagi.
__ADS_1
Tanpa sadar, buliran bening itu mengalir di pipi halusnya. Ia segera menyekanya disaat seluruh keluarga sedang tertawa bersama saat mendenagr cerita Bella tentang Kenan.
Kenan yang sednag mengemudi pun hanya bisa mendengus mendengar sang istri menceritakan dirinya.
Kezia lebih memilih memejamkan matanya. Lelah hayati tidak seimbang dengan lelah hati saat ia melihat keakraban dari sang calon suami dengan wanita lain.
Ia memilih menyendiri sendiri. Seluruh keluarga hanya bisa terdiam karena Kenan dan Keanu sudah memberi isyarat agar tidak mengganggu nya.
Jadilah mereka semua terdiam. Sepanjang perjalanan hanya diisi dengan keheningan.
Tidak ada yang berbicara satupun. Sunyi senyap. Sementara di mobil Dimas, saat ini ia sedang berbicara bersama Papa Reza melalui sambungan video call.
Mereka terus membahas acara pernikaahn yang hampir rampung itu. Di temani Papa Rian, mereka berdua akhinya menyusul juga seperti rencana pertama.
Mereka akan menaiki penerbanangan berbeda dengan Kezia. Karena tidak ingi rencana mereka berantakan nantinya.
Keluarga jauh Papa Rian dan Mama Diana yang saat ini berada diluar negeri sudah bergerak malam ini juga. Mereka akan tiba keesokan harinya.
__ADS_1
Dimas tidak sabar menunggu hari H. Karena ia ingin melihat Kezia seperti apa nantinya. Apakah akan memarahi nya atau akan memeluknya karena merasa dibohongi.