Jika Cinta Jatuh Di Hatiku

Jika Cinta Jatuh Di Hatiku
Athala


__ADS_3

Athala pun sangat senang karena bisa mengendalikan tubuh Dirga dan bisa mendapatkan rasa cinta dari Cevi


"putri ku, bagaimana keadaan mu sekarang?" tanya dan rayu Athala


"baik baik saja pangeran ku" jawab Cevi


tiba tiba Dirga langsung berontak di dalam hatinya, Dirga berusaha sekuat tenaga agar di bisa mengendalikan tubuhnya sendiri


"Athala, menyingkir kamu!" rontok Dirga


dengan gampang nya Athala langsung mengintimidasi Dirga di dalam tubuhnya, dengan cara menguatkan kekuatannya. namun akibat itu aura dinginnya keluar dan Cevi pun curiga bahwa yang sedang berbincang dengan nya bukan Dirga melainkan Athala


"Athala?" tanya Cevi


"Athala? aku Dirga" jawab Dirga


ternyata Dirga berhasil mengambil alih tubuhnya kembali


.


.


.


"drettt drettt" suara telepon Dirga


"apakah kamu keluarga atas nama Tino?" tanya seorang dokter dari sambungan telepon


"ia saya temannya Tino" jawab Dirga


"ada kabar baik, kondisi Tino sekarang mulai membaik dan sudah bisa dipindahkan ke ruang opname besok pagi, kita hanya tinggal menunggu pasien siuman" ucap dokter tersebut


"baik dok, kami akan secara menemui Tino" ujar Dirga


Dirga dan Cevi pun bergegas menuju ke tempat Tino, sedangkan jenazah mama Dirga sedang di bersihkan dan di kafankan


di tengah perjalanan mereka melihat ayah Cevi dari kejauhan, dengan cepat mereka meminta suster memutar arah dan mengumpat

__ADS_1


mereka pun berhasil mengumpat, mereka mengumpat di dalam toilet keluarga


setelah kondisi sudah aman mereka mulai melanjutkan perjalanan mereka lagi ke ruang ICU


"aku senang kondisi Tino sudah membaik" ucap Cevi


"iya aku juga" ujar Dirga dengan perasaan sedikit cemburu


ketika mereka sampai disana, mereka kaget dengan kondisi Tino yang ternyata sudah siuman


"Tino!" sapa Cevi dengan nada senang


"ce cevi" jawab Tino dengan suara yang kecil karena masih lemas


disana Tino kaget karena melihat kondisi Dirga yang berada di kursi roda dengan banyak perban di tubuhnya


"Cevi pun memeluk Tino" sambil menepuk punggung Tino


cevi melakukan hal itu untuk saling menguatkan satu sama lain


ketika mereka sedang berpelukan Tino mengejek Dirga yang sedang di belakangi oleh Cevi


dan karena hal itu Athala pun kembali menguasai tubuh Dirga


"Tino!, dasar bajin*an!!!!" emosi Athala dan dalam waktu sekejap mata aura dingin dan kejam langsung menyebar keseluruh ruangan yang membuat kondisi mental Tino seperti terkucil kan


Cevi langsung berbalik badan dan menenangi Athala


"Athala kamu dan Dirga akan tetap berada di hatiku dan itu tidak akan pernah tergeser kan" rayu Cevi


Athala pun meredam emosinya lagi dang langsung memberikan tempat untuk Dirga berada di tubuhnya


.


.


.

__ADS_1


setelah itu mereka pergi ke ruang jenazah dan membawa pulang jenazah mama Dirga


Dirga benar benar merasa terpukul namun Athala malah senang mama Dirga tiada karena ia bisa membuat hubungan nya dengan Cevi menjadi berat


"mama, mama yang tenang ya disana, aku yakin mama pasti akan mendapatkan tempat yang terindah" doa Dirga untuk mamanya sambil dalam keadaan air mata jatuh dari matanya


Cevi pun menguatkan dirga dengan cara meyakinkan Dirga bahwa mamanya pasti akan ditempatkan di tempat yang terbaik


walaupun ia tahu mungkin itu sangat susah untuk menjadi kenyataan karena hal yang di lakukan mamanya Dirga tersebut


.


.


.


gimana?, gimana? part ini seru gak?


jangan lupa beri like, vote, love, komen, saran, simpan, share dan follow akun ini ya biar author makin semangat bikin part part selanjutnya


oiya karena banyak yang nanya orang orang nya kaya gimana nih author kasih ilusi


Dirga



Athala



Cevi



Zeline


__ADS_1


__ADS_2