
Hari ini adalah hari ke 6 aku terapi, dimana aku pernah mengalami masalah saat terapi ke 4 semoga ini menjadi hari terakhir ku disini,, Hari ini Aldo menemani ku terapi,, entah bagaimana dengan pekerjaannya,, aku pun tidak mau banyak bertanya,, saat aku pergi ke ruang terapi papa dan mama juga datang,, disini aku semakin mengerti bahwa Lala adalah sosok yang sangat berarti bagi mereka,,, terapi pun berlangsung tanpa ada masalah,, aku pun kembali ke kamar bersama mereka semua,, tak lama dokter Steven pun datang ,,, Bagaimana perasaannya Nona Lala,,, sangat baik dok,, dokter pun tersenyum dan menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan keseluruhan memang sudah baik , sore ini mungkin Nona sudah bisa pulang,, kami semua tentu sangat senang mendengar penjelasan dokter ,, baik dok Trimakasih, Aldo kebagian administrasi dulu pa,, tak lama Aldo pun mengikuti dokter keluar,,, papa dan mama pun memeluk ku,, Pa ma boleh nggak aku pulang ke rumah papa,, maaf sayang bukannya mama, papa nggak ngasih izin , tapi status nak Aldo kan suami sah kamu, Aldo jauh lebih ber hak atas dirimu sayang,, selama ini nak Aldo juga yang berkorban banyak, semua waktu dan tenaga nya habis untuk menemani kamu disini sayang, jadi mengertilah ,, please lach pa.. bener kata mama mu sayang papa tau kamu belum terbiasa lagi bersama nya, jadi bersabarlah nak Aldo akan menjagamu dengan baik... aku pun hanya manggut dengan putus asa,, bagaimana aku harus menghadapi Aldo setiap hari,,, tenanglah sayang jangan terlalu membebani fikiran mu nanti berpengaruh lagi dengan kesehatan mu,,, hibur mama,,, mama bantuin berkemas ya,, trimakasih banyak ma.,, Aldo pun kembali dan berbincang dengan papa di sofa,, semua sudah beres pa, papa pun memeluk Aldo,, entah apa yang papa bisikan hingga berhasil membuat Aldo tersenyum getir,,, kami pun selesai berkemas dan turun ke bawah,, trimakasih banyak nak Aldo hati-hati dijalan,, papa juga pa ma kami pamit dulu.. kami pun berpisah,, sungguh perjalanan yang sangat melelahkan, kenapa jauh sekali rumah nya, Aldo pun hanya memejamkan matanya dengan tangan bersedekap,, entah harus bagaimana aku menghadapi nya,, tapi jelas sekali raut lelah dibalik wajah tampan nya,, aku pun bergumam sendiri,,, puas belum memandang nya, suamimu ini tampan kan,, goda Aldo,, apaan sich mas heran aja dari tadi diam mematung,, oh jadi mau ngobrol.. nggak mau tidur saja,, tak lama kami pun sampai,, saat aku tersadar Aldo sudah menggendongku keluar dari mobil,,, turunkan aku mas,, please aku jalan sendiri,, gimana nggak malu terasnya banyak orang yang menyambut,, ini rumah apa istana batinku.., mas Aldo pun menggandeng ku masuk dan memperkenalkan pada semua orang yang ternyata adalah para penjaga, pelayan,sopir,tukang kebun juga koki di rumah ini... Selamat datang Tuan dan Nyonya sapa mereka serentak, aku hanya tersenyum kepada mereka semua,,, mas Aldo pun memberikan isyarat agar semua nya pergi dan benar saja mereka semua bubar hilang dalam sekejap,, Aldo pun kembali menggendong ku sekaligus membuat ku kaget,, turun kan aku mas,, tenang lah sayang maaf sebelumnya tapi jangan berontak lagi, aku tidak punya pilihan selain menurutinya,, sungguh suami yang menyeramkan, Mas Aldo menggendong ku masuk ke dalam, sungguh luar biasa menakjubkan , bahkan ada lift di dalam, jiwaku tentu saja terkagum-kagum di buatnya, Mas Aldo membawaku ke kamar lantai dua,, ini adalah kamar kita, mandi dan istirahat lah, semua pakaian sudah di siapkan pakailah sesukamu,, kamar kita yang artinya kita tidur bersama,, bukankah sudah sepantasnya,, tidak perlu khawatir, aku tidak akan menyentuhmu sampai kamu siap sayang bisik Aldo,, aku pun terperanjat dari tempat dudukku dan langsung ke kamar mandi,, ku dengar mas Aldo tertawa puas,, dasar nyebelin suka banget godain, gerutuku.. saat aku keluar mas Aldo sudah tertidur pulas tidak aku pungkiri pasti mas Aldo sangat lelah,, aku pun duduk di sofa kamar membelakangi mas Aldo, karna penasaran aku mencari informasi tentang nya saat aku mengetik nama Revaldo Subrata betapa banyak artikel yang muncul tentang nya, seorang pengusaha muda, juga Ceo handal yang berhasil memenangkan beberapa tender besar , bahkan banyak sekali foto-fotonya,, Apa yang kamu lakukan sayang... Aldo merangkul kan tangannya di pundakku,, kenapa selalu saja mengagetkan ku,, saat aku memalingkan wajah justru malah bertatap muka dengannya, habislah aku,, jantung ku berdegup sangat kencang mata kami pun saling memandang,, Aldo berharap lebih dari tatapan itu tapi Lala justru mendorong nya, sudah waktunya makan malam bergegaslah aku sangat lapar,, Aldo pun tersenyum getir mendengar nya,, kalau mau tau tentang ku cukup katakan saja, perkataan Aldo sambil berlalu ke kamar mandi, aku pun turun ke bawah dan melihat lihat,, masih banyak kamar tapi aku tidak tau kamar apa,, ruang TV juga ruang tamu sampai aku ke teras samping pemandangan kolam renang juga taman yang sangat indah,, sungguh beruntung nya raga ini memiliki semua keindahan hidup , aku pun sangat menikmati nya... tiba-tiba pelayan datang memanggilku,, ada apa,, Tuan menunggu nyonya di ruang makan, mari saya antar,,, aku pun bergegas kesana.. kami pun makan dengan tenang tanpa ada pembicaraan, selesai makan minum lah obat dan istirahat lah, aku ada sedikit pekerjaan. Baiklah aku hanya menuruti tanpa banyak bertanya,,, kenapa kamu tidak bertanya apa pun aku rindu istriku yang dulu batin Aldo.
__ADS_1
Lala yang dulu selalu perhatian dan mencintai Aldo kini telah berubah karna jiwanya berganti...
__ADS_1
Kira-kira bagaimana kisah perjalanan cinta mereka selanjutnya ^_^
__ADS_1