JINGGA UNTUK REGAN

JINGGA UNTUK REGAN
Part 11 ini bukan Cemburu


__ADS_3

Sebuah mobil tiba-tiba berhenti di depan Jingga, lalu Pintu mobil itu terbuka. Tatapan mata Jingga melebar saat dia melihat orang yang turun dari mobil itu sambil membawa Payun yang melihat Bella duduk di belakang bersama dengan Jinggari ini lo sopir gue dan Jingga Lagian, Jingga kan cewek ketiga yang jadi temen lo selain gue dan Anna,” cibir B” seru Ran Bella mengembang, lalu dia menoleh ke arah Jingga yang terlihat kebingunganemennya Anna Pacarnya Angga, kan,” tanya Bella kepada Jingga.


“Lo tau hubungan Regan dan Anna itu apa,”


Regan mulai kesal dengan sikap Bella. Dia lalu menyalakan mesin mobilnya dan melajukan mobilnya di atas rata-rata. Hal itu membuat Bella melupakan jawaban dari Jingga atas Pertanyaannya Bella mengomeli Regan agar melambatkan laju mobilnya


Ada yang aneh dengan Perasaan Jingga. Dia merasa ada yang lain di hatinya saat melihat kedekatan Regan dengan Bella. Regan bersikap semanis ini hanya untuk satu cewek. Jingga tidak menyukai hal ini, entah bagaimana bisa tapi memang begitu adanya.


Kenapa rasanya bisa seperti ini Berada di titik tak nyaman meskipun dia bukan siapa-siapa untuk Jingga. Perasaan ini bukan cemburu, kan ? Terlalu dini rasanya jika menamakan hal ini sebagai suatu kecemburuan


“Mau sampe kapan lo diem di mobil gue,” sindir Regan


Jingga menoleh ke samping kanannya, dia bahkan tak sadar bahwa mobil Regan sudah berhenti sedari tadi.


“Makasih,” ujar Jingga sambil membuka Pintu mobil.


“ Jingga kita teman kan sekarang,” tanya Bella yang membuka kaca mobilnya menatap ke arah Jingga


Jingga hanya mengangguk menanggapi Pertanyaan Bella barusan.


Setelah Jingga masuk ke dalam gerbang rumahnya, Regan menyalakan mesin mobilnya dan meninggalkan area Perumahan Jingga


“Gak lo gak Anna sama aja sembunyiin hubungan kalian berdua” sindir Bella.


" Bella ...” Jingga berusaha menghentikan omong kosong Bella.


“Lo sama sekali gak berubah,” ujar Bella sambil Pindah tempat duduk dari jok belakang ke depan


" Lo suka sama Jingga,” tanya Bella.


“Kenapa gue harus suka dia,” Regan balik bertanya.


“Dia Cantik dan keliatannya baik.”

__ADS_1


“Cantik sama baik aja bukan alasan untuk bisa suka sama seseorang.”


“Gue lupa setiap orang yang suka sama lo, lo selalu bilang itu adalah beban. Kenapa sih, Regan,” Bella mencubit kedua Pipi Regan dengan gemas.


“Gue Penasaran sama tipe ideal lo Gimana tipe ideal lo, Regan,"


“Kenapa lo Penasaran atas sesuatu hal yang gak Pening,”


Regan balik bertanya.


“Gue mau cariin lo cewek sesuai dengan tipe ideal lo, biar lo ngerasain yang namanya jatuh cinta dan Patah hati itu seperti apa Gak kayak gini, kebiasaan lo selalu nyakitin Perasaan cewek terus.”


“Tipe ideal gue itu lo.”


Bella menundukkan kepalanya dalam-dalam, suasana di dalam mobil mendadak jadi canggung


“Kita teman, Regan,”


“Ya Gue tau, jadi lo Gak Perlu cariin gue cewek karena Gue udah Pernah jatuh cinta dan merasa Patah hati Lo alasannya.”


“Eh Regan besok ada PR gak,” Bella mengalihkan Pembicaraan mereka.


...••••...


Raut wajah Jingga terlihat tidak bersemangat hari ini. Dia keluar kelas, hendak menuju kantin menyusul teman-temannya Tibe-tiba ada seseorang yang menarik lengannya


“Gue Perlu bicara sama lo.”


Jingga cukup terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Regan barusan.


Hampir semua murid menatap ke arah mereka berdua. Regan melepaskan cekalannya dari lengan Jingga saat mereka sudah berada di lorong lab IPA yang sepi


“Masalah kemarin—”

__ADS_1


“Aku Gak akan bilang siapa-siapa,” Potong Jingga


Regan menggeleng, lalu tersenyum menyeringai. Regan menyejajarkan tingginya dengan Jingga lalu dia menempelkan kedua tangannya di bahu Jingga


“Gue gak Peduli lo mau sebarin apa tentang kejadian kemarin.”


“Tentang apa,” tanya Jingga


" Lo Gak bisa mikir Gue ngajak lo ke sini buat apa ," Regan balik bertanya.


Jingga menggeleng.


“Hubungan gue dan Anna.”


Jingga hanya diam menatap lurus ke arah Regan


“Hubungan gue dan Anna hanya sebatas sepupu,” jelas Regan


Kejutan macam apalagi ini yang diberikan oleh Regan. Lalu jika hubungan Anna dan Regan sebatas sepupu apa masalahnya untuk Jingga ? Sekarang Jingga Percaya bahwa Regan memang sangat sulit dipahami. Bahkan jika dibandingkan dengan cewek Pola Pikir Regan sepertinya lebih rumit


“Lalu apa hubungannya sama aku Kak,” tanya Jingga dengan wajah Polos.


Regan mengusap wajahnya gusar


" Kemarin Bella bahas soal hubungan gue dan Anna gue gak mau lo salah Paham sama hal itu Jadi gue jelasin sama lo.”


“Kenapa aku harus tau apa hubungan Kak Regan sama Anna,”


“Ya bener, lo Gak Perlu tau, dan semuanya terserah lo,” Regan meninggalkan Jingga yang masih berdiri mematung menatap ke arah Regan. Ada beberapa hal yang tak bisa otaknya cerna Sekarang


Ada beberapa kemungkinan kenapa Regan menjelaskan hubungannya dengan Anna Pertama, dia tidak ingin Jingga mengira bahwa Regan mempunyai hubungan khusus dengan Anna demi menjaga Perasaan Bella, atau Regan dak ingin ada masalah dengan Angga. Tapi bukannya Angga dan Regan adalah teman Jadi, kemungkinan besar Angga Pasti tahu kalau Anna adalah sepupunya Regan Yang menjadi variabelnya sekarang adalah kenapa Regan menjelaskan semua ini kepada Jingga ?


...•••••...

__ADS_1


__ADS_2