
"i I I iya pak, tadiii saya nembak Cevi" jawab Dirga
"kamu tau kan?!, di sekolah ini tidak boleh pacaran?" tanya kepala sekolah dengan nada tegas
"t tau pak" saut Dirga, sambil menenangkan Cevi
"ngik ngik ngik" suara nafas Cevi yang berat dan pada saat itu juga Cevi badan Cevi ambruk
"tolong!, pak tolong!" teriak Dirga
"sana sana bawa dia ke UKS" jawab kepala sekolah
"baik Pak" saut Dirga
Dirga pun langsung menggendong Cevi dan membawa Cevi ke UKS, sesampainya disana ruang UKS penuh, jadi Cevi hanya bisa di dudukan di kursi sembari di berikan oksigen
tiba tiba Cevi pun memanggil nama Dirga
"Dirga" ucap Cevi dengan lemas dan pelan
"ia putri ku" saut Dirga
"mending kamu ke kelas saja karena sebentar lagi ayah akan datang ke sini dan nanti kamu malah kena marah" ujar Cevi
"enggak kok, aku pasti bisa nanganinnya" sanggup Dirga
.
.
.
"dretttt dretttt drettt" suara telepon ayah Cevi berbunyi saat di tengah tengah meeting
Ayah Cevi pun meminta izin untuk mengangkat telepon sebentar
__ADS_1
"Siang Pak" Ucap ayah Cevi
"Iya Pak siang, saya mau menginfokan, bahwa anak bapak masuk UKS, karena asmanya kambuh, dan kemungkinan besar itu karna Dirga" Jawab seseorang di telepon tersebut
"Oh benarkah?! Baik saya kesekolah" Ucap ayah Cevi sambil meminta izin untuk pergi ke tamu dan ke sekertarisnya
.
.
.
Sesampainya di sekolah
"Dimana?!, dimana?! Anak saya? " Tanya ayah Cevi
"Disini pah, kok papah tau aku di UKS, papa tau dari siapa?" Jawab Cevi, sambil menanyakan beberapa pertanyaan
"Ayah tidak tau, nomornya tidak di kenal" Balas ayah Cevi
"Hallo om" Sapa Dirga
Marah ayah Cevi
"Saya? Saya gak ngapa ngapain anak om kok" Jawab Dirga
"Bohong ya kamu!, info dari yang ditelfon itu semua karena kamu" Ujar ayah Cevi
"E enggak om enggak" Bantah Dirga
"Sudah sudah biar om disini, kamu pergi ke kelas sana" Ucap ayah Cevi
Dirga pun keluar dari UKS sesampainya di lorong kelas ia bertemu dengan Tino
"Eh Dirga abis di usir dari UKS ya" Ejek Tino dan teman temannya
__ADS_1
"Kesian ya dia, hahahah" Tawa Tino
Dirga yang akhirnya mengerti langsung memukul Kepala Tino hingga Tino tersungkur ke ubin
Teman teman Tino pun menyerang Dirga, di saat itu Dirga langsung mengalihkan sifatnya menjadi Athala, suasana satu sekolah menjadi sangat dingin dan mencekam. Teman teman Tino banyak yang pingsan karena suasana mencekam itu.
Dirga pun langsung menghabisi mereka dan pada akhirnya Dirga pun di panggil oleh kepala sekolah karena kejadian itu, Dirga kenai skors selama 2 minggu
Dan pada saat itu pula dia tidak bisa bertemu dengan Cevi karena ayah Cevi melarang mereka bertemu
.
.
.
1 minggu telah di lalui Dirga di rumahnya
Tiba tiba Cevi datang ke rumah Dirga
Di sana mereka bercengkrama, kangen kangenan, dan mengobrol
Namun ternyata ayah Cevi sudah e
Menyewa mata mata untuk Cevi, tiba tiba ada sekitar 5 orang masuk ke rumah Dirga dan membawa pergi Cevi dan dan setelah Cevi di bawa ke mobil ada 2 orang lagi yang masuk ke rumah Dirga dan menghajar Dirga
Dirga yang benar benar tidak bisa berbuat apa langsung babak belur namun tiba tiba Athala keluar dan membantu Dirga, dan dalam waktu sekejap mata mata itu pun di hajar oleh Athala 2 mata mata itu pun pingsan, di bantu oleh mata mata lainnya. 2 mata mata tersebut di bawa ke mobil dan Dirga ditinggalkan sendiri di rumahnya dengan kondisi luka lebam di banyak area di tubuhnya
.
.
.
Gimana gimana? Seru gak? Kesel sama Tino? Apa sama ayahnya Cevi?
__ADS_1
Jangan lupa support aku terus ya dengan cara beri bintang/like/masukkan ke perpustakaan kalian dan follow akun ini
Salam dari ravi