Jatuh Cinta Dengan Laki-laki Yang Aku Benci

Jatuh Cinta Dengan Laki-laki Yang Aku Benci
Makin panas


__ADS_3

"Baiklah kau tenangkan dirimu dulu, lalu kita lanjutkan apa yang akan di lakukan" Jaka berdehem berharap bisa meredakan amarah Aldo, karena suasana sudah sangat tegang sekali.


Tapi seperti nya Aldo sudah sangat kesal, sehingga dia mengajak keduanya untuk pergi memantau Siti


"Tapi ini sudah sore Aldo, kau mau nanti anak-anak kost di sana mengira kau sedang naksir dia" mengajak bercanda


"Cuih, naksir dia?, langit runtuh sekalipun, aku tak akan pernah mungkin menoleh untuk melihat dirinya, kalian tahu selera ku, dia hanya debu bekas kotoran kucing, yang menempel di telapak sepatu ku"


"Yakin?, aku khawatir jika benci ini akan berubah menjadi cinta suatu saat nanti" Boy tertawa


"Jangan banyak omong lagi, sebaiknya cepat kita pergi dari sini, karena aku sudah sangat muak sekali berlama-lama di sini"


Ucapan Aldo terdengar oleh maminya yang kebetulan akan menyusul Papinya yang baru pulang dari Belanda, "Aldo apa yang kau ucapkan itu, jaga ucapan mu, tidak baik,itu artinya kau tidak bersyukur dengan apa yang di takdirkan untuk mu" Aldo langsung terdiam, meskipun sebenarnya dia juga ingin berteriak marah dengan maminya, tapi apa yang dikatakan maminya itu ada benarnya juga


"Ayo kita pergi, nanti dia ngoceh lagi, aku malas berurusan dengannya, karena memang dia sangat menyebalkan sekali, bukannya memberikan aku kasih sayang, tapi selalu begitu" Aldo sesekali keluar juga ucapan manjanya


Jaka dan Boy hanya diam saja , karena mereka pun juga mengalami hal yang sama oleh orang tua mereka, yang selalu sibuk bekerja, walaupun mereka sama sekali tidak pernah kekurangan uang.


"Kau yakin akan ketempat kost dia?"


"Tentu saja, nanti kalian tunggu saja di depan, aku akan masuk dengan mengetuk pintu kost tersebut satu persatu, agar aku tau mana kamarnya" Aldo tersenyum


"Aldo tapi ini tidak akan membuat reputasimu


hancur kan, soalnya aku agak sedikit curiga dengan.."


mereka sengaja menggoda Aldo


"Ah banyak cerita kalian, ayo cepat"


mereka sengaja pergi dengan satu mobil karena memang ingin mengintip Siti


tepat pukul setengah lima, Siti keluar dari kamarnya dengan rambut nya yang basah,


memakai kaos oblong berwarna hijau,dan celana pendek diatas lutut, keluar untuk membuang sampah,para penghuni kost di buat takjub melihat nya, karena memang semuanya sempurna


"Cantik sekali dia?" bisik mereka, karena kaget ada gadis cantik di tempat kost seperti itu

__ADS_1


Boy dan Jaka yang duduk di depan langsung kaget melihat Siti


"Itu gadis yang akan di culik Aldo kan?"


mereka langsung mengucek matanya


"Tunggu dulu" ucap Boy dengan membuka kaca mobil


"Boy apa yang kau lakukan, cepat tutup kembali, nanti kelihatan kita semua"


"Sumpah dia cantik sekali dan seksi, aku rasa dia sungguh sangat sempurna" Jaka sampai mengeluarkan air liur nya, tentu saja pikiran liar seorang laki-laki sudah bersemayam di otaknya.


"Apa-apaan kalian, mata kalian buta, perempuan seperti ulat daun itu saja kalian kagumi!" Aldo merasa muak mendengar teman-temannya memuji Siti


"Kalian bisa mendapatkannya, setelah aku memberikan pelajaran untuk nya,jangan khawatir"


Aldo melihatnya dengan penuh kebencian


Siti masih berada di depan, untuk membuang sampah, karena memang dia rajin, dia juga menyapu sampah-sampah yang berserakan


para pengendara motor dan para mahasiswa laki-laki yang lewat juga ikut menggoda nya, tapi dia terlihat begitu cuek dan tidak peduli, karena merasa tidak ada yang istimewa dari dirinya.Padahal dia gadis istimewa dengan


"Aku sudah tak tahan ingin membuat nya tersiksa" Aldo langsung menyuruh Jaka pindah tempat duduk, karena dia yang akan menyetir


"Aldo apa yang akan kau lakukan?"


"Apa kau ingin menabraknya?"


"Lebih baik kalian diam, jangan banyak bicara!"


Aldo langsung mengambil botol air mineral dan meminumnya, lalu berhenti di tempat Siti membuang sampah, dengan membuka kaca mobil dia langsung melemparkan botol air mineral tersebut keatas kepala Siti


Bug ..


terdengar suara botol tersebut mengenal kepalanya, dan Siti langsung kesakitan


"Aduh" memegang kepalanya

__ADS_1


Jaka dan Boy, memilih untuk bersembunyi dibelakang mobil, tak membuka kaca jendela, karena bagi mereka menyakiti perempuan cantik tidak ada dalam kamus mereka.


"Mulus sekali" Jaka berucap


"Ayam kampung memang juara" Boy ikut-ikutan


sedangkan Siti langsung mengangkat kepalanya, dan Aldo langsung menutup kaca mobil nya dengan menginjak rem mobil dengan kencang


Brum...brumm...


"Aduh, tidak punya otak, mereka. Membuang sampah sembarangan dan sekarang langsung kabur, memang tidak punya otak!"


Siti kesal karena tak menemukan orang nya, hanya saja dia menghapal plat nomor kendaraan nya


"8888 OY" karena itu mobil milik Boy


"awas saja aku pasti akan membalasnya!"


langsung masuk kedalam kamar kostnya


Aldo tertawa keras didalam mobil, karena berhasil membuat Siti kesakitan


"Ini baru awal, dan kau akan mendapatkan balasan yang lebih parah lagi, dari ini Nona kampungan!"


Boy dan Jaka tidak peduli, dengan kebencian Aldo, justru mereka berdua bertaruh siapa yang bisa mendapatkan hati Siti


"Aku akan memberikan mobil ini untuk mu, jika kau berhasil mendapatkan nya"


"Baiklah aku setuju, aku pasti akan mendapatkan nya apapun caranya" Jaka tak mau kalah


"Dan kalian tidak bisa melakukan apapun, sampai aku puas melakukan apapun yang aku mau, jika kalian menjadi penghambat urusan ku, maka kalian akan tahu sedang beurusan dengan siapa!" Aldo mengancam mereka semua


"Kau jangan terlalu benci, ingat Aldo rasa benci dan cinta itu beda tipis saja, dia cantik juga tak kalah dengan Sarah, hanya saja dia terlihat alami tanpa polesan dan gaya yang modern" lagi-lagi Jaka mengingatkan,tapi Aldo tak perduli


"Hentikan omong kosong kalian yang tak berguna itu,karena aku sama sekali tak peduli dengan apapun yang kalian pikirkan, kalian tahu apa soal perasaan, aku ini sangat setia soal cinta, bahkan Sarah adalah satu-satunya perempuan yang aku jadikan kekasih"


karena Aldo memang sangat setia,jika dia menyukai sesuatu dia akan menjaganya dan melindunginya dengan baik, meskipun Sarah sama sekali belum pernah dikenalkan dengan keluarganya, karena memang Aldo tidak boleh menjalin cinta dengan siapapun, sampai kakaknya Bela menikah terlebih dahulu.

__ADS_1


"Sarah itu spesial, dan aku yakin kalian mengakui pilihan ku ini, tentu saja tak ada yang bisa menandingi pilihan ku"


Jaka dan Boy berbeda, mereka bisa memiliki tiga orang kekasih sekaligus, karena memang keduanya terkenal sebagai playboy kampus yang suka gonta-ganti pasangan, terlebih lagi perempuan yang mereka pacari juga tahu jika Boy dan Jaka memiliki kekasih lain, terkadang apa yang ada dipikiran mereka juga tidak ada yang tahu.


__ADS_2