
-Kok rumah gelap gini pak , masa mati lampu ?
-Awan awan teriak kakek anwar.
-Ya tuan .
-Kenapa rumah gelap gini?
-Saya juga sedang cari penyebabnya tuan . jawab awan
cetar cetar ⚡suara guntur menggelegar bersautan
-Tuan dan nyonya sebaiknya masuk dulu sepertinya mau hujan. ujar awan
-Dimana anak anak ? tanya omah murni
-Non elsa di kamar sedangkan den ryan nina dan yang lain berada di kamar den ryan .jawan awan
-Akhirnya omah sama kakek pulang juga. ujar ryan menghampiri omah murni dan kakek anwar. doni nina dan devi pun ikut berjalan di belakang ryan.
-Ada apa ? tanya kakek anwar
-Elsa kek. ujar ryan
-Elsa kenapa ? tanya omah dan kakek khawatir.
-Aduh ini gimana ngomongnya yah , kalian aja yang jelasin . ujar ryan
-Itu omah elsa ngurung di kamar , trus bikin lampu padam terus
Cetar cetar suara guntur kembali terdengar di ikuti angin kencang dan hujan.
mamah teriak devi karna terkejut.
-Terus kenapa lagi lanjutin. ujar kakek anwar
-Ini semua karna amarah elsa. cuma disini yang hujan dan ada guntur . lampu juga nggak bakal bisa nyala sebelum emosi elsa reda.tutur devi kembali
-Kenapa kalian tidak kabari kami dari tadi! ujar kakek anwar geram
-Maaf tuan semua ponsel tidak bisa digunakan sama sekali. ujar awan
-Kamu pergi keluar rumah , hubungi sania dan suaminya suruh mereka pulang sekarang.
-Baik tuan.ujar awan dan bergegas pergi dengan mobil tuanya.
bodoh kenapa nggak kepikiran dari tadi yah , gerutu awan.
Kakek anwar dan omah murni pun bergegas ke kamar elsa .
-Elsa buka pintunya sayang . ujar omah murni
-Ryan kamu panggil pelayan yang penggang kunci semua rumah ini.
-Baik kek
-Elsa buka sayang ini omah.
nggak ada sautan mas. gimana ini aku jadi khawatir.
Di hotel
-Kamu kenapa rik ? tanya windy
-Aku nggak apa apa cuma agak sesak nafas aja.ujar erik
-Gue tinggal dulu gaes . ujar erik
-Loe mau kemana rik? tanya windy
-Gue mau ke kamar mandi. ujar erik
-La loe mau kemana el ? tanya jesi
__ADS_1
-Ke kamar mandi .jawab elo
-Setia amat loe ama erik , ke kamar mandi aja di susulin . ujar teman yang lain
-Jangan jangan kalian selama ini jomblo , karna kalian punya hubungan yaaa. ujar yang lain
-Gila loe pada kita berdua masih waras ya. udah gue tinggal dulu
elo pun menyusul erik ke kamar mandi
-Loe baik baik aja kan ? tanya elo
-Elsa di mana dari tadi kok nggak kelihatan ? tanya erik
-Dia udah pulang dari tadi , sebelum pesta mulai.
-Kenapa pulang , belum juga ketemu gue. ujar erik
-Loe sih dari tadi sibuk terus . ujar elo
-Ya mau gimana lagi , mereka kan rekan bisnis kita.ujar erik
-Ya setidaknya loe temuin dia dulu sebentar. ujar elo
loe kenapa rik? ujar elo kembali
-Dada gue makin sakit el, keluh erik
-Apa sesakit itu , sampai loe ngeluarin air mata?
-Elsa , elsa el . ujar erik
-Elsa , maksud loe gimana sih ? gue nggak paham.
-Kita pulang sekarang . ujar erik
-Trus gimana pestanya , kita tuan rumahnya disini.
-Aah sial. teriak erik
elo pun menghubungi elsa , tapi tidak tersambung. hp elsa nggak aktif rik . gue coba telfon rumah loe tenang dulu jangan panik.
telfon rumah juga sama nggak bisa di hubungi rik .
elo dan erik pun makin panik.
-Kita pulang sekarang el. ujar erik
-Loe tunggu di parkiran , gue pamit dulu ke bokap nyokap sama temen temen dulu. lagian para tamu juga sebagian udah pada pulang.
-Gue tunggu di parkiran. ujar erik
-Inget tunggu gue jangan pulang sendiri ok. ujar elo kembali
-Kalo loe lama gue tinggal. ujar erik kemudian pergi meninggalkan elo
-Elo kamu dari mana aja , dari tadi di telfon sibuk trus. ujar sania
-Itu mah tadi elo habis nelfon elsa tapi tidak aktif , telfon rumah juga nggak bisa di hubungi. tutur elo
-Kita pulang sekarang elsa ngurung diri lagi di kamar. ujar sania
-Elo juga udah ada niatan pulang sama erik mah. erik sekarang di parkiran . mamah sama papah keparkiran aja dulu . elo mau pamit dulu ke para tamu undangan. ujar elo
-Papah tunggu di parkiran kamu jangan lama lama.
Setelah pamit ke para tamu , elo pun bergegas ke parkiran.
-Erik kenapa mah?
-Mamah nggak tau dia bilang dadanya makin sakit
-Apa kita ke rumah sakit dulu ? tanya elo
__ADS_1
-Kita pulang aja , gue baik baik aja. ujar erik
kediaman sanjaya
-Dimana anak itu , kenapa lama sekali cuma ambil kunci .
-Ini kek kuncinya , maaf kek agak lama soalnya , lilinya mati trus karna di dalam rumah anginya keceng . senter juga nggak ada yang nyala.
para pelayan juga kalang kabut membereskan barang barang yang trus jatuh.
-Kenapa mas ?
-Pintunya nggak bisa di buka.ujar kakek anwar
-Masa sih kek , tapi ini bener kuncinya kok kek . ini coba kakek baca , kuncinya nggak salah kan.
-Apa kita coba dobrak aja kek. ujar ryan
-Aku saja tidak bisa membukanya, apa lagi kalian. ujar kakek anwar
kita tunggu sania pulang ujar kakek anwar kembali . mereka pun menunggu di depan kamar elsa
-Kenapa rumah jadi gelap gini mas ?ujar sania
-Hujan dan petirnya juga cuma di rumah kakek aja mah . ujar elo.
-Neng sania udah di tunngu tuan dari tadi . ujar awan
sedangkan erik dan elo sudah berlari memasuki rumah.
--Nggak ada yang terluka kan pak? tanya sania
-Nggak ada neng, cuma didalam rumah sekarang kondisinya lumayan berantakan.
-Kenapa anginya di dalam rumah bisa sekencang ini, sebenarnya apa yang terjadi, kenapa elsa bisa semarah ini. ujar sania
-Elsa di mana kek? ujar elo
-Kamu , masih berani kamu datang kesini. ujar kakek anwar yang lansung memukul wajah erik .
-Kakek sabar dulu ini ada apa sebenarnya? tanya elo.
-Kamu tanya saja sendiri pada temanmu itu . kenapa adikmu bisa seperti ini. ujar kakek anwar penuh emosi.
-Erik mohon kakek , izinkan erik masuk kamar elsa. ujar erik sambil memegangi dadanya
-Kakek sabar dulu , mungkin kakek cuma salah paham . ujar elo.
-Kenapa kamu masih disini? kenapa belum masuk. ujar sania
kenapa muka kamu lebam .
erik hanya menunduk ta menjawab pertayaan sania.
-Bapak yang tidak mengijinkan dia masuk . ujar kakek anwar
-Kenapa tidak boleh pak ? tanya sania
-Gara gara dia elsa begini, kamu mau tau apa yang sudah dia lakukan ke elsa.
kakek anwar pun menceritakan kejadian selama di pesta .sesuai dengan apa yang doni ryan devi dan nina ceritakan ke dia.
-Bapak kan cuma dengar dari sudut pandang elsa tidak dari ke dua belah pihak. ujar sania
-Tetap saja dia yang sudah buat elsa sedih.
ujar kakek anwar kembali
-Kita selesaikan ini nanti sekarang yang penting elsa tenang dulu. ujar sania
erik kamu masuk sekarang tenangkan elsa
-Buka saja kalau bisa , aku saja tidak bisa membukanya . ujar kakek anwar meremehkan erik
__ADS_1
Erik pun mencoba membuka pintu kamar elsa , dan pintu pun terbuka dengan mudah.