
Hari ini aku dan Bagas mencari rumah yang lebih mewah dari rumah Bagas sebelumnya,
"Apa kita benar-benar membutuhkan semua ini kak?
" Tentu saja Bagas, jika kamu ingin memikat hatinya, kamu harus merubah style juga penuh kemewahan,
"Apa kakak beneran yakin aku bisa mendapatkan hatinya?
" ya harus donk, apa sih yang nggak mungkin, selama kita mau berusaha,
Bagas hanya manggut-manggut saja, selesai melihat rumah, kami pun pergi ke salon,
"Wao ,,, luar biasa Bagas, senyumku
" jangan membuat ku malu ke PD an kak, cengir bagas,,,, kami pun lanjut ke mall, Bagas masih perlu beberapa jas, kemeja, dasi, sepatu, arloji dan yang lainnya,,
"kakak kali ini aku yang bayar ya?
" Bagasss....bisa-bisa tabungan mu habis untuk membeli semua ini. ,,, Bagas pun menunduk,
"maaf,, kakak tidak bermaksud merendahkan, hanya saja ada uang belanja dari mas Aldo jadi jangan di sia-sia kan hahahaha...
"" kakakkkk.....!!
"kenapa coba, bolehkan sesekali boros,
sudah cepat pilih, kakak juga mau membeli sepasang untuk kakak iparmu,,
Puas berbelanja kami pun istirahat sambil makan siang,,saat kami sedang makan mas Aldo pun menelfon
" sayang kamu dimana...??
"Mas kan punya GPS ku, pasti tau kan dimana.
" ia ia hanya memastikan,, jalan sama siapa,
__ADS_1
"sama Bagas,, oya mas, aku pinjam satu mobil mas yang bagus ya, antarkan kesini
" Untuk apa..??
"Nanti aku ceritakan di rumah,
" Baiklah, tunggu saja,,,,
"Terima kasih mas... tut tut tut sambungan pun terputus,,,, dasar nyebelin gerutuku,,, Bagas pun justru tersenyum,
" Kenapa senyum-senyum coba,
"Kakak beneran jatuh cinta sama kak Aldo ya
" Apa an sih, udah lanjutin makan nya,,,
aku pun tidak tau bagaimana perasaan ku yang sebenarnya pada mas Aldo, semuanya masih terasa begitu sulit di mengerti.. beb beb sebuah pesan.
"Nyonya saya supir yang dikirim oleh Tuan Aldo
"B 4948 SS
kami pun akhirnya turun,, saat aku menemukan platnya,, tidak ku sangka mas Aldo mengirimkan sebuah mobil Ferrari,
" Kak ini beneran mobil nya,
"Tapi memang benar ini platnya Bagas.
beb, beb pesan dari mas Aldo,
" Suka dengan mobilnya
"tentu saja, tapi apa ini tidak berlebihan
" kalau mau main nggak boleh setengah-setengah kan,
__ADS_1
"aku hanya membalasnya dengan emoji jempol dan pelukan
" Bagas kamu bisa menyetir kan
"Bisa kak, dulu di kampung aku pernah jadi kurir
" kalau begitu bawalah pulang ke rumah barumu, juga semua belanjaan mu.
"serius kak
" Tentu saja,, jangan kecewakan kami
Bagas dengan patuhnya mendengar setiap arahan ku , semoga rencana ini berhasil.
kami pun akhirnya berpisah dan aku pulang bersama pak Ardi... sampai di rumah mas Aldo juga belum pulang, aku pun langsung pergi ke atas dan membersihkan diri,,ponselku pun berdering.. mas Aldo batinku,
"Mas dimana??
" udah rindu berat ya sayang
"hich serius nanya
" maaf ya sayang, aku masih harus ketemu klien, jadi pulang telat,
"ya sudah gak papa
" jangan lupa makan ok,
"ok...,
begitulah hubungan kami, kesibukan yang merenggangkan hubungan ini, dan juga aku belum bisa sepenuhnya mencintai nya walau....????????
haduch mikirin apa coba... pikiran ku jadi kemana-mana,, aku pun teringat bagas dan menelfon nya tapi tidak ada jawaban,, aku hanya mengirim sebuah pesan singkat untuk misi selanjutnya.
kasihan sabrina ya... atau jauh lebih kasian Tuan Aldo nya ??? Kira-kira apa misi selanjutnya????
__ADS_1