Jodoh Dari Nenek

Jodoh Dari Nenek
Tipuan elsa


__ADS_3

Hampir 3 bulan sudah elsa berada di semarang. selama itu pula ia ta bertemu erik dan kluarganya.


-Apa rencana loe sekarang ? tanya elo


-Gue akan fokus ke perusahaan dulu , setelah gue rasa aman , gue bakal jemput elsa di semarang.


-Apa loe yakin bisa bawa elsa balik, loe jangan lupa keluarga sanjaya adalah musuh besar keluarga loe.


-Loe juga jangan lupa kalau gue bukan lagi angota keluarga subroto. dan gue juga tidak pernah menjadi bagian dari mereka.


-Tapi di tubuh loe masih ada darah subroto.


-Loe nggak usah khawatir , perusahaan gue bisa bangkit juga karna investasi dari perusahaan sanjaya.


-Jadi loe beneran mendatangi kediaman sanjaya. elo terkejut dengan penuturan erik.


-Mereka tidak mengerikan seperti yang kita kira , bahkan kakeku sendiri jauh lebih berbahaya dari dia.


-Apa mereka tau loe keluarga subroto?


-Tentu saja tidak , ternyata ada keuntunganya juga subroto tidak pernah mengenalkanku ke publik dan rekan bisnisnya .


-Benar juga kakekmu tidak pernah mengakuimu sebagai cucunya. bahkan nama belakangmu tidak boleh menggunakan namanya.


-Bagaimana keadaan paman dan tante? tanya erik


-Mereka baik , perusahaan juga mulai normal kembali. omah juga sudah kembali ke rumah.


Apa elsa juga baik baik di sana? ujar elo


-Jangan khawatir , sebelum pulang kesini gue sempat menanyakan kabar elsa. sekarang dia kuliah .


-Oh yaaa , dari mana loe tau ? apa loe ketemu elsa.


-Gue nggak ketemu elsa , waktu gue ngajuin proposal gue sempet ngobrol dengan anwar sanjaya itu. awalnya gue sempet ragu untuk bertanya .


tapi dia malah membuka topik tentang elsa.


-Apa dia sangat sayang dengan elsa hingga bercerita tentangnya kepada rekan bisnisnya.


-Tentu saja elsa adalah cucu satu satunya yang mereka miliki.


-Sebenernya gue juga kasian sama mamah , sudah hampir 20 tahun dia tidak bertemu dengan orang tuanya . padahal kami selalu bilang kalau kami sudah memaafkan orang tuanya. ujar elo sendu


-Sudahlah jangan terlalu di fikirkan , mungkin tante masih kecewa dengan orang tuanya.


....


-kakek .teriak elsa.


-Ada apa, kenapa kamu berteriak , kakekmu ini belum tuli.


-Apa kakek tidak sayang lagi padaku?


-Kenapa kamu selalu mengeluarkan kata kata aneh dari mulutmu? apa di sekolah yang dulu gurumu mengajarkan hal itu . kenapa kamu pandai sekali mengeluarkan kata kata aneh itu. protes sang kakek


-Kakek tolonglah cucumu sekali ini saja , rengek elsa sambil menarik narik lengan kakeknya.


-Apa kau ini anak kecil kenapa merengek padaku?


-Karna aku adalah cucu kakek. masa iya aku merengek sama om awan. kakek bilang aku boleh minta apapun pada kakek.

__ADS_1


-Untuk hal yang satu ini jangan pernah minta bantuan kakek .


-Lalu pada siapa elsa minta tolong . sama om awan?


-Terserah kamu saja carilah orang yang bisa menyelamatkanmu , kakek tidak mau terlibat urusan omahmu.


-Kakek ini cemen sekali masa tidak berani sama omah. kakek bilang kakek ta terkalahkan tapi sama omah aja takut.


-Siapa bilang kakek takut sama omah mu. kakek bukanya takut tapi kakek cuma tidak mau cari masalah.


-Itu sama saja namanya takut.


-Takut dan berhati hati itu beda jangan pernah samakan hal itu. ikutlah dengan omahmu kasihan dia tidak bisa membanggakan ibumu . jadi gantikanlah peran ibumu jadilah cucu yang baik dan penurut.


-Kenapa kakek juga mengeluarkan jurus andalan omah . ujar elsa kesal


-Sudahlah jangan mengeluh kakek janji lain kali akan menolongmu.rayu sang kakek


-Minggu lalu juga kakek bilang begitu , tapi mana buktinya nol besar.


-Kali ini kakek serius kakek janji padamu.


-Baiklah kalo begitu elsa dengan senang hati ikut omah . ujar elsa dengan senyum jailnya


-Kenapa kau tersenyum seperti itu? kamu menakuti kakekmu ini tau


-Hahah kakek tunggu saja elsa punya ide bagus. ujar elsa


-Apa ini yang kamu bilang ide bagus! bisik sang kakek dengan nada kesal.


-Bukankah ini cukup bagus elsa jadi tidak bosan . dan elsa jadi punya alasan untuk tidak satu meja dengan omah dan teman arisanya itu hehehe


20 menit yang lalu


Apa omah sudah siap?


-Sudah , apa kamu juga udah siap?


-Tentu saja apa aku terlihat cantik dengan baju ini ?


-Tentu saja baju itu sangat cocok padamu . ayo kita berangkat. ajak sang omah


-Omah tadi kakek bilang mau ikut juga. ujar elsa sambil menuruni tangga.


-Tumbenan dia mau ikut juga?


-Katanya bosen di rumah omah. apa kakek boleh ikut omah ?katanya kakek takut kalau bilang ke omah nanti omah marah.


-Kenapa omah marah , emang omah suka marah marah .


-Ayok berangkat ajak omah murni.


sedangkan elsa senyum senyum di belakang sang omah.


-kenapa masih duduk disitu ayok cepet nanti telat. ujar omah murni kembali . kemudian pergi menuju pintu depan.


-Ayok kek cepetan nanti omah marah.


-Kakek ?


-Siapa lagi kalau bukan kakek , suami omahkan kakek bukan om awan. tadi omah bilang omah mau di antar suaminya.

__ADS_1


-Omahmu itu manja sekali pergi arisan aja minta di antar suami. apa dia juga mau pamerin suaminya , tanpa di pamerin juga orang orang sudah tau kakek.


-Mungkin karna kakek masih tampan dan gagah jadi omah merasa sayang kalo di anggurin.


-Baiklah kalo begitu hari ini kakek akan mengantar kalian.


Setibanya di tempat arisan


-Kenapa masih belum turun juga?


-Siapa aku? ujar sang kakek bingung.


-Elsa masuk duluan omah . elsa melangkah dengan senyum kemenangan.


-Siapa lagi memangnya apa di mobil ini ada orang lain .


-Tidak apa apa aku tidak ikut masuk aku cuma mau mengantarmu saja.ujar sang kakek.


-Apa kamu takut aku akan memarahi mu kalau kamu ikut masuk , memangnya aku sekejam itu dimatamu heh ! ujar omah murni


-Bukan itu maksudku . sudalah percuma aku jelaskan juga kamu tidak akan tau. dumel sang kakek.


Ayo masuk . ajak sang kakek


-Kenapa kau bisa selicik itu pada kakekmu sendiri . ujar sang kakek


-Elsa cuma mau kakek merasakan apa yang elsa rasakan.


-Apa omah mu selalu seperti ini saat dengan teman temanya?


-Yah kurang lebih sama .


-Kenapa para perempuan suka sekali membahas hal yang tidak penting . di belakang mereka menggunjing di depan mereka tertawa bersama.ujar sang kakek


-Elsa setuju dengan ucapan kakek.


-Hey.. kamu itu juga perempuan.


-Iya elsa juga tau , terkadang elsa juga begitu . kakek tau hal yang paling asik itu ghibahin orang .


-Kenapa bisa begitu?


-karna dosanya kita tanggung sama sama , jadi kalo masuk neraka ada temenya , jadi kalo kita bosan disana kita bisa krumpi. hahaha canda elsa.


-Apa kakek perlu membawamu ke dokter?


-Kenapa memangnya?


-Kakek rasa otakmu geser .


-Kenapa kakek tega sekali . ujar elsa


-Kenapa kamu pangil omah murni omah sadang ke kakek bukan opah?


-Karna panggilan opah tidak cocok untuk kakek . opah itu terlalu manis , sedangkan tampang dan tubuh kakek itu garang apalagi kumis kakek itu membuat kakek terlihat seperti sosok yang kuat dan angkuh. kakek tau elsa bangga punya kakek yang berotot seperti kakek.


-Benarkah . pujian elsa membuat sang kakek melayang.


berikutnya kalau omahmu mengajakmu keacara seperti ini , kakek akan menemanimu . agar kamu tidak bosan .


-Benarkah , kakek memang yang terbaik . tapi kakek tidak bohongkan.

__ADS_1


-Tentu saja tidak.


__ADS_2