Jatuh Cinta Dengan Laki-laki Yang Aku Benci

Jatuh Cinta Dengan Laki-laki Yang Aku Benci
Panas


__ADS_3

Sarah langsung masuk kedalam karena ingin buang air kecil, dia kaget karena sepatunya menginjak sesuatu


"ih apa ini, menjijikkan sekali"


Siti dan Mariam langsung menengok kearah gadis cantik yang berpenampilan sangat modern tersebut.


"Astaga, kalian ini siapa?, apa kalian badut jalanan?, kenapa kalian ada di toilet kampus disini!" dia menutup hidung nya dan mengangkat kakinya dengan sangat jijik


"Aku akan melaporkan kalian dengan petugas keamanan di sini, buat jijik saja, ada gembel masuk kampus" ucap Sarah langsung pergi keluar


Siti langsung marah karena tak terima melihat Mariam di hina


"Astaga, sombong sekali,manusia itu, aku sungguh tak menyangka ada manusia yang sama seperti laki-laki tersebut, hanya memiliki harta dunia saja, sikapnya sudah sangat sombong sekali!"


"Sabar Siti, kau tak boleh marah padanya, sudah menjadi hukum alam di dunia ini,yang kaya dia yang akan berkuasa, tak usah kau hiraukan" Mariam benar-benar sangat kesal sebenarnya, tapi saat ini dia bukan Bela, dia sedang bertugas, jika saja dia tidak sedang menjalankan tugasnya, sudah sejak tadi dia menghajar semuanya


Sarah langsung melaporkan pada satpam, tapi satpam tahu jika yang terkena cat tersebut adalah Siti dan temannya, dan dia juga mengetahui itu adalah ulah dari Aldo,namun untuk meredam amarah Sarah,dia berpura-pura mengiyakan saja

__ADS_1


"Jangan sampai kampus kita tercemar, bakteri, tolong di urus ya Pak"


Sarah langsung menemui Aldo yang sedang duduk cemas memikirkan kakaknya


"Menyebalkan sekali, di toilet ada gembel"


Sarah terlihat sangat kesal


"Kesal kenapa sayang?"


"Itu di toilet, bisa-bisanya jorok sekali, noda merah di mana-mana, menyebalkan!"


"Kak Bela?" Aldo terlihat cemas, dan ketakutan, karena tahu dia sedang dalam masalah besar


"Itu mereka yang aku sebutkan sayang, lihatlah dua orang kolot itu, aku rasa mereka adalah gembel yang tak punya tata krama"


"Jadi kamu tadi mengatakan mereka gembel?"

__ADS_1


"Iya lah, aku merasa jijik melihat toilet sampai jorok seperti itu,kan aku jadi tidak bisa buang air kecil" ucapnya dengan kesal


Aldo buru-buru menutup wajahnya, karena jalan mereka kedepan pasti akan sangat sulit


"Itu mereka" Siti melihat Aldo bersama Sarah


Sarah juga terlihat menggandeng mesra tangan Aldo, dan menaruh kepalanya di bahu adik laki-laki Bela itu


"Habislah aku" ucap Aldo


Mariam terus duduk bersama Siti, dengan keadaan rambut yang sudah tak berbentuk, tapi dia sudah memahami segala resiko dari pekerjaannya, bahkan nyawa pun harus siap di korbankan. Tapi yang membuat kesal kali ini bukan karena orang lain, tapi adiknya sendiri yang sudah membuat dia kehilangan rambut nya.


"Pantas saja dia sombong, ternyata dia kekasih lelaki jahat itu Mariam, rupanya penyakit mereka sama ya, sombong dan suka merendahkan orang lain"ucapan Siti membuat Mariam sangat kesal, hingga ia tak sengaja memukul meja hingga terbelah dua, dan membuat orang-orang di sekitar mereka langsung kaget


"Mariam!"


Siti langsung syok

__ADS_1


"Astaga, aku tidak sengaja, aku rasa meja ini memang sudah lapuk, jadi langsung hancur saat di pukul"


__ADS_2