
flashback
"plak" suara tamparan ke pipi Cevi yang di berikan oleh Tino
"ha?, kok pipinya keras banget kaya baja tangan gue jadi sakit banget" grutu Tino dalam hatinya
dan tino. pun langsung di tonjok dan di marahi oleh ayah Cevi
ketika ia tersungkur
"ha??!!!! kok tangan pak Agung juga keras banget gue bener bener gagal paham" tanya tino kepada dirinya sendiri di dalam hati
flashback off
sedangkan di tempat keberadaan Cevi dan ayahnya
ternyata mereka sedang berada di ruangan perawatan Dirga di lantai 20 dan itu adalah ruangan first class yang besar ruangan nya adalah setengah dari lantai 20
di sana Dirga benar benar mendapatkan perawatan yang sangat layak dan baik
pada saat itu Cevi dan ayahnya memakai topeng emas karena mereka sedang menutupi identitas nya dari para penjaga pak Alex
.
.
__ADS_1
.
para penjaga pak alex pun mencari ke semua sisi rumah sakit, namun mereka benar benar tidak menemukannya, mereka menanyakan ke customer service juga tidak ada yang melihat Cevi dan ayahnya
karena hari sudah mulai malam ayah Cevi pun pergi kebawah untuk pulang kerumahnya, sesampainya ia di lobby ia bertemu dengan para pengawal dan pengawal pengawal itu langsung menghajar ayah Cevi
mereka langsung membawa ayah Cevi ke markas pak Alex yaitu di tempat kerjanya ayah Cevi di masukkan ke ruang rahasia yang berada di lantai 56 di sana ada ruangan 50x70 m dan di sana lah ayah Cevi di sekap lampu di ruangan itu padam dan hanya ada satu lilin yang berada di tengah yang menerangi seluruh sudut ruangan tersebut
ketika penutup mata pak Agung di buka ia langsung terkejut dan menahan rasa sakit karena luka yang di alaminya
semua pengawal keluar dari ruangan itu dan pak Agung di tinggal sendirian di sana, namun tiba tiba ada suara mendesis di ruangan tersebut suara itu berasal dari pojok ruangan itu
pak Agung mulai ketakutan, karena suara desis san itu semakin mendekat dan terdengar jelas
ternyata itu adalah suara dari 6 ekor ular kobra yang berbisa dan sengaja di lepaskan di sana untuk menghabisi pak Agung secara perlahan, itu semua ulah Tino, Tino bisa memantau pak Agung dari CCTV yang bisa melihat jelas walaupun dalam kondisi gelap
"pyek" suara mejret dan meletus kepala ular itu
"ahh, oh no" kaget pak Agung dan ia langsung terjatuh
karena banyak nya tikus yang ada di ruangan itu ada beberapa tikus yang terinjak dan menyebabkan bau amis di mana mana
"cit cit cit" suara tikus yang tiba tiba langsung masuk ke celana pak Agung yang membuat pak Agung kaget dan langsung loncat loncat kelojotan
"ahhhh, tikus" teriak pak Agung
__ADS_1
dan di jawab oleh Tino dengan speaker
"hahaha" ketawa puas Tino dari speaker
tikus yang tadi berada di celana pak agung tiba tiba mengigit ******** pak Agung hingga pak Agung kesakitan dan terjatuh
ia langsung berusaha memukul mukul *********** yang sedang di gigit oleh tikus itu dan karena itu tikus itu langsung melarikan diri dan keluar dari celananya
di dalam ruang pemantauan Tino benar benar tertawa lepas melihat kejadian itu
sementara di rumah sakit
"Cevi" panggil Dirga ke Cevi
ternyata Dirga sudah mulai tersadar
.
.
.
Gimana? gimana? mau tau kelanjutannya?
jangan lupa beri like, vote, love, hadiah, komen, masukkan, dan follow akun ini buat author makin semangat bikin onar part selanjutnya
__ADS_1
salam dari ravi