
Seperti yang telah diucapkanya , elsa berangkat kuliah diantar oleh sang kakek setiap harinya.
-Gimana kuliahmu , apa ada yang berani mengganggumu ? tanya sang kakek
-Tentu saja tidak ada yang berani menggangguku , karna kakek setiap hari mengantarku , tapi ada beperapa orang yang sengaja mendekati ku karna aku cucu kakek.
-Apa mereka mengganggumu , apa perlu kakek urus mereka.
-Tidak perlu elsa bisa urus sendiri.
-Omah elsa mau tanya sesuatu sama omah.
-Apa itu sayang?
-Apa sebenarnya kakek sudah bangkrut , tapi pura pura kaya di depan elsa?
-Kenapa kamu bicara seperti itu.
ujar omah murni. sedangkan sang kakek tercengang karna ucapan cucunya itu.
-Apa omah tau , semua teman kampus elsa memiliki ponsel kluaran terbaru bahkan nina juga punya itu.
-Omah murni tersenyum menanggapi ucapan sang cucu, ia tau arah pembicaraan elsa.
-Apa kamu mau yang seperti itu juga ? ujar sang kakek
-Elsa sih mau aja kalau ada yang membelikan.
-Kenapa harus menunggu diberi orang , apa kau kira kakekmu ini tidak mampu membeli ponsel bergambar apel yang telah tergigit itu. bahkan kakemu ini bisa membelikanmu pesawat pribadi kalau kau mau. apa kau belum tau kakekmu ini orang terkaya di kota ini , bahkan uang si broto tidak ada apa apanya denganku.
-Ya elsa percaya uang kakek banyak , tapi sayangnya elsa ta punya uang sebanyak itu . bahkan untuk membeli ponsel saja elsa ta mampu.
-Kenapa elsa bicara seperti itu , kamu adalah pewaris sah keluarga sanjaya . apa perlu kakek umumkan di depan media.
-Kenapa kau jadi bodoh seperti itu , cucumu hanya ingin di belikan ponsel , bukan menanyakan kekayaan mu.ujar omah murni geram mendengar celotehan suaminya itu.
-Omah memang yang terbaik , tidak seperti seseorang yang selalu mengaku kaya raya, tapi tidak mampu membelikan ponsel untuk cucunya .
-Ehem ehem, belikan ponsel putri salju keluaran terbaru . ujar sang kakek menyuruh ajudanya .
apa kau senang sekarang.
-Tentu saja , kakeku ternyata belum bangkrut.
ujar elsa menyindir sang kakek.
tapi kenapa putri salju , apa ada ponsel seperti itu?
-Bukankah kau mau ponsel yang bergambar apel tergigit itu , bukankah itu apel bekas gigitan putri salju.
-Kakek ini bisa saja.
__ADS_1
-Lain kali belilah apapun yang kamu mau , ambil ini . ujar sang kakek sembari memberikan kartu berwarna silver dan hitam kepada elsa.
-Ini baru kakeku anwar sanjaya yang tampan dan kekayaanya melebihi broto .
puji elsa .
sedang yang di puji merasa sangat bangga.
-Apalah cucu dan kakek ini . ujar omah murni heran dengan tingkah suami dan cucunya itu.
....
-Hay devi sayang apa kabar mu baik . ujar nina.
-Yaaaaaa. teriak devi lalu memutuskan panggilan suara dari nina.
-Auh . ujar nina sembari menjauhkan ponselnya dari telingga.karna teriakan devi
-Apa di matikan? apa dia marah sama kita?ujar elsa.
-Mungkin , eh dia nelfon balik. ujar nina
-Apakah vidio?
-Iya . jawab nina
-Cepat angkat. perintah elsa
-Apa ada yang manggil nama gue. ujar ryan yang sudah di belakang nina
-Kak ryan, kenapa kak ryan bisa bareng loe, oh gue tau jadi ini alasan kalian cuti sekolah.diam diam kalian nikah yah . jahat kenapa gue nggak diundang apa kalian takut gue nggak bisa jaga rahasia. tapi nin loe nggak bunting duluan kan?
-***** , tuh mulut nggak bisa di saring dulu neng kalo ngomong. enak aja loe ngomong, pake bilang gue nikah diam diam.sampe bunting segala.
-Yee gue nggak asal ngomong yah , loe selama ini tinggal bareng kak ryan kan. nggak usah mungkir loe .gila banget loe main rahasia sama kita.
-Dari mana loe tau?
-Taulah 2 minggu yang lalu gue dateng ke rumah loe , tapi loenya nggak ada . truz gue malah ketemu kak doni di depan rumah loe. dia bilang dia mau ke rumah kak ryan tapi ternyata rumah kak ryan itu ya rumah loe juga.
-Oh seperti itu. ujar nina santai
-Santai amat loe , loe nggak merasa bersalah gitu udah bohongin kita? awas aja kalo elsa udah balik gue bakal critain semuanya. ancam devi.
-Gue udah denger loe nggak perlu ngasih tau gue lagi.ujar elsa
-Elsaaaa . teriak devi
tega kalian tega sama gue
-Kenapa loe dev , belum minum obat yah . ujar ryan
__ADS_1
-Kalian bertiga liburan nggak ngajak kita . ujar doni yang baru datang.
-Kalian sudah jadian? ujar ketiganya kompak
-Hehe belum sih , tapi sejak kalian nggak ke sekolah kita cuma berdua . jadi kami lebih mirip orang pacaran karna selalu berdua.ujar devi
-Oh jawab ketiganya kompak
-Kapan kalian balik , awas aja gue nggak bakal semudah itu maafin kalian , ya kan kak.
doni mengangguk menyetujui ucapan devi.
-Sepertinya kita nggak bakal balik untuk waktu yang cukup lama. ujar nina
-Berapa lama? ujar devi dan doni kompak
-Ciieee kompak . ujar ketiganya
-mungkin 3 atau 5 tahun.
-Apa selama itu ? dimana kalian , sekarang juga gue pesen tiket dan jemput kalian.ujar devi.
-Santai non , kita bertiga pindah kesemarang , kami bahkan sudah mendaftar ke sekolah yang baru . tutur ryan
-Tapi kenapa kalian bisa kompak pindah kesitu secara bersamaan?
-Itu panjang ceritanya. udah kalian berdua baik baik di situ, yang akur kalau bisa jadian juga nggak apa apa . hahaha ucapan ryan membuat nina dan elsa ikut tertawa.
-Oh ya elsa apa kau baik baik saja. gue denger dari bokap gue , saham keluarga loe turun drastis dan perusahaan kak erik bahkan terancam bangkrut? ujar devi
-Tentu saja baik . gue yakin mereka bisa atasin itu kok.
-Oh ya sa , kak rasya juga nggak masuk sekolah sudah 3 minggu ini.
-Oh ya , mungkin dia juga pindah kaya kita.
-Udah jangan bahas soal yang lain. ujar doni
kalian ganti nomor ya kenapa gue telfon nggak aktif trus . ujar doni kembali
-Kalau gue sih karna hp gue rusak dan baru dapat yang baru . tau nina dan kak ryan
-Kita nggak ganti nomor kok cuma baru di aktifin .
-Yaudah kirimin no elsa . biar gue buat grub aja, biar gampang. ujar doni
-Kenapa nggak kepikiran dari dulu yah . ujar ryan
-Udah dulu yah gue matiin , nanti sambung lagi.ujar nina
-Ok . jawab devi kemudian menyudahi panggilan.
__ADS_1