Jiwa Raga Pembantu

Jiwa Raga Pembantu
Kembali


__ADS_3

Jam 09:30 pagi kami sudah cek in di bandara..


karna penerbangan kami jam 10 pagi...


Siang pun kami sudah tiba di bandara kota kami,


Pak ardi sudah menunggu ku dengan papan nama ku,,, Bagas lebih memilih naik taxi dan langsung pergi ke tempat Cindy, memang dasar anak muda kalau sedang jatuh cinta,,, Aku sendiri bagaimana,,, rasanya juga sangat merindukan masa Aldo,,,, sampai di rumah aku langsung membersihkan diri untuk menghilangkan lelah, saat aku turun mas Aldo baru saja datang membuka pintu...,, aku pun menghampiri nya, rasanya ingin memeluk tapi tidak berani,,, justru mas Aldo yang akhirnya memeluk ku,,


"Aku kangen banget.... kamu kangen nggak,,


" iya aku juga kangen kok,,, aku pun membalas pelukan mas Aldo


"Datar banget ekspresi nya,,, sayang


" Ya kamu mau nya gimana,,, aku mencubit pelan dadanya,,


"maunya lebih banyak lagi dan lagi,,,


" Aku punya oleh-oleh buat mas,,


"oh ya,,, mana coba,


" Aku ambilkan sebentar...


Lala pun kembali ke atas.... sambil berpesan pada bibi,


"Tolong buatkan steak dan salad ya bi,, steak nya tambahin kentang,


" baik nyonya.


Lala pun membuka kopernya, mengambil dan kembali ke bawah,,


"Apaan ini ,,, kamu beli kaca mata mainan untuk ku,,


" Ich lucu kan mas coba pakek,,, sini aku pakein coba,,, nyatanya Aldo nurut saja Hhhhh, batin Lala.


kan lucu, mas tambah imut lho... hhhhhh tawaku


"Nggak mau lah,,,,, kamu tu yang tambah imut,, Aldo pun mencubit pipi Lala,,,


" Adududu sakit mas,,, pakek lagi, coba aku ambil foto... clik, clik, clik beberapa foto dengan gaya lucu pun tersimpan..,


Entah kenapa aku pun lebih membuka hati, apa memang benar aku sudah jatuh hati pada mas Aldo... aku pun mengambil oleh-oleh yang sebenarnya,,


"Jam tangan.... untuk ku,,,,???


" iya untuk mas, biar setiap waktu mas mengingat ku,,, saat jauh dariku,, aku pun menganti jam tangan mas Aldo dengan yang baru ku beli.

__ADS_1


"Dengan atau pun tidak jam ini bersama ku,,, aku selalu mengingat mu sayang, bahkan merinduimu di setiap nafasku,


" hmmm,, terimakasih mas... jng ngegombal terus nanti aku kenyang sebelum makan ,,


"Mas Aldo memeluk ku dengan erat... terimakasih untuk tetap disini bersama ku..


" Terimakasih juga untuk semuanya mas,, makan yuk, aku laper banget.


Disisi lain Bagas juga melepas rindu dengan Cindy


"Sudah menunggu lama ya mas,,,


" Nggak juga kok,,, kamu laper kan... makan bareng yuk...


selesai makan Bagas memberikan oleh-oleh buat Cindy, ,


"Aku memilih model ini karena cantik sepertimu,, kamu suka,,


" iya suka mas,, kalungnya kecil tapi elegan...,


"Aku bantu Pakaikan....,


" Terimakasih mas...,Mas pasti capek kan pulang dan istirahat lah,,,


"Beneran nich,, nggak mau ditemani,,??


" Mau banget mas,,, tapi mas kan juga butuh istirahat,, sebentar lagi aku juga harus masuk,,


Bagas pun pergi meninggalkan Cindy,, telfon pun berdering,,


" Mas Bagas mama mas,,, mama


"Tenang lah jangan menangis, ada apa,,,


" Kedai mama kebakaran mas,,, mama pun jatuh pingsan,,,


"Sekarang kamu dimana,,


" Di rumah sakit mas,, Inaya sangat takut.


"Ya sudah tenang lah, bibi pasti baik-baik saja, kamu sudah menghubungi kakak mu kan,


" iya mas Sudah,,


"Tunggu saja, dan dengarkan kata dokter,, mas Bagas kan jauh juga baru sampai, nanti kabari mas lagi ya,


" Baiklah mas,, ...

__ADS_1


sambungan pun terputus, Bagas pun berbagi kabar dengan Lala.


"Mas Aldo nggak ke kantor lagi,,


" Nggak perlu,, mas Ada meeting diluar 30 menit lagi


"Oh..( beep beep, pesan di ponsel Lala)


" Apa ada masalah....???!


"Dari Bagas, katanya kedai bibi kebakaran, bibi juga masuk rumah sakit,


" Apa kamu mau kesana lagi...??


"Tidak perlu mas,,, aku sudah memaafkan nya dan juga sudah tidak ada hubungan dengan mereka lagi.


" Baguslah aku selalu mendukung mu,, asalkan istriku bahagia dengan kehidupan barunya bersama ku.


"Terimakasih mas.,,, berangkat lah dari pada nanti telat,


" Aku masih ingin bersamamu,,, mendengar cerita pulang kampung mu,,


"Tidak ada yang perlu diceritakan,,, bergegas lah.


aku membawa Album lamaku, mas bisa melihat nya nanti malam,


" Baiklah, tepati janjimu


mas Aldo pun akhirnya berangkat dengan supirnya,,, aku melihat ulang fotoku bersama mas Aldo tadi,, memilih satu pose terbaik dan menjadi kan nya story dengan caption "Menggemaskan"


belum ada lima menit, mama sudah mengirim ku pesan singkat, juga mama mertua yang langsung menelfon ku,


"Apa kabar ma...??


" Mama baik sayang,, kamu juga gimana dengan Aldo,,, masih di rumah ya...??


"Kami baik ma... mas Aldo baru saja berangkat lagi, katanya ada meeting, tumben mama menelfon ada apa ma,


" Mama tu gemes lihat foto kalian berdua yang kaya gitu,,, mama jadi bayangin wajah wajah imut cucu mama,,, kapan donk sayanggg kasih mama cucu, jangan di pending terus,,


"hahahaha lucu sekali mama, kaya anak kecil merengek minta es krim batin Lala... Maafin Lala yang belum sempurna ini ya ma,,, nanti Lala bicarakan dengan mas Aldo,


" Iya buruan, mumpung mama masih kuat lari sama cucu hahaha... gelak mama


"Iya ma doakan yang terbaik untuk kami ya ma,, mama juga sehat selalu sama papa,


" iya sayang, jaga kesehatan juga, mama tunggu kabar baiknya ya,, daa

__ADS_1


"daaa... maaa,


hahaha ada ada saja... Lala masih tertawa senyum senyum sendiri melihat fotonya,, bagaimana mau mikirin punya anak,,, sedangkan masih ada tembok pemisah yang belum aku hancurkan di antara kami.


__ADS_2