
Hampir 3 bulan sudah elsa berada di semarang. selama itu pula ia ta bertemu erik dan kluarganya.
-Apa rencana loe sekarang ? tanya elo
-Gue akan fokus ke perusahaan dulu , setelah gue rasa aman , gue bakal jemput elsa di semarang.
-Apa loe yakin bisa bawa elsa balik, loe jangan lupa keluarga sanjaya adalah musuh besar keluarga loe.
-Loe juga jangan lupa kalau gue bukan lagi angota keluarga subroto. dan gue juga tidak pernah menjadi bagian dari mereka.
-Tapi di tubuh loe masih ada darah subroto.
-Loe nggak usah khawatir , perusahaan gue bisa bangkit juga karna investasi dari perusahaan sanjaya.
-Jadi loe beneran mendatangi kediaman sanjaya. elo terkejut dengan penuturan erik.
-Mereka tidak mengerikan seperti yang kita kira , bahkan kakeku sendiri jauh lebih berbahaya dari dia.
-Apa mereka tau loe keluarga subroto?
-Tentu saja tidak , ternyata ada keuntunganya juga subroto tidak pernah mengenalkanku ke publik dan rekan bisnisnya .
-Benar juga kakekmu tidak pernah mengakuimu sebagai cucunya. bahkan nama belakangmu tidak boleh menggunakan namanya.
-Bagaimana keadaan paman dan tante? tanya erik
-Mereka baik , perusahaan juga mulai normal kembali. omah juga sudah kembali ke rumah.
Apa elsa juga baik baik di sana? ujar elo
-Jangan khawatir , sebelum pulang kesini gue sempat menanyakan kabar elsa. sekarang dia kuliah .
-Oh yaaa , dari mana loe tau ? apa loe ketemu elsa.
-Gue nggak ketemu elsa , waktu gue ngajuin proposal gue sempet ngobrol dengan anwar sanjaya itu. awalnya gue sempet ragu untuk bertanya .
tapi dia malah membuka topik tentang elsa.
-Apa dia sangat sayang dengan elsa hingga bercerita tentangnya kepada rekan bisnisnya.
-Tentu saja elsa adalah cucu satu satunya yang mereka miliki.
-Sebenernya gue juga kasian sama mamah , sudah hampir 20 tahun dia tidak bertemu dengan orang tuanya . padahal kami selalu bilang kalau kami sudah memaafkan orang tuanya. ujar elo sendu
-Sudahlah jangan terlalu di fikirkan , mungkin tante masih kecewa dengan orang tuanya.
....
-kakek .teriak elsa.
-Ada apa, kenapa kamu berteriak , kakekmu ini belum tuli.
-Apa kakek tidak sayang lagi padaku?
-Kenapa kamu selalu mengeluarkan kata kata aneh dari mulutmu? apa di sekolah yang dulu gurumu mengajarkan hal itu . kenapa kamu pandai sekali mengeluarkan kata kata aneh itu. protes sang kakek
-Kakek tolonglah cucumu sekali ini saja , rengek elsa sambil menarik narik lengan kakeknya.
-Apa kau ini anak kecil kenapa merengek padaku?
-Karna aku adalah cucu kakek. masa iya aku merengek sama om awan. kakek bilang aku boleh minta apapun pada kakek.
__ADS_1
-Untuk hal yang satu ini jangan pernah minta bantuan kakek .
-Lalu pada siapa elsa minta tolong . sama om awan?
-Terserah kamu saja carilah orang yang bisa menyelamatkanmu , kakek tidak mau terlibat urusan omahmu.
-Kakek ini cemen sekali masa tidak berani sama omah. kakek bilang kakek ta terkalahkan tapi sama omah aja takut.
-Siapa bilang kakek takut sama omah mu. kakek bukanya takut tapi kakek cuma tidak mau cari masalah.
-Itu sama saja namanya takut.
-Takut dan berhati hati itu beda jangan pernah samakan hal itu. ikutlah dengan omahmu kasihan dia tidak bisa membanggakan ibumu . jadi gantikanlah peran ibumu jadilah cucu yang baik dan penurut.
-Kenapa kakek juga mengeluarkan jurus andalan omah . ujar elsa kesal
-Sudahlah jangan mengeluh kakek janji lain kali akan menolongmu.rayu sang kakek
-Minggu lalu juga kakek bilang begitu , tapi mana buktinya nol besar.
-Kali ini kakek serius kakek janji padamu.
-Baiklah kalo begitu elsa dengan senang hati ikut omah . ujar elsa dengan senyum jailnya
-Kenapa kau tersenyum seperti itu? kamu menakuti kakekmu ini tau
-Hahah kakek tunggu saja elsa punya ide bagus. ujar elsa
-Apa ini yang kamu bilang ide bagus! bisik sang kakek dengan nada kesal.
-Bukankah ini cukup bagus elsa jadi tidak bosan . dan elsa jadi punya alasan untuk tidak satu meja dengan omah dan teman arisanya itu hehehe
20 menit yang lalu
Apa omah sudah siap?
-Sudah , apa kamu juga udah siap?
-Tentu saja apa aku terlihat cantik dengan baju ini ?
-Tentu saja baju itu sangat cocok padamu . ayo kita berangkat. ajak sang omah
-Omah tadi kakek bilang mau ikut juga. ujar elsa sambil menuruni tangga.
-Tumbenan dia mau ikut juga?
-Katanya bosen di rumah omah. apa kakek boleh ikut omah ?katanya kakek takut kalau bilang ke omah nanti omah marah.
-Kenapa omah marah , emang omah suka marah marah .
-Ayok berangkat ajak omah murni.
sedangkan elsa senyum senyum di belakang sang omah.
-kenapa masih duduk disitu ayok cepet nanti telat. ujar omah murni kembali . kemudian pergi menuju pintu depan.
-Ayok kek cepetan nanti omah marah.
-Kakek ?
-Siapa lagi kalau bukan kakek , suami omahkan kakek bukan om awan. tadi omah bilang omah mau di antar suaminya.
__ADS_1
-Omahmu itu manja sekali pergi arisan aja minta di antar suami. apa dia juga mau pamerin suaminya , tanpa di pamerin juga orang orang sudah tau kakek.
-Mungkin karna kakek masih tampan dan gagah jadi omah merasa sayang kalo di anggurin.
-Baiklah kalo begitu hari ini kakek akan mengantar kalian.
Setibanya di tempat arisan
-Kenapa masih belum turun juga?
-Siapa aku? ujar sang kakek bingung.
-Elsa masuk duluan omah . elsa melangkah dengan senyum kemenangan.
-Siapa lagi memangnya apa di mobil ini ada orang lain .
-Tidak apa apa aku tidak ikut masuk aku cuma mau mengantarmu saja.ujar sang kakek.
-Apa kamu takut aku akan memarahi mu kalau kamu ikut masuk , memangnya aku sekejam itu dimatamu heh ! ujar omah murni
-Bukan itu maksudku . sudalah percuma aku jelaskan juga kamu tidak akan tau. dumel sang kakek.
Ayo masuk . ajak sang kakek
-Kenapa kau bisa selicik itu pada kakekmu sendiri . ujar sang kakek
-Elsa cuma mau kakek merasakan apa yang elsa rasakan.
-Apa omah mu selalu seperti ini saat dengan teman temanya?
-Yah kurang lebih sama .
-Kenapa para perempuan suka sekali membahas hal yang tidak penting . di belakang mereka menggunjing di depan mereka tertawa bersama.ujar sang kakek
-Elsa setuju dengan ucapan kakek.
-Hey.. kamu itu juga perempuan.
-Iya elsa juga tau , terkadang elsa juga begitu . kakek tau hal yang paling asik itu ghibahin orang .
-Kenapa bisa begitu?
-karna dosanya kita tanggung sama sama , jadi kalo masuk neraka ada temenya , jadi kalo kita bosan disana kita bisa krumpi. hahaha canda elsa.
-Apa kakek perlu membawamu ke dokter?
-Kenapa memangnya?
-Kakek rasa otakmu geser .
-Kenapa kakek tega sekali . ujar elsa
-Kenapa kamu pangil omah murni omah sadang ke kakek bukan opah?
-Karna panggilan opah tidak cocok untuk kakek . opah itu terlalu manis , sedangkan tampang dan tubuh kakek itu garang apalagi kumis kakek itu membuat kakek terlihat seperti sosok yang kuat dan angkuh. kakek tau elsa bangga punya kakek yang berotot seperti kakek.
-Benarkah . pujian elsa membuat sang kakek melayang.
berikutnya kalau omahmu mengajakmu keacara seperti ini , kakek akan menemanimu . agar kamu tidak bosan .
-Benarkah , kakek memang yang terbaik . tapi kakek tidak bohongkan.
__ADS_1
-Tentu saja tidak.