
-Akhirnya loe pulang juga bro ... ujar elo seraya memeluk erik
-Jangan kenceng kenceng meluknya sakit ****. keluh erik
-Loe kenapa rik , kenapa kesakitan gitu ? tanya elo
-Panjang ceritanya , ntar aja gue ceritain . ujar erik
-Erik ..kamu pulang sayang , omah kangen sama kamu . ujar omah murni
omah kira kamu tidak mau lagi tinggal disini. ujar omah kembali
-Erik juga kangen sama omah , cinta dan keluarga erik kan disini bagaimana bisa erik pergi begitu aja . ujar erik
apa lagi disini ada omah yang super cantik
ujar erik kembali
-Kamu ini pandai sekali merayu , omah tidak akan mempan dengan rayuanmu itu . ujar omah murni sambil memukul pelan dada erik
-Aduh sakit omah . keluh erik
-Kamu ini sukanya bercanda . ujar omah murni dan kembali memukul dada erik
-Omah sakit omah... keluh erik kembali
-Jangan bercanda terus nanti omah pukul beneran kamu . ujar omah murni dengan nada bercanda
-Erik nggak bohong omah , kalo nggak percaya lihat ini . ujar erik kemudian melepas baju yang ia pakai
-Ya ampun erik ... ujar omah murni sambil menyentuh luka erik
-Jangan di pegang lagi omah erik geli . ujar erik
-Loe kenapa bisa begini bro ?
ujar elo kemudian menatap kearah kakek anwar begitu pula omah murni
-Kenapa kalian menatap ku ... ujar kakek anwar
-Apa kau memukulinya , untuk memaksanya pulang ... ujar omah murni dengan tatapan tajam
-Seharusnya kakek tidak boleh sejahat itu , kasihan erik
-Apa kau juga sedang menuduhku sekarang!
-Tidak... mana berani elo menuduh kakek . elo cuma mengungkapkan pedapat elo aja
-Hey kenapa kau cuma diam saja , bilang kemereka !
-Bilang apa... nyatanya ini semua gara gara kakek . ujar erik
-Bukanya kita sekarang teman , kenapa kau malah menyalahkanku . ujar kakek anwar
-Teman tapi musuh
-Hey kau kenapa kau malah terus menyalahkanku
-Tentu saja ini semua karna salah kakek ... kalau bukan karna kakek aku tidak akan seperti ini
-Sebenarnya apa yang terjadi sampai kau tega memukulinya... ujar omah murni
-Sudah ku bilang bukan aku yang memukulinya. lagian kalau aku yang memukulinya dia tidak akan bisa berjalan dan mengoceh terus menerus seperti ini . ujar kakek anwar
-Benar juga ini lebih seperti bekas cakaran perempuan . lalu kenapa kamu bisa terluka seperti ini ?
-Tanya aja sama kakek erik malas bercerita. ujar erik
-Jadi begini ceritanya ... saat kita mau kembali , kita bertemu dengan kolegaku . dan karna anaknya mau melahirkan kami ikut membantu membanya kerumah sakit .
-Kok bisa ketemu?
-Rumah anaknya bersebelahan dengan rumah erik disana omah . ujar erik
__ADS_1
-Oh begitu terus... ?
-Terus apanya omah , omah tau sendirilah orang melahirkan itu liarnya gimana . ujar erik
-Jadi kamu begini karna menolong orang lahiran , tapi kenapa lukanya parah gini...?
-Ini salah kakek omah , kalau erik nggak di suruh ikut masuk keruang melahirkan erik nggak bakal begini . ujar erik
-Kenapa kamu ikut masuk memangnya dimana suaminya ...?
-Dia pingsan omah karna nggak tega lihat istrinya kesakitan , terus kakek nyuruh erik ikut masuk . omah tau tangan erik sampe di gigit , rambut erik di jambak erik sampai di cakar di pukul omah . bahkan wajah erik sampai kena tampar omah . dada sama perut erik juga di cakar sampai berdarah omah . erik sampai heran itu orang lagi mau lahiran atau lagi ngehajar pelakor . tapi waktu bayinya keluar omah , erik ikut terharu dan bahagia omah .
-Kamu juga ikut nangis . bahkan sampai di parkiran rumah sakit kamu belum berhenti menangis .
-Kalau yang itu nggak perlu kakek ceritain . ujar erik
-Kakek tidak bercerita , kakek hanya melengkapi cerita kamu tadi . ujar kakek anwar
-Hahahaha elo tertawa terbahak bahak mendengar cerita erik .
-Ketawa lagi loe , bukanya kasihan sama temen sendiri . ujar erik
-Sudah sudah jangan ribut , anggap aja itu pelajaran buat kamu . nanti kalo kamu punya istri dan melahirkan kamu sudah ada pengalaman . omah ambil obat dulu buat kamu
-Aku tidak begitu yakin dia bisa membuat anak . ujar kakek anwar sambil senyum senyum
-Kenapa kakek bilang begitu ? tanya elo
-Kamu tanya saja temanmu itu , apa yang dia lakukan sama elsa sebelum pergi keluar negeri.
-Apa yang mereka lakukan kek ... apa mereka sudah...
-Heeeis dasar bodoh , dia tidak melakunya . mungkin karna itu elsa marah dan meninggalkanya
-Astaga kakek bukanya kakek sudah berjanji tidak akan menceritakanya dengan orang lain . ujar erik kesal
-Apa benar elsa marah karna itu . tapi kenapa kamu tidak mau melakunya apa kamu tidak bisa melakunya. ujar elo
-Tentu saja karna aku tidak bisa melakukanya . kalo aku bisa melakunya sudah kulakukan sejak lama . ujar erik
-Karna apa lanjutkan..
-Apa aku perlu mencarikanmu dokter ? ujar elo sambil menahan tawa
-Astaga jadi kalian tertawa karna aku tidak melakunya . tau akan di tertawakan begini , kuhamili saja elsa dari dulu . biar kalian tak menertawakan ku . ujar erik
-Mau ku bunuh kau . ujar elo dan kakek anwar serempak
-Kenapa kalian sekarang yang marah , bukanya kalian tadi menertawakan ku karna tak melakukanya . kalian harusnya besyukur karna aku masih bisa menahannya . ujar erik
-Itu benar , tapi apa yang kalian lakukan malam itu , aku jadi penasaran . ujar elo
-Kami hanya **** ***
-Apa ... ujar elo
-Aku bilang **** *** teriak erik
-Aku tidak tuli bodoh , itu artinya kamu sudah menyentuh semua tubuh adiku dasar keparat. ujar elo kemudian menghajar erik
-Astaga kenapa aku jadi begitu bodoh . dan menceritakanya . ujar erik sambil pasrah di hajar elo
-Sudah cukup jangan memukulinya lagi . ujar kakek anwar
-Kakek tidak dengar tadi dia bilang apa . ujar elo
-Kakek tidak tuli ayok ikut kakek
-Tapi kek ...
-Lihat ke arah sanah bisik kakek anwar
-Elo seketika menelan ludahnya .
__ADS_1
-Kita beri dia pelajaran nanti saat di luar rumah . ujar kakek anwar
-Astaga erik kenapa wajah kamu begini , baru juga di tinggal sebentar . ujar omah murni
-Apa sedang ada drama baru di rumah ini . ujar elsa yang baru tiba
-Astaga dia juga ikut kesini lagi , apa dia seekor anjing kenapa dia selalu mengikuti elsa . ujar elo
-Ayo erik kita keatas
-Dia sedang di obati kenapa kau mengajaknya ke atas. ujar omah murni
-Biar elo aja omah . ujar elo kemudian menyusul erik dan kakek
-Apa kalian akan menghajarku lagi , kalo begitu aku ada satu permintaan . kalian boleh memukuliku tapi tolong jangan di wajah tampan ku ini. ujar erik
-Dasar bodoh , ujar kakek anwar sambil menoyor erik
-Aduh ... kakek kenapa tiba tiba menoyorku . protes erik
-Apa kau mau aku menghajarmu . ujar kakek anwar
-Tidak kakek terima kasih . ujar erik
-Kita membawamu kesini karna malas melihat ******** itu . ujar elo
-Hay dia juga adiku . ujar erik
-Dia itu musuh kita , saingan kamu . ujar kakek anwar
-Iya juga sih , tapi tetap saja dia juga masih adiku . ujar erik
-Jadi kau di pihak yang mana . apa kau rela dia merebut elsa darimu
-Tentu saja tidak . teriak erik
-Kenapa kau berteriak . ujar elo dan kakek anwar
-Maaf ... refleks . ujar erik
-sekarang kita teman satu tim jadi kita akan membantumu kembali ke elsa
-Apa itu artinya kakek sudah memberi restu . elo kamu jadi saksi ucapan kakek tadi . ujar erik gembira
-Dasar bodoh aku membantumu bukan berarti aku merestuimu . benarkan elo
-Iya kek .ujar elo
-Kok iya sih bro . keluh erik
-Udah iyain aja dulu , dari pada nanti nggak dapat restu . ujar elo
-Oh ya gue lupa , mulai sekarang kita nggak berteman . ujar elo
-Kenapa bisa tiba tiba begitu ...
-Tentu saja karna kamu telah menyentuh adiku. ujar elo
-Oh ok kalau gitu aku juga tidak akan membantu hubunganmu dengan jesy
-Ok ....ujar elo tegas
kita berteman lagi ujar elo kembali dengan wajah lesu
-Nah ini baru sahabat gue . ujar erik
-Tapi gue heran bro , kenapa elsa terkesan maksa banget buat berhubungan sama loe . ujar elo
-Gue juga heran , padahal dari dulu dia tidak pernah seperti ini . ujar erik
-Kalau begitu pasti ada penyebabnya , dan mungkin juga ada hubunganya dengan kedekan elsa dan rasya akhir akhir ini . ujar kakek anwar
-Jadi apa penyebabnya ... ujar elo
__ADS_1
-Itu yang harus kita cari tau **** . ujar erik dan menoyor elo