Jika Cinta Jatuh Di Hatiku

Jika Cinta Jatuh Di Hatiku
Hari Pembalasan


__ADS_3

karena ledakan itu alaram bahaya di rumah Tino pun berbunyi


Tino yang berada di dalam ruang penjara bawah tanah pun tidak bisa mendengar suara alaram itu


semua orang di sama langsung keluar dari rumah itu dan membantu semua yang terluka dan mereka melupakan Tino di bawah tanah, rumah pun sepi karena hampir semuanya keluar untuk membantu semua yang terluka dan menjaga pak Alex karena serangan itu


sementara di ruangan penjara bawah tanah


"helppppp!!" teriak Tino yang sangat kencang


tapi suara itu tidak akan terdengar hingga keluar


sudah 10 jam Tino di kurung di sana tanpa di beri makan dan minum sedangkan ayahnya sedang di rawat rumah sakit dan para pengawal yang tadi mengurungnya sudah meninggal dunia karena ledakan tadi


flasback


di Kantor pak Alex setelah ledakan tadi


"pak ada klien dari Italia yang ingin bertemu dengan bapak" lapor sekretaris pak Alex


"ok antar dia ke sini saya mau ada meeting dengan dia" sanggup pak Alex


"baik Pak" ujar sekertaris itu


5 menit kemudian


klien itu pun datang dengan seorang perempuan yang menggunakan masker


sekertaris yang mengantar mereka pun keluar


tiba tiba


"bukkk" suara tonjokan yang sangat keras yang di berikan oleh klien itu


"ahhh" sakit pak Alex


setelah itu ia terdiam beberapa saat dan langsung memanggil security

__ADS_1


"security, keruangan saya segera" panggil pak Alex dari telfon


saat itu juga langsung ada yang masuk ke ruangan itu dan itu adalah Dirga yang tubuhnya sedang di kuasai Athala


perempuan yang memakai masker itu pun langsung membuka maskernya dan langsung mendorong pak Alex hingga ia tersungkur


ternyata perempuan itu adalah Cevi dan cowok yang menjadi klien tadi adalah klien asli pak Alex yang di ancam oleh Athala karena ternyata ibu Dirga adalah orang terkaya nomor 3 di Indonesia


klien itu langsung keluar dari ruangan itu, dan secara bersamaan security datang namun dengan cepat Athala menghabisi mereka dan pak Alex pun langsung di hajar juga oleh Athala hingga ia sekarat dan mereka berdua kabur dari sana, namun sebelum mereka pergi Cevi memberikan sepucuk surat yang di taruh di atas perut pak Alex


dan mereka langsung kabur dari sana


flashback off


di ruangan penjara bawah tanah


"tolong" teriak Athala dengan suaranya yang sudah mau habis


sekarang sudah 18 jam Tino terkurung disana, di dilam pikiran Tino sekarang hanya makan, ia benar benar lapar dan harus sekali


Dirga terbangun dari tempat tidurnya dan saat ini yang mengendalikan dirinya adalah Dirga sendiri bukan Athala


"drettt drettt" suara getaran HP Dirga


ternyata itu telefon dari Cevi dan mereka merencanakan untuk pergi ke rumah kerumah Tino


Dirga pun langsung mandi dan bersiap siap kesana


sesampainya di sana mereka langsung masuk ke rumah itu dengan mudah dengan cara menunjukkan kartu yang ada di dompet Cevi


karena ia tahu bahwa Tino berada di ruangan penjara bawah tanah mereka pun langsung kesana


ketika mereka sampai mereka melihat kondisi Tino sudah lemas dan hampir pingsan


hati mereka benar benar sangat puas dan menertawakan Tino, mereka sengaja membawa makanan sarapan mereka untuk memakannya di depan Tino


mereka pun memakan makanan merek di depan Tino yang sedang kelaparan

__ADS_1


"enak ya putriku, kita bisa makan sambil menonton pertunjukan" ejek Dirga


"iya pangeran ku burger ini sangat enak" balas Cevi


mereka pun makan tampa memperdulikan Tino yang memohon ke pada mereka untuk membukakan pintu ruangan itu dengan cara menekan tombol di depan mereka dan meminta makanan mereka


"tolong aku, aku minta makananmu sedikit saja" pinta Tino dengan suara yang sangat kecil


sebenarnya mereka berdua membawa banyak makanan tapi mereka tidak ingin memberikan makanan itu


setelah mereka selesai makan mereka pun meninggalkan beberapa makanan mereka yang bisa di gapai oleh Tino namun memang sangat sulit untuk menjadi mengambil nya


mereka keluar dari ruangan itu


"bye tahanan ku" ujar Cevi kepada Tino


5 menit setelah mereka pergi mereka pun masuk lagi kesana untuk mengambil makanan yang mereka tinggalkan tadi. ternyata makanan itu hampir di ambil oleh Tino dengan cepat Cevi dan Dirga langsung mengambil makanan itu dan langsung pergi dari sana


"duh tahanan kita mau ngambil makanan kita, gak boleh dong hahahah" ejek Dirga


"ku mohon Dirga maafkan aku" bujuk Tino


dan akhirnya Cevi memberikan 1 snack kepada Tino dan mereka keluar dari sana, tanpa melaporkan bahwa Tino sedang di kurung ke pengawal


.


.


.


gimana?, gimana? puas sama pembalasan ini? apa belum?


jangan lupa beri like, love, vote, hadiah, komen, masukkan dan follow akun ini agar author makin semangat bikin part part selanjutnya


salam dari ravi


trimakasih atas support kalian

__ADS_1


__ADS_2