Jodoh Dari Nenek

Jodoh Dari Nenek
kediaman sanjaya


__ADS_3

-Setelah acara perkenalan yang cukup melelahkan , karna banyaknya penghuni rumah , hingga elsa ta berniat untuk menghafal semua nama mereka. elsa duduk di ruang santai khusus keluarga dalam bersama nina ryan kakek serta omahnya dan tentu saja pak awan yang selalu setia mengekor di belakang elsa .


keluarga itu di bagi menjadi beperapa bagian dari keluarga inti dalam dan luar


keluarga inti terdiri dari kakek omah dan elsa serta mamahnya


keluarga dalam terdiri dari kerabat atau saudara seperti ryan dan relin


sedangkan keluarga luar adalah mereka yang bekerja untuk keluarga sanjaya seperti pak awan nina serta pengurus rumah dan pegawai yang selalu setia dengan keluarga sanjaya .


tapi untuk nina dan pak awan kedudukan mereka lebih tinggi di banding pegawai yang lain.karna itu mereka bebas keluar masuk rumah yang lebih mirip istanah itu.


-Istirahatlah dulu , minggu depan omah akan mengurus pendaftaran sekolahmu.


-Sebenarnya , elsa dapat beasiswa kuliah di luar negeri omah , bahkan semua yang elsa butuhkan sudah siap semua termasuk paspor.


-Bukankah kamu baru kelas 2 sma?


-Elsa itu istimewa omah , bahkan itu undangan ke tiga omah . ujar nina


-Benarkah , ternyata otak encer ibumu juga menurun kepadamu. apakah kali ini kamu akan pergi?


-Tentu saja tidak omah , kalau elsa berniat pergi elsa tidak akan kesini.


-Apakah kamu kesini untuk menghindar dari subroto?


-Mungkin , tapi bukan itu alasan utama elsa datang kesini , sebenarnya kalau elsa mau , elsa bisa saja mengalahkan kak rasya dan anak buahnya itu. tapi sebelum omah pergi omah sempat meminta elsa datang kesini, mungkin elsa bisa melindungi diri elsa dengan kekuatan elsa , tapi mungkin orang yang elsa sayang akan kena imbasnya. omah juga sudah mengurus berkas dan paspor elsa kalau kalau elsa tidak kesini elsa bisa keluar negeri.


-Apa dia tidak mengatakan hal yang lainya?


-Ada omah bilang itu bukan salah omah murni , cuma itu saja yang omah bilang dan elsa di suruh menyampaikanya ke omah murni kalau omah murni bertanya.


-Apa dia sudah memaafkanku?


-Sudahlah jangan membahas masa lalu, ini saatnya tersenyum bukanya menangis. ujar sang kakek.


-Apakah kamu sudah memutuskan mengambil jurusan apa?

__ADS_1


-Mungkin kedokteran , tapi elsa akan kuliah di sini saja , apa kakek bisa mengurusnya untuk elsa.


-Tentu saja bisa , apa yang tidak bisa dilakukan kakekmu ini, bahkan kakek bisa meluluskanmu dalam satu bulan kalau kamu mau.ujar sang kakek bangga


-Apa kakek dari dulu sombong seperti ini omah ?canda elsa


-Bahkan dia lebih sombong dari ini.ujar sang omah , membuat semuanya tertawa.


-Bukankah kau menyukaiku karna kesombongan ku ini dan tentu saja karna aku tampan , bahkan kau tergila gila padaku.


-Kenapa kamu semakin narsis saja , bukanya dulu kamu yang selalu mengejarku . sampai merebutku dari si broto , bahkan kami akan bertunangan 1 minggu lagi , tapi kau datang kerumahku dan mengajaku pergi .


-Bukankah aku sangat keren saat itu , bahkan ayahmu dan si broto berserta anak buahnya kewalahan menghadapi ku seorang diri.


-Dasar tidak tau malu.ujar omah murni


-Berterima kasihlah padaku , karna aku kau tidak jadi menikah dengan si broto jelek itu.


-Ya aku sangat berterima kasih padamu , berkat dirimu pula aku di usir dari rumah dan di keluarkan dari kk.😠ujar omah murni geram


-Kenapa kau ungkit soal itu , bukanya hidupmu ta pernah kurang bahkan dulu orang tuaku lebih menyayangimu di banding diriku. bahkan semua harta keluargaku di wariskan padamu.


-Apa kau masih cemburu sayang . goda kakek


-Apakah perdebatan ini sudah selesai ?ujar elsa


-Maafkan omah sayang omah sampai lupa kalo kita sedang membahas tentang sekolahmu.


-Tidak apa apa omah , elsa tidak keberatan untuk menonton mini drama di depan elsa. canda elsa , membuat semuanya kembali tertawa


-Kamu jangan kaget , omah dan kakek selalu seperti itu. ujar ryan


-Aku tidak menyangka kalau kakek bisa seperti itu , padahal kakek terlihat sangat garang dengan kumis tebal dan panjang kakek.


-Apa kakek perlu memotong kumis kakek agar tidak terlihat seram lagi.


-Heh omah murni mendengus kesal.

__ADS_1


-Kenapa kau marah lagi , apa salah ku .


-Saat aku memintamu memotong kumismu kau banyak alasan , tapi saat cucumu yang bilang kau dengan senang hati memotong kumismu tanpa dia memintanya.


-Apa kau cemburu pada cucumu sendiri , ooh kamu manis sekali saat sedang merajuk aku rasa aku tergila gila lagi padamu. rayu sang kakek


-Kau lihat kakekmu ini pandai sekali merayu, saat kau kuliah berhati hatilah pada jenis pria seperti dia.


elsa nina ryan dan pak awan hanya tersenyum, melihat kemesraan pasangan paruh baya itu


-Aku rasa tidak akan ada yang berani mendekatiku ,setelah mereka melihat kakek.


-Bukankah itu bagus , jadi tidak ada lelaki yang berani menggoda dirimu.


-Apa kau akan membuat cucumu jomblo sampai tua.lebih baik kau tidak pernah muncul di depan teman temanya


-Elsa malah senang dengan begitu tidak sembarang orang mendekati elsa, hanya yang sungguh sungguh yang akan berani mendekati elsa.


-Kalau begitu kakek akan mengantarmu setiap hari .ujar sang kakek merasa menang


-Apa kau tau elsa , omah harap kau tidak menyesali ucapanmu itu.


-Kenapa memangnya omah?


-Karna kakekmu akan mengantarmu setiap hari , dia tidak pernah bercanda dengan ucapanya itu walau dia terlihat bercanda saat mengucapkanya.


-Tentu saja elsa juga tidak bercanda soal itu, lagi pula elsa sudah punya orang yang elsa suka.


-Apa dia pantas untukmu. ujar sang kakek


-Tentu saja, kakek boleh mengujinya , kalau dia ta setangguh kakek elsa ta akan menikah denganya.


-Apa kakek punya hak sebesar itu?


-Tentu saja kakek berhak untuk itu.


-Kakek harap kamu tidak akan menyesali ucapanmu itu di kemudian hari.

__ADS_1


-Tentu saja kakek bisa pegang ucapan ku dan menjadikan mereka sebagai saksinya. namaku elsa putri wisnu anwar sanjaya , aku ta akan main main dengan ucapanku di tubuhku mengalir darah keluarga utama dan sanjaya. dan yang akan jadi pendampingku harus tangguh dan kuat seperti kedua kakeku. ujar elsa membuat sang kakek bangga


-Kau memang cucuku. lihatlah bahkan dia mewarisi sifatku meski dia perempuan.


__ADS_2