
Luka mas Aldo pun sudah mulai kering, Hari ini adalah persidangan paman,,, paman adalah adik bungsu Papa dari empat bersaudara,,
ada yang meminta kami untuk berdamai secara keluarga tapi tindakan paman sudah melewati batas, sekalipun kami maafkan tapi hukum akan tetap berlaku...Perusahan papa juga bukan warisan keluarga,melainkan hasil jerih payah papa sendiri,,,,Aku dan mas Aldo pun bersiap untuk menghadiri persidangan,,, Mama papa, Cindy dan Bagas berangkat Bersama,,
persidangan pun di mulai., setelah pembukaan
Cindy pun maju sebagai saksi, dilanjut dengan kesaksian ku juga semua bukti, Paman hanya menunduk mendengarkan semua nya..
saat pengacaraku membacakan beberapa tuntutan tentang UU no 35 tahun 2009 pasal 111,,,112,,,113 dan pasal 114 tentang narkotika,
pasal 367,,,372,,,374,, KUHP tentang penggelapan dana ,,"pasal 328,333 tentang penculikan dan pasal 340 KUHP pembunuhan berencana....
hakim pun memutuskan hukuman 25 tahun penjara dan denda sebesar 800 juta pada paman Alex... sedangkan Cindy terjerat pasal 54 uu no 35 tahun 2009 tentang pecandu dan penyalah gunaan narkotika,,, Cindy wajib lapor ke IPWL / institusi penerima wajib lapor di rumah sakit dan menjalani rehabilitasi.... Sidang pun selesai untuk hari ini... tapi ada Sidang banding lagi untuk Lusa dari jaksa pembela pidana,,,,, saat kami keluar ada beberapa wartawan sudah menunggu dan live langsung ,,
selesai wawancara kami pergi makan siang bersama.... ponsel Bagas pun berdering...,
"angkatlah nak tidak apa-apa ucap mama ...,
" Hallo bi ada apa...??
"Apa kabarmu nak, sudah lama tak ada kabar, bibi justru melihatmu dalam berita tv...
" Bagas baik kok bi, maaf tidak mau membuat bibi khawatir saja,,,
"Kapan pulang kampung, bibi sekarang buka usaha di desa luhur,,,,
" Nanti Bagas kabari bi,,, sehat sehat ya bi, semoga usahanya lancar,,
"Ya sudah kamu juga hati-hati....,,, telfon pun terputus.
" Siapa nak....??? mama sudah bertanya lebih dulu
" Bibi saya di kampung tante,,,
"Oh... lain waktu boleh kan dikenalkan kami,,
" Tentu saja tante...,
kami pun melanjutkan makan, selesai makan kami pun berpisah dengan mama papa, karna Cindy harus membuat laporan juga mas Aldo yang harus cek up ulang,,, kami berpisah di rumah sakit karna tujuan yang berbeda,,,,
"Bagaimana kondisi suami saya dok...??
" Lukanya sudah sembuh dengan baik,,tidak perlu diperban lagi,, tapi masih harus mengoleskan salep, saya buatkan resepnya dulu,,
"Baik dok terima kasih,
kami pun pergi mengambil obat dan administrasi,
di sisi lain Cindy ,
" Berapa lama saya harus menjalani rehabilitasi dok,
"Semuanya tergantung pada diri nona sendiri, jadi kalau nona semangat nya besar, tidak sampai satu tahun pasti sudah sembuh.
__ADS_1
" Apa saja yang harus saya lakukan saat menjalani rehabilitasi dok..??
"Tahap pertama nona akan menjalani detoksifikasi yaitu mengecek kesehatan fisik dan mental,. tahapan ke dua pembinaan konseling, terapi kelompok, pembinaan spiritual dan keagamaan, tentunya ditahap inilah yang lebih lama ,
serta tahap ke tiga yang terakhir akan ada pembinaan lanjut dan nona bisa bebas menjalani kehidupan normal dalam pengawasan BNN atau yang disebut badan narkotika nasional.
"Berarti saya harus tinggal dok,
" Benar sudah ada asrama khusus untuk nona,
"kapan saya harus masuk asrama dok,,
" besok pagi nona
"secepat itu dok
" ia nona, besok pagi bisa kembali ke rumah sakit dengan persiapan dan melakukan tahap satu.
"Baik dok Terima kasih banyak... Bagas pun menyambung karna Cindy hanya diam saja.
saat keluar ruangan, aku berusaha menenangkan Cindy..
" Tenanglah aku akan menemani dan menunggu mu,
"Maafkan aku mas,,,, tangis Cindy pun pecah,
aku pun memeluk dan memenangkan nya,,, mas Aldo dan kak Lala pun datang...
" Tenanglah Cindy, tidak apa-apa,kami semua ada untukmu,, yakinlah semua ini yang terbaik.. ucap kak Lala.
" kami semua sudah memaafkan mu,, kakak harap kamu jangan terlalu bersedih ya, apa lagi kondisi papa baru membaik.. yakinlah kamu pasti bisa.
Aku dan mas Aldo duluan ya... kalian hati-hati dijalan.., aku pun memeluk Cindy juga menepuk pundak Bagas,,, karna aku percaya sepenuhnya pada Bagas...
"kamu mau jalan-jalan sebentar...
" Tidak perlu mas kita pulang saja,,,
"Kenapa, apa ada yang mengganggu fikiran mu,
" Mas tadi juga mendengar Bagas menerima telfon dari bibi kan,
"ia,, terus kenapa, kamu juga kangen bibimu??
" Sebenarnya Waktu aku menyusul mas di desa luhur, aku sempat bertemu bibi tapi aku juga tidak yakin, aku juga belum membicarakan nya pada Bagas,
"Lakukanlah selama itu tidak berbahaya untukmu,
" Kemungkinan besar bibi juga bersangkutan dengan kecelakaan ku waktu itu,,,,,
Aldo melihat Lala yang memalingkan wajahnya ke jendela mobil,,,
"Tenang lah sayang aku akan selalu mendukung mu,,, Aldo pun menggenggam erat tangan Lala.
__ADS_1
" Setelah urusan paman selesai,bolehkah aku pergi ke kampung halaman ku,
"Tentu saja, aku juga bersedia menemanimu,.
Lala pun sangat berterima kasih dan bersyukur mempunyai Aldo, sayang nya semua itu hanya terpendam dalam benaknya.... sesampainya di rumah,
" Bi... ndak usah masak, buatkan mi instan saja,
"nggak boleh, itu nggak sehat,
" apa'an kan nggak setiap hari juga...
"nggak boleh, bi masak spageti saja..
" aku tetep mi instan ya bi... apa pilih aku nggak makan,, ancam Lala pada Aldo,
"Ya sudahlah, Aldo pun melangkah pergi ke lantai atas,
" Apa kamu marah... triak Lala
"Bantu aku mandi sebelum makan... jawab Aldo yang terus berlalu,,, Lala pun menyusulnya.
Selesai membantu Aldo membersihkan punggung nya Lala juga mengoleskan salep,,,
" Jangan memandang nya terlalu lama,
"Maafkan aku, seharusnya kamu tidak terluka seperti ini,
" Bukan salahmu dan jangan minta maaf,,
Aldo pun mengenakan pakaian, perut Lala pun keroncongan..., mereka pun akhirnya turun dengan hidangan didepan nya masing-masing,
"Mas mau coba...
" Tidak perlu,,, slruuuuppp Lala sudah menyodorkan mi nya ke dalam mulut Aldo,
"Enak bukan,,,
" ia enak sekali, aku saja yang memakan nya,
Aldo pun berusaha merebut mangkok Lala,,
"Tidak boleh,,, Lala pun berhasil mempertahankan mangkoknya dan buru-buru makan,
"Pelan lah sedikittt,,,,
Lala hanya melanjutkan makan nya,, Aldo menyibak kan rambut Lala yang bergerai ke dapan, tatapan mereka pun bertemu,,,
uhuk-uhuk.... Lala pun tersedak.
" Tu kan sudah di bilangin, makan pelan-pelan.
Selesai makan istirahat lah duluan, aku masih ada beberapa pekerjaan yang harus aku lihat... Aldo pun pergi ke ruang kerja..., jantung Lala pun berirama,,, "Ada apa dengan ku tadi..??? apa aku terpesona dengan tatapan nya...,????
__ADS_1
Sekalipun hubungan kami baik, tapi kami masih selalu menjaga jarak,, aku pun masih bingung dengan perasaan ku,, mas Aldo juga tidak pernah menuntut ku untuk berhubungan, hanya sekali karna terbawa emosi waktu itu....,
"Di dalam ruang kerja Aldo pun merasa sesak menahan gejolak nya,, aku selalu tidak bisa menahan diri saat bertatapan dengan nya,, sampai kapan kamu mau membuka hatimu Sabrina.