
setelah Cevi dan Dirga pergi, Tino langsung ingin membuka snack tersebut karena ia benar benar lapar, namun ia tiba tiba berfikir untuk melempar snack tersebut ke Tombol pembuka kurungan nya namun dia benar benar bimbang karena jika terbuka dia tidak bisa makan snack itu sema sekali dan ia juga tidak bisa keluar dari sana.
Tino akhirnya hanya merenung kan nasibnya, ia merenung dan memohon kepada Tuhan, agar Tuhan menyelamatkan dia. akhirnya Tino memutuskan untuk melempar snack itu tapi sebelum ia lempar dia akan mencoba sedikit snack tersebut agar perutnya sedikit terganjal
ia langsung membuka snack itu dengan kencang dan mengakibatkan bungkus snack itu terbuka lebar hingga terbelah menjadi dua
"srekkk" suara bungkus chiki Tino yang robek
"no!!, kenapa?! kenapa?! ini harus terjadi kepada ku Tuhan" tanya Tino dengan penuh emosi
akhirnya Tino pun langsung memakan snack itu dan habislah makanan itu
.
.
.
sementara di rumah sakit
"dok kondisi pasien sudah mulai membaik tapi ia masih sangat rentan untuk memburuk" lapor seorang suster
kembali ke ruang kurungan Tino
1 Hari telah berlalu
__ADS_1
terhitung dari ia di masukkan ke sana hingga sekarang sudah selama 2 hari lamanya
Tino benar benar sangat haus suara dia hampir habis karena tengg*rakannya belum terkena air sedikit pun
tiba tiba Dirga dan Cevi datang kesana dan bernegosiasi ke pada Tino. mereka akan melepaskan Tino tapi dengan syarat ia harus mendekam di penjara atas semua perbuatannya
Dirga langsung menekan tombol kurungan itu dan Tino bisa keluar dari sana namun maksud dari di bukannya kurungan itu bukan untuk menyuruh Tino keluar melainkan agar Dirga bisa pergi ke dalam sana dan menghajar Tino dan ia tidak bisa kabur
setelah Dirga masuk kesana Cevi langsung menekan tombol itu lagi dan membuat kurungan itu tertutup lagi
"di Dirga? kamu mau apa masuk ke sini?, maaf kan aku Dirga" mohon Tino sambil menundukkan kepalanya dan sedikit menangis
"bagus juga akting tahanan ku ini" ucap Dirga namun ternyata tubuh Dirga sudah di kendalikan Athala
Athala langsung membangunkan Tino dan langsung menendang kema*l**n Tino untuk membalas rasa sakit yang ayah Cevi dapatkan, Tino menendang ******** Tino berkali kali hingga Tino benar benar sudah tidak berdaya
"ampun ampun ampun tuan, ampunn" mohon Tino sambil menendang kem*l**nnya yang sudah habis di t*ndang oleh Athala
Athala tanpa bekas kasihan langsung menonjok Tino di bagian pipi nya hingga pipinya berdar*h karena robek
"ahhh tolong maafkan aku Dirga, maafkan aku" pinta Tino yang benar benar sudah tidak berdaya
Cevi pun masuk ke ruangan itu dan ia membuka kurungan itu, ia masuk ke kurungan itu untuk menendang ******** Tino sekali lagi agar rasa dendamnya terbalaskan
tendangan 1 kali Cevi benar benar sangat keras sampai membuat Tino terkapar tak berdaya apalagi pipi nya berd*rah karena robek
__ADS_1
mereka pun meninggalkan Tino di sana sendirian dengan di temani oleh beberapa makanan, minuman dan penutup luka yang mereke berikan untuk Tino pakai dan lahap di sana
mereka mengunci Tino dan menutup tombol pembuka kurungan itu dengan sebuah kaca yang bisa dibuka tutup
"bye bye tahanan ku" ucap Dirga dan Cevi bersamaan dengan langkah mereka keluar dari ruangan itu
setelah mereka keluar Tino langsung membuka plester untuk menutupi bekas lukanya ia berteriak kesakitan karena *********** benar benar sangat ngilu dan pipinya sangat perih
ia memakan dan meminum beberapa makanan yang Dirga dan Cevi bawa ia menyisahkan sedikit untuk nanti jika ia ingin makan lagi karena perut dia benar benar sangat mual karena kejadian tadi
namun tiba tiba suara alarm kebakaran berbunyi yang membuat Tino ketakutan, ternyata itu hanyalah speaker yang di pasang dan di hidupkan oleh Cevi dan Dirga di dekat ruangan Tino berasa namun suara itu tidak bisa di dengar di luar ruangan Tino, Tino yang tidak menyadari itu benar benar sangat panik dan ia hampir putus asa
ia sudah mengambil botol kaca dari bekas minuman ia tadi dan memecahkan botol itu agar ia bisa melakukan bunuh diri
.
.
.
gimana? gimana? cukup gak buat bikin Tino depresi? apa kurang?
jangan lupa beri like, love, vote, hadiah, komen, masukkan agar author makin semangat buat upload part part selanjutnya
btw maaf author kemarin lupa kalo. belum upload
__ADS_1
salam dari ravi