Jiwa Raga Pembantu

Jiwa Raga Pembantu
Penemuan Bagas


__ADS_3

Pagi-pagi aku sudah mendapatkan notifikasi, Nona adik anda sudah ditemukan, saya tunggu di cafe pelangi jam 10 pagi,, untung saja mas Aldo tidak pernah mengecek handphone ku,, setelah mas Aldo berangkat bekerja aku juga bergegas pergi, kali ini aku pergi sendiri tanpa pak Ardi,, dan benar saja sampai di tujuan orangnya sudah menunggu ku, sungguh disiplin waktu, maaf saya telat,, tidak apa-apa nyonya, lihatlah ini foto adik anda yang sekarang, dan ini tempatnya bekerja sekarang,, aku sungguh tak percaya melihat nya, dunia memang sangat sempit bukankah alamat ini kantornya mas Aldo,,baiklah trimakasih banyak atas bantuannya dan ini sedikit hadiah untuk anda,, trimakasih nyonya, saya permisi,, aku pun masih melihat lihat foto adikku,, sedihnya dia bekerja di bagian OB apakah selama ini dia mengalami hari-hari yang berat, beeb beeb pesan dari mas Aldo,, Sayang nanti malam kita adain pesta,, pesta dalam hal apa,, perayaan atas kembali nya kamu sayang,, apa mas masih di kantor, , ia masih,,aku pun segera melesat ke kantor mas Aldo, tak lupa aku membawakan makan siang untuk nya, karna nggak mungkin tiba-tiba aku datang ke kantor begitu saja, perasaan ku pun bercampur aduk , aku pun sudah mengirim pesan kepada kepala pelayan untuk mempersiapkan keperluan nanti malam, sampai di kantor aku berjalan penuh kharisma sebagai Lala Octavia istri pemilik perusahaan, aku mendengar bisik-bisik yang tidak penting, naas nya saat melihat seorang wanita sedang memarahi OB,, siapa OB itu, apakah adikku,, karna penasaran aku mendekati mereka,, ada apa ini... tanyaku, kamu siapa berani ikut campur, kata wanita itu,, oh jadi dia tidak mengenal ku baguslah, batinku.. kamu kenapa tanyaku pada OB itu,,, ternyata dia bukan Bagas adikku,,, maaf nyonya tapi saya tidak bersalah, nona ini yang buru-buru berjalan lalu menabrak kopi yang saya bawa,, Eh kamu ya, udah jelas gak becus kerja masih nyalain saya, saya manager disini, kamu mau saya pecat dasar OB,,, sudah hentikan, kamu bereskan semua ini dan bilang pada teman mu yang namanya Bagas ada kan,, ada nyonya,, bagus sampaikan padanya bawakan dua Cemomaile keruang Ceo,, dan kamu ikut saya ke ruang Ceo sekarang,, kenapa saya harus kesana memang nya kamu siapa sok hebat di sini,, dia pun memandang sinis padaku,, ikut atau di pecat gertakku.. aku pun bergegas ke ruangan mas Aldo, sekertaris pun langsung mempersilahkan masuk dengan hormat dan sopan mungkin dia lebih tahu siapa aku,, Hay mas sapa ku,,, hay sayang apa sudah rindu berat sampai datang kesini,tangan mas Aldo sudah bergelayut di pinggang, berhentilah menggodaku,, apa mas masih sibuk,, tidak pernah jika bersamamu,,, sejak kapan Ceo Aldo pandai menggombal,, hahaha mas Aldo pun tertawa tipis, tok tok tok,, masuk,, sekertaris menyampaikan, manager pemasaran ingin bertemu,, tidak apa-apa mas, biarkan dia masuk,,, Ada apa nona Sasa,, maaf Tuan tadi nona itu bilang kalau saya tidak kesini saya akan di pecat,,, apa ada masalah, mas Aldo memandang ku,, biarkan dia bercerita sendiri,, belum selesai bercerita seorang OB datang membawa kan minuman,, aku hanya bisa memandangi nya, saat dia meletakkan minuman dan berlalu pergi,,,, Tuan maafkan saya, jangan pecat saya,,, semua tergantung keputusan nya jawab mas Aldo,, Nona maafkan saya, apa kamu baru disini,,, benar nona,,, jangan lupa untuk minta maaf pada OB tadi dan juga rendahkan hatimu untuk menghargai pekerja lain,, baik Nona trimakasih banyak, Tuan trimakasih saya permisi,,, Cih belagu banget, mentang-mentang dibelain Ceo batin sasa,, ada apa sayang, baru pertama datang ke kantor sudah membuat kehebohan,, apa mas tidak suka,, apa ada yang tidak aku suka darimu, mas Aldo pun menarik ku dalam pangkuannya,, sudahlah aku membawakan makan siang untuk mas,, mas Aldo menahan ku, sebentar saja,, ini kantor mas, jadi kalau di rumah boleh lebih,,, mulai menggodaku kan,,cepatlah nanti keburu dingin,, aku pun menyiapkan makanan nya,,, selesai makan aku pun pamit, pulang duluan ya mas, Hati-hati dijalan,, aku pun tersenyum dan berlalu pergi, sebelum pulang, aku kebagian HRD meminta biodata Andika Bagas Prasetyo dan memang benar ada, tentu dengan menunjukkan identitas ku sebagai istri mas Aldo agar bisa mendapatkan nya dengan mudah, sekarang aku sudah mendapatkan semua informasi nya bahkan nomor handphone nya, tinggal bagaimana menghubungi dan menemuinya,,, aku pun berlalu pulang dan sampai di rumah para pelayan sudah sibuk dengan pekerjaan nya masing-masing, aku pun bergegas ke atas menyiapkan diri, saat aku selesai mandi ternyata mas Aldo sudah duduk manis di sofa seperti biasa,, kenapa mas menatapku penuh selidik,, apa ada yang harus kamu bicarakan,, apa mas sudah tau,, katakan untuk apa?, belum saat nya aku menceritakan, percayalah padaku mas,, aku pun berusaha menenangkan mas Aldo,, cepatlah bersiap, sebentar lagi para tamu pasti datang,,, aku pun mengalihkan pembicaraan dan turun bersama menyambut para tamu, pesta pun sangat meriah, papa mama dan semua keluarga berkumpul juga beberapa rekan bisnis mas Aldo, aku pun sekarang jauh lebih banyak mengenal orang.


__ADS_2