
Cevi pun langsung di bawa ke UGD oleh suster, sementara mama Dirga langsung masuk ke ruang ICU
"hehehe, ngik" suara nafas cevi yang sangat berat
alat bantu bernafas pun telah di pasang ke tubuh Cevi.
.
.
.
sementara di ruang ICU
"dok maaf, kondisi Dirga tiba tiba menurun" lapor seorang suster ke kepala dokter
kata kata itu didengar mama Dirga yang sedang menjenguk anaknya tersebut.
"ha? apa anak saya kondisi nya menurun?" tanya mama Dirga
"iya bu, kami akan melakukan yang terbaik silahkan ibu menunggu di luar" jawab sang dokter
mama Dirga pun keluar dari ruangan ICU dan ia pergi ke restoran untuk makan sambil menunggu tindakan dokter
"anakku, kenapa kamu gak bilang kamu kondisi mu seperti ini" kesal mama Dirga dalam hatinya
.
.
.
ternyata Dirga memiliki kekuatan untuk mengirimkan sesuatu informasi ke pada ibunya dan sebaliknya tanpa harus berbicara atau memberikan isyarat (telepati)
tiba tiba...
mama Dirga mendengar suara atau kata kata dari ucapan telepati Dirga yang sedang di ucapkan oleh Dirga
.
.
.
didalam alam bawah sadar dirga
__ADS_1
"mama, aku sudah tidak kuat lagi, dia sudah berada di dekatku (malaikat), dan dia sudah mau mencabut nyawaku" begitulah isi alam bawa sadar Dirga yang ia telepati kan ke mamanya
"Dirga!, kamu harus kuat, mama akan menyusul mu nak, mama akan menjaga mu disana" balas mama Dirga di dalam telepati nya kepada Dirga
"bu, maaf ini pesanan ibu" ucap seorang pelayan
"oh iya baik mba" jawab mama Dirga
mama Dirga memesan sirloin steak dan di piring tersebut ada pisau untuk memotong daging nya
tiba tiba mama Dirga langsung mengambil pisaunya, dan Mel rakannya di atas nadi nya
"srek" nadi nya terputus, darah langsung bercucuran, mama Dirga pun berteriak kesakitan
"aaaa tolong!!!!" teriak mama Dirga dengan menahan rasa sakit itu
sebelum ia melakukan itu ia berkata
"Dirga mama akan menyusul mu kita akan hidup bahagia di sana" ujar mama Dirga dalam telepati nya
.
.
.
"mama!" teriak Dirga yang tiba tiba kondisinya membaik dan siuman
semua dokter dan suster terkejut bukan main karena hal itu, ternyata benar 5 menit yang lalu Dirga sudah di fonis meninggal dunia
.
.
.
flashback
ketika mama Dirga baru sampai di restauran ia sebenarnya mendapatkan pesan dari rumah sakit yang mengabarkan bahwa anaknya sudah tidak bisa diselamatkan kan
"dok detak jantung Dirga semakin melemah" lapor suster kepada seorang dokter
"iya Sus, kondisinya sudah tidak bisa kita tolong lagi, itu semua karena benturan, dan trauma pada otak dan bagian tubuh lainnya" ucap dokter tersebut
dan benar saja 2 menit berselang Dirga menghembuskan nafas terakhir nya
__ADS_1
tubuh Dirga pun sudah di tutupi oleh selimut dan sudah ingin di pindahkan ke ruang jenazah. dan tiba tiba mukjizat itu terjadi
.
.
.
kembali ke masa sekarang
"dok mama saya kemana? mama saya melakukan bunuh diri!, dok tolong mama saya, mama saya sedang berada di restauran rumah sakit ini" ucap dirga
"ha?" jawab dokter tersebut dengan heran, dokter itu kita itu hanya bayangan alam bawah sadar Dirga dan ia tidak menanggapi hal tersebut
namun...
"dretttt dretttt" suara getar handphone dokter tersebut yang mendapatkan laporan jika ibu Dirga sedang kritis karena kekurangan darah
Dirga yang mendengar hal tersebut langsung berkata
"dok ambil darah saya berikan kepada mama saya!" ujar Dirga
"tidak bisa kondisi kamu, masih sangat lemah" jawab dokter tersebut
"kami masih memiliki persediaan darah seperti darah mama kamu jadi kamu jangan pikirkan itu lagi ya kamu hanya perlua memikirkan kondisi kamu" terusan dari jawaban dokter sebelumnya
.
.
.
sementara di UGD, kondisi nafas Cevi mulai membaik tapi tiba tiba ia merasakan rasa pusing yang sangat
menyakitkan...
.
.
.
Gimana?,gimana? seru gak? deg degan? bakal seperti apa kelanjutannya?
jangan lupa kasih like/vote/like/komen/beri masukkan dan follow buat author makin semangat upload part selanjutnya...
__ADS_1
salam dari ravi