Jatuh Cinta Dengan Laki-laki Yang Aku Benci

Jatuh Cinta Dengan Laki-laki Yang Aku Benci
Jebakan Batman


__ADS_3

Keesokan harinya


Siti pun berangkat ke kampus seperti biasa, dengan berjalan kaki, dia tidak menyadari jika Aldo datang lebih awal untuk mengerjainya


"Aku sengaja datang pagi-pagi sekali, untuk membuat dia malu" tertawa senang melihat balon yang sudah dua pegang


"Pagi Tuan Aldo"ucap sang security dengan hormat padanya


"Pagi Pak,"jawab Aldo santai


Security tersebut langsung duduk dan baru menyadari jika tak seperti biasanya Aldo datang pagi-pagi sekali


"Tumben,Tuan Aldo datang pagi-pagi sekali, apa sebenarnya yang akan dia lakukan"mulai cemas sendiri karena teringat akan Siti


"Semoga saja pikiran ku salah"


dia berusaha menenangkan dirinya sendiri karena memang saat ini dia tahu Siti tidak akan baik-baik saja


Lima menit kemudian gadis yang berada didalam pikirannya itu lewat dengan menyapa nya " Pagi Pak," senyuman ramah dari bibir Siti langsung membuat satpam itu kaget, dan kali ini dia benar-benar sangat cemas akan keselamatan Siti

__ADS_1


"Nak Siti mau kemana?"


"Tentu saja kedalam Pak, kenapa memangnya Pak?"


"Tidak ada apa-apa, tapi ini masih sepi, tunggu saja disini dulu, biar nanti barengan sama teman-teman yang lain" mencoba untuk menahan Siti, karena dia punya feeling tidak enak, melihat Aldo yang datang pagi-pagi ke kampus.


"Ya ampun Pak, jangan khawatir aku sudah terbiasa, aku mau mencari tempat duduk yang didepan agar bisa lebih nyaman lagi, untuk belajar nanti"


Siti langsung melanjutkan langkahnya


"Aduh gawat ini" Satpam tersebut langsung berlari kedepan Siti


"Tapi di gedung ini sangat angker sekali Nak, kau saja yang tidak tahu"


"Pak, jangan khawatir hari sudah pagi, dan matahari sudah terbit, mereka tidak akan berani menampakkan diri mereka" sambil tertawa Siti mempercepat langkahnya dan melambaikan tangan pada satpam tersebut.


"Astaga, dia masuk kedalam, aku harap tak terjadi sesuatu yang fatal, sungguh aku sangat cemas sekali" wajahnya langsung berubah panik, dia ingin sekali mengikuti Siti, tapi tak mungkin meninggalkan pos tersebut, bisa dikurangi gajinya nanti


"Aneh-aneh saja,Pak satpam, dia tidak tahu yang paling menakutkan dari hidup ini adalah, tidak punya uang" sambil tertawa

__ADS_1


Aldo sudah menunggu didalam kelas, dia sengaja menggantungkan kan balon diatas pintu, berharap Siti yang terkena jebakannya


"Bagus, dia sudah mendekat, dan sebentar lagi kepalanya akan terkena cairan ini, lalu rambutnya yang panjang itu akan menjadi botak" melihat cairan yang dipegangnya, dengan tertawa


Siti berjalan dengan sangat riang sekali, tapi kemudian Bela alias Mariam datang memanggilnya,


"Siti" Siti langsung berhenti dan menoleh kebelakang


"Bela, kau sudah datang juga?"


Bela langsung tersenyum


"Tentu saja, aku suka sekali bangun pagi,jadi aku rasa ini waktu yang tepat untuk main-main keliling kampus, apa kau mau? mumpung tidak begitu ramai"


Siti pun langsung setuju


"Baiklah, tapi aku taruh tas aku dulu ya didalam kelas"Siti langsung berjalan


"Kelas mu yang di sana ya?"menunjuk kelas yang ada jebakannya tersebut

__ADS_1


"Iya,disana, ayo kita mampir ke kelas ku dulu, setelah itu baru kita akan ke kelas mu"


"


__ADS_2