
"paman......!!!! sudah lama sekali paman tidak memberi ku hadiah,, manja Cindy
" Bukan kah kemarin baru berbelanja,, mau hadiah apa lagi,,?
"Jalan-jalan keluar negri ya paman
"mau jalan-jalan kemana
" Eropa ya paman please...!!!
"Apa sich yang nggak buat keponakan cantik
" paman so sweet dech,,,
"paman masih ada urusan... kamu mau bareng atau nggak
" Duluan dech paman, masih sore juga,
"jangan lupa jaga barangnya
" siap paman...,,,
paman pun pergi meninggalkan ku,,saat aku ingin turun justru melihat Bagas, tentu saja aku menyapanya,
"Hay Bagas,,, sendirian ya
" Lho Cindy kamu di sini juga
"Gabung yukk...,, Bagas pun bergabung denganku
" kamu setiap hari kesini
"nggak juga, cuma beberapa kali aja, mas sendiri?
" Aku bosen di rumah, jadi ke sini.. ,,, Bagas pun lama memandangi ku,,
"Woi kenapa woi... ngelamun ya
" Ech sorry,,, kamu sih terlalu cantik, aku jadi terpesona
"Hahahaha,,, nggak usah ngegombal dech,, makasih pujiannya
" Serius beneran,,, mau nggak jadi pacarku
"Blak-blakan banget, nembak gua nich critanya
__ADS_1
" ia tentu saja.. kamu single aku single lho
"Boleh tapi ada syaratnya...!
" Apa syaratnya...???
"Kamu harus dapetin izin papa ku.. gimana..???
" Oke,,, siapa takut..
hahaha kami pun tertawa ngobrol bersama,, aku memang merasa cocok dengannya, baru kali ini aku bertemu laki-laki yang mau bertemu papa ku dulu.
"Mas,,, aku kebelakang dulu ya
" Silahkan... jawab Bagas,, kebetulan tas Cindy nggak di bawa, aku harus segera mencari alat nya, tidak sopan sih tapi ini penting,, aku menemukan bungkusan sesuatu tapi tak memperdulikan,, tujuan ku alat perekam kak Lala,,, akhirnya aku menemukan nya,, sungguh kecil sekali alatnya, aku pun menyimpan nya dalam saku hem ku,,, Ponsel Cindy pun berdering seraya mengagetkan ku,, panggilan dari pamannya,, kebetulan Cindy datang dan menerima panggilan nya..
"Sebentar ya... pamit Cindy
aku hanya mengangguk dan tersenyum,,
" Ada apa paman..?
"Jangan lupa misi malam ini
"kenapa,,,? apa kamu kencan buta lagi
" apaan sih paman,, nggak pernah muda aja,
"Sudahlah... kalau misi gagal, tidak ada tiket ke eropa... tut tut tut,,, panggilan pun terputus
Dasar paman nyebelin...umpat Cindy
" Apa ada masalah...??
"Tidak kok
" Sudah malam ayo aku antar pulang
"ini kan baru jam sembilan
" Anak perempuan tidak boleh pulang larut malam kan
"Aku udah gede lagi,
" Nanti papamu nolak aku lho, kalau nganter ke maleman
__ADS_1
"ia ia bawel... aww ,,sakit tahu... Bagas mencubit pipi Cindy dan hanya tersenyum beranjak pergi,
Sampai di rumah... Bagas pun mengantar Cindy sampai depan pintu.
"Nggak mau mampir dulu mas
" Sudah malam, nggak enak lagi
"Ya sudah hati-hati di jalan
Mas Bagas pun beranjak pergi....,
Hampir setiap hari aku bertemu Cindy, dan hari ini aku baru ada waktu bertemu kak Lala, itu pun aku harus beralasan karna kerjaan,,, aku dan kak Lala bertemu di rumah lamaku, untuk lebih waspada,,
" kak ini Alat yang kakak maksudkan..
"Benar sekali, apa kamu mau ikut mendengarkan,,
" Boleh kak,,,
Lala pun mulai memutar percakapan yang terekam, di mulai dari Cindy yang meminta uang pada mama, jalan ke mall dengan paman, di club bersama teman-teman nya dan tawar menawar harga, sampai mencari target baru.
"Apa kamu tahu apa yang di jual Cindy...??
" Aku tidak pernah melihat nya berjualan kak,
"Lalu bisnis apa yang dia jalankan dengan paman ,
Bantu kakak menyelidiki nya.
" Baik kak... dan juga Cindy mengajukan syarat kalau aku mau jadi pacarnya, harus menemui papa nya
Lala pun tersenyum..."Tanyakan pada hatimu Bagas..,
" Apa kakak menyetujuinya..?
"Sekalipun kakak menyetujui, kamu juga harus tahu konsekuensinya bukan,,, yang bersalah tetap harus di hukum.
" Baiklah kak, aku mengerti
Kami pun akhirnya berpisah,,,
Aku juga tidak memungkiri kalau aku menaruh hati pada Cindy, hanya saja semua masalah ini harus terselesaikan dulu.,
Berhati-hatilah dalam memilih teman, karna baik buruk nya pergaulan itu akan berpengaruh pada diri kita sendiri,,juga rugi sendiri,, 🙂terimakasih sudah membaca.
__ADS_1