
Tidak seperti biasanya mas Aldo berangkat lebih awal ke kantor... sesampainya di kantor Aldo langsung memberikan perintah,
"Panggilkan sasa keruangan saya sekarang, titah Aldo pada sekertaris nya
" Baik Tuan.
Tak lama Sasa pun memasuki ruangan CEO, dengan hati yang berdebar dan bertanya-tanya,
"Permisi Tuan, ada apa memanggil saya
" Aldo pun memperlihatkan vidio Lala saat bersama Bagas,, apa kamu yang merekamnya??
"Bukan Tuan, bukan saya, saya tidak tahu apa-apa
" Apa kamu masih mau berbohong pada saya, ,,,
Aldo pun membuat panggilan,,,,
"Bawa kurir itu masuk,,, titahnya.
saat kurir masuk , sasa pun kaget di buatnya, bagaimana mungin batinnya,
" Apa wanita ini yang meminta mu mengirimkan dokumen kepada saya,,?
"Benar Tuan, nona ini orangnya,
" Bohong,, jangan ngaku-ngaku, aku tidak kenal kamu... Sasa pun membuat pembelaan untuk dirinya sendiri.
Aldo pun melepaskan kurir itu,, pergilah titahnya
"Tuan saya benar-benar tidak tahu Tuan, percayalah pada saya Tuan.
" Kenapa aku harus percaya padamu, apa kamu masih menyimpan vidio nya ditempat lain..?
"Sungguh Tuan saya tidak tahu apa-apa,,
Braakkk,,,, Aldo pun menggebrak meja, sambil berteriak memanggil pengawal,,,, dua orang pengawal pun masuk ke dalam,,
" Gledah dia... titah Aldo
"Siap Tuan.... sasa pun menangis dan berusaha melawan
" Tuan lepaskan saya, saya tidak bersalah,
__ADS_1
satu pengawal mengunci tangan sasa dibelakang dan satunya berhasil menemukan ponselnya,,
Aldo pun mendekati Sasa....
"Berapa password nya...???
Sasa pun mulai gemetaran ketakutan dan terbata-bata menjawab nya,
" itu privasi saya Tuan, sungguh tidak ada apa-apa dalam ponsel saya,,
"KATAKAN... teriak Aldo menggema,
Sekertaris nya hanya bisa berdoa saat mendengar nya dari luar,,,
" 73251 jawaban cepat Sasa
setelah berhasil membuka password nya Aldo menggeledah gallery juga file-file yang di simpan nya dan benar saja Aldo menemukan video Lala di dalam nya.
"Lihatlah apa ini,,,, Aldo memelankan nada bicaranya,,, dengan tatapan tajam
" Sasa pun langsung berlutut memohon maaf dengan derai air matanya,
Aldo tidak menggubris nya,,, menghapus semua data yang ada.
"Berdiri lah,, jangan mengotori sepatuku,, Aldo pun berlalu ke kursinya,,, Ambillah ponselmu, aku masih berbelas kasihan tidak menghancurkan nya.. jangan sampai aku melihat berita itu muncul.
"Diam dan pergilah...
" Tuan saya mohon jangan pecat saya Tuan
"Pengawal bawa dia keluar....,
Sial, sial, sial,,,, semua ini gara-gara wanita sialan itu,,, aku jadi kehilangan pekerjaan ku,,
Sekertaris nya pun bisa bernafas lega....
" Makanya mbk, kerja jangan banyak tingkah,,
"Tutup mulutmu,,, ketus Sasa.. berlalu pergi,
Cih,,, baguslah Tuan Aldo ngusir sampah ini batin sekertaris,,, Kebetulan Lala yang baru tiba di kantor berpapasan dengan Sasa saat ke luar lift..
" Semua ini gara-gara kamu wanita sialan
__ADS_1
"Hech salah ku dimana...belum puas sama pelajaran waktu itu
" Gara-gara kamu aku di pecat,, kamu tu gak pantes sama mas Aldo,,,, Awwww
Saat saat menuding Lala... Lala memelintir jarinya,,
"Dasar wanita sialan,,,
Sasa pun menjambak jambak rambut Lala bahkan sampai kepala Lala terbentur,,, Lala pun tidak mau kalah dan menendang Sasa sekuatnya hingga jatuh,,, mendengar ada keributan sekertaris pun pergi melihat... " Oh tidak itu Nyonya,,
Security,, security teriak sekertaris nya... Aldo pun ikut keluar karena suara yang begitu bising...
Sasa pun di amankan...
"Apa yang terjadi,,, Aldo pun masih melihat seksama mereka semua,, sayang kepala mu memar???,,,, Lala pun menjelaskan semuanya,,,
" Seret dia ke kantor polisi dan jangan sampai ada awak media yang tahu,
"Baik Tuan...
Sasa pun sudah tak berdaya, dia sadar tentang tindakannya yang terbawa emosi,
" Istirahat lah dulu sayang,,, aku akan mengobati nya,,
"Aw,,, pelan sedikit mas,,
" ia ini juga sudah pelan,, kamu juga tumben datang ke kantor
"Yah tadinya mau lihat pertunjukan,, nggak tau nya malah bikin pertunjukan sendiri, mas beneran jeblosin dia ke penjara??
" Orang seperti itu memang pantas mendapatkan nya
"Setidaknya ringankan hukuman nya, kasihan dia juga punya keluarga
" Istriku murah hati sekali,, kamu yakin
"Beneran mas.
" Biar pengacara yang mengurus nya.
"Kembali lah bekerja, aku tidak akan menggangu lagi
" Tidak perlu bekerja lagi, aku ingin bersamamu
__ADS_1
"Ya sudah ikut aku ke Makam mama,,
kami pun pergi ke Makam mama,,, lalu pergi ke cafe yang sekarang sudah selalu ramai pengunjung,.