JINGGA UNTUK REGAN

JINGGA UNTUK REGAN
Part 14 Bahagia itu Sangat sederhana


__ADS_3

nda tinggal sebentar ya, kamu di sini dulu aja temenin Fathur,” kata Nada, bundanya sambil berlalu Pergi meninggalkan Jingga dan Fathur di ruang tamuak Fathur Ngapain ke sini,” tanya Jingga tanpa basa-basi


“Gue khawartir sama lo, soalnya tadi Pagi lo gak masuk sekolah Gue Pikir lo sakit, makanya gue dateng ke sini Tapi kata nyokap lo, lo masuk sekolah seperti biasa Lo bolos, Jingga,”


Kenapa Fathur jadi selalu ingin tahu apa yang Jingga lakukan Dari hari Pertama Fathur bertemu dengan Jingga dia menjadi tertarik untuk mengenal lebih jauh siapa Jingga.


“Gak niat bolos sih Kak sebenernyaBunda tinggal sebentar ya, kamu di sini dulu aja temenin Fathur,” kata Nada, bundanya sambil berlalu Pergi meninggalkan Jingga dan Fathur di ruang tamu


“Kak Fathur Ngapain ke sini,” tanya Jingga tanpa basa-basi


“Gue khawartir sama lo, soalnya tadi Pagi lo gak masuk sekolah Gue Pikir lo sakit, makanya gue dateng ke sini Tapi kata nyokap lo, lo masuk sekolah seperti biasa Lo bolos, Jingga,”


Kenapa Fathur jadi selalu ingin tahu apa yang Jingga lakukan Dari hari Pertama Fathur bertemu dengan Jingga dia menjadi tertarik untuk mengenal lebih jauh siapa Jingga.Bunda tinggal sebentar ya, kamu di sini dulu aja temenin Fathur,” kata Nada, bundanya sambil berlalu Pergi meninggalkan Jingga dan Fathur di ruang tamu


“Kak Fathur Ngapain ke sini,” tanya Jingga tanpa basa-basi

__ADS_1


“Gue khawartir sama lo, soalnya tadi Pagi lo gak masuk sekolah Gue Pikir lo sakit, makanya gue dateng ke sini Tapi kata nyokap lo, lo masuk sekolah seperti biasa Lo bolos, Jingga,”


Kenapa Fathur jadi selalu ingin tahu apa yang Jingga lakukan Dari hari Pertama Fathur bertemu dengan Jingga dia menjadi tertarik untuk mengenal lebih jauh siapa Jingga.


“Gak niat bolos sih Kak sebenernya


“Gak niat bolos sih Kak sebenernyadi lantai dua


Jingga membuka Pintu kamarnya dan speechless Jingga tidak bisa berkata apa-apa lagi dengan apa yang ia lihat kini di depan matanya


kamarnya telah di sulap dengan sangat romantis. penuh dengan balon gas di setiap talinya di tempel foto Cahaya dan Al


Regan menghampiri Jingga


Jingga Tak Percaya Regan bisa seromantis Jingga saking Romantis nya Regan Jingga sampai meneteskan air mata ini bukan air mata kesedihan tapi air mata kebahagiaan

__ADS_1


Regan mengambil sebuket bunga mawar merah dan kue tart


" happy birthday. happy birthday happy birthday to you Jingga,"


" Happy 2nd month anniversary and I want to say thank you to you all this time because you have given a new color to your life I'm sorry because I often make you sad so long as you know and make you happy seventeenth birthday hopefully your dreams are all achieved yes i love you,"


Jingga langsung memeluk Regan begitu erat dengan Penuh kasih sayang


" Udah dong Nangis nya " sahut Regan mengusap air mata Cahaya


" YaUdah sekarang kamu tiup lilin nya dan jangan lupa mekuis dulu ya "


" iya "


Jingga pun meniup lilin nya dan mekuis di dalam hati harapan nya di hari ulang tahun ini

__ADS_1


" Semoga aku sama Regan bisa terus bersama Amin...."


" Sekali lagi makasih iya Kak "


__ADS_2