Jiwa Raga Pembantu

Jiwa Raga Pembantu
Izin


__ADS_3

Cindy sedang menjalani rehabilitasi sedang kan paman Alex sudah diputuskan 20 tahun penjara, kasian paman menghabiskan waktunya dalam bui tapi setiap perbuatan pasti ada balasannya, dan penyesalan selalu ada pada saat terakhir....,


"Kakak semuanya sudah selesai aku akan mengembalikan rumah dan mobil yang kakak berikan,


" Tidak perlu Bagas, tanpamu rencana kakak juga belum tentu berhasil,, mas Aldo pasti juga tidak keberatan,


"Paling tidak aku kembalikan mobilnya Kak, aku juga sudah banyak merepotkan kakak,,


" Ya sudahlah tidak perlu memohon seperti itu,, oya kakak ingin sekali pergi ke makam ibu,, bisa kan temani kakak,,


"Tentu saja kak,, sudah satu tahun Bagas tidak mudik juga,,,


" Baiklah... kakak bicarakan dengan mas Aldo dulu, nanti kakak kabari,,


"Ok kak...,


Kami pun sampai di Asrama Cindy.... kebetulan Cindy baru selesai dengan kegiatan nya...


" Bagaimana kabar mu sayang... sapa Bagas


"Aku lebih baik dari sebelumnya mas,,


Ahem aku pun berdahem,,,,


" Kak Lala,, tadi bareng kesini....,


"iya kebetulan tadi ada sedikit urusan,,, kamu gimana nyaman nggak,,


" Tetep nyaman di rumah lah kak,,,


"Iya nggak usah cembetut,kakak bawakan kue kesukaan mu,, Kalian ngobrol lah,kakak duluan ya,


" Buru-buru banget sich kak,,,

__ADS_1


"kan sudah ada Bagas, dari pada jadi obat nyamuk,,


" Apa'an sih kak,,, Hati-hati kak trimakasih..


kakak pun berlalu pergi,,, Aku menikmati kue nya bersama Bagas, Bagas juga membawakan ku makanan ringan,,


"Mas kalau boleh tau ada perlu apa dengan kakak?


" itu ada proyek baru yang harus aku kerjakan bersama kak Lala,,,


"Apa harus keluar kota???


" Tidak akan lama kok, tenang lah... kita bisa video call dan mengirim kabar kan,


"kapan mas berangkat,,???


" Masih belum diputuskan, lanjutkan makan mu dulu,, sebelum perawat memanggil.


"Tante,,,,,yang bersalah sudah mendapatkan hukumannya,,, Maafkan saya bila banyak salah dalam raga anak tante,, semoga tante dan Lala bisa tenang di sana., Doa pun dipanjatkan.!!!


Lala pun menabur kan bunga dan pergi....,


Matahari pun sudah mulai terbenam, Lala pun memutuskan pulang dengan Taxi.


Saat selesai makan malam bersama mas Aldo, kami pun bercengkrama di depan tv sambil menunggu makanan dicerna,


"Bagas ingin mengembalikan mobil pemberian mas waktu itu,


" Bilang saja tidak perlu dikembalikan, anggap saja sebagai hadiah dari kakak iparnya,


"Aku juga sudah mengatakan nya, mungkin Bagas juga tidak enak hati menerima semuanya, jadi Terima saja kembali mobilnya,, dan juga aku minta izin sama mas,, aku ingin pergi ke kampung halamanku,


"kapan ingin kesana....???

__ADS_1


" Lusa boleh berangkat.. aku akan minta tolong Bagas untuk menemaniku,,


"Kenapa tidak meminta ku menemani saja,,,batin Aldo.. belum juga bicara Lala sudah menyambung lagi,


" Kalau mas mau ikut ya gak papa, aku cuma tidak mau pekerjaan mas terbengkalai seperti waktu itu,


" berapa hari..???


" Seminggu boleh ya...?


"Empat hari...


" please, itu terlalu cepat,,


"tiga hari..


" Oke, oke... empat hari aku kembali


"Kemari lah... Aldo menepuk sofa panjang nya...


karna kami memang duduk terpisah,,, aku pun menghampiri nya,


" Ada apa..... Aldo pun berbaring dan meletakkan kepalanya dipangkuan ku,


"Sebentar saja... aku sangat lelah.....,


Aldo pun memejam kan matanya... aku pun diam tanpa perlawanan dan menikmati acara Tv....


sudah 30 menit mas Aldo tertidur begitu pulas,


kaki ku terasa pegal semua... aku perhatikan wajah mas Aldo yang selama ini hanya aku lihat sekilas mata setiap hari.., sungguh sempurna tanpa cacat sedikit pun... pasti banyak wanita diluar sana yang menginginkan nya... Bodohnya aku... arrrggg apa yang kamu pikirkan sabrina....??? batin Lala menepuk wajahnya.


aku pun membelai lembut pipinya.. sungguh besar hatimu mas... semoga kamu bisa bahagia setelah apa yang kamu Lalui,,, aku pun ikut tertidur di sofa.. saat bangun pagi aku sudah berada di dalam kamar.. ,

__ADS_1


__ADS_2