Jodoh Dari Nenek

Jodoh Dari Nenek
kedatangan erik2


__ADS_3

-Aduh sakit kak pelan pelan.rintih elsa


-Iya ini juga pelan sayang


-Ah ah sakit kak ...udah belum


-Bentar lagi keluar kamu tahan sebentar.


-Tapi elsa udah nggak kuat kak ini sakit banget


-Iya kakak tau , kamu tahan bentar


-Auuuu sakit kak , kenapa makin di teken ke dalam .sakit kak elsa udah nggak tahan , udah keluar belum.


-Kamunya diem , gimana nggak sakit kalau kamunya gerak terus omel erik. jangan gerak terus hampir keluar nih.


aaah akhirnya keluar juga .


gimana masih sakit nggak?


-Udah mendingan.


-Dasar kurang ajar beraninya kau berbuat mesum dengan cucuku di rumah ku pula ujar kakek anwar setelah membuka pintu .


-Sabar dulu jangan asal tuduh , tanya baik baik.


-Apanya yang mesti di tanya , sudah jelas tadi elsa sampai kesakitan begitu. kurang bukti apa lagi, biar ku tebas kepala bocah tengik itu dengan pedangku . ujar kakek anwar dengan samurai di tanganya.


-Ini ada apaan sih omah?kenapa kakek bawa bawa samurai segala dan kepala siapa yang mau di tebas? tanya elsa bingung


-Kamu juga , mau maunya di manfaatin sama cecunguk itu.ujar kakek anwar dengan emosi.


-Tunggu tunggu sepertinya ada salah paham disini.ujar erik


-Salah paham apa lagi , aku bahkan mendengarnya dengan telingga ku sendiri kalian ...


-Kalian apa ? kakek nuduh elsa berbuat apa sama kak erik. kakek mau tau kenapa elsa teriak tadi , kuku elsa kemasukan duri kaktus. dan kak erik berusaha ngeluarin duri itu, mikir apaan sih kakek.


kakek anwar memandang ke arah erik , benar saja di tangan erik masih ada penjepit dengan duri di ujungnya.


-Kamu ini bikin malu aja , ayo turun bantuin masak di dapur. ujar omah murni


-Kenapa harus aku apa pembantu di rumah ini masih kurang.


-Ayo ikut . tarik omah murni


kalian lanjutin aja ngobrolnya nanti kalo makan siangnya udah siap omah panggil.


elsa dan erik hanya tersenyum


-Kenapa jam segini udah pulang tumben?


-Kenapa memangnya , apa aku tidak boleh pulang ke rumah ku sendiri.

__ADS_1


-Kenapa jawabnya ketus begitu , aku kan cuma nanya .


-Tapi pertanyaanmu itu seolah olah kamu itu nggak ngebolehin aku pulang.


-Kenapa jadi pertanyaanku yang kamu salahin.


-Aah sudahlah kalian sama saja , tidak ada yang menunggu kepulangan ku di sini. mending aku ke kantor lagi.


-Kamu ini kenapa ? kamu cemburu karna elsa lebih dekat dengan erik di banding denganmu.


-Siapa yang cemburu. aku cuma nggak suka aja mereka terlalu dekat.


-Sudahlah namanya juga lagi jatuh cinta , wajar saja apalagi mereka masih muda dan mereka baru bertemu setelah berbulan bulan.


-Tetap saja aku tidak rela cucuku dekat dengan pria lain.


-Nanti ada waktunya elsa bermanja kembali dengan kita.


sekarang biarkan saja dulu mereka melepas rindu.


-Apa kau tidak ada sedikitpun rasa curiga pada mereka?


-Kenapa harus curiga , aku percaya pada cucuku.


-Kalau elsa tentu saja aku juga percaya , tapi sama cecunguk itu mana bisa aku percaya , aku ini laki laki aku pernah muda juga . jadi aku tau apa yang ada di fikiran dia.


-Apa kau kira semua laki laki sama denganmu.


-Setidaknya kita punya insting yang sama.


-Siapa bilang aku tidak suka.


-Terus kenapa kamu terus terusan menjelekan dia apa karna dia cucu subroto?


-Tentu saja bukan itu , kalau aku tidak suka sudah aku buat bangkrut dia . itu karna elsa lebih menyukai dia , aku hanya takut elsa akan lupa pada kita setelah menikah denganya.


-Sepertinya erik bukan orang seperti itu. dia tidak terlihat seperti broto sedikitpun.


-Tentu saja dia orang yang baik , kalau tidak mana mungkin aku membiarkanya hanya berdua di kamar cucu kita.


-Tapi kenapa dari tadi kamu terus ngedumel.


-Tentu saja karna aku seorang kakek wajar saja aku menghawatirkan cucuku.


-Terserah kamu sajalah , aku sama sekali tidak paham dengan jalan fikiranmu . sebentar bilang dia baik sebentar curiga.


-Cuma gara gara kaktus leherku mau di tebas, lagian kenapa kamu naruh kaktus di kamar sih?bunga lain kan ada.


-Itu karna aku tidak perlu menyiramnya tiap hari.


-Apa kakekmu selalu seperti itu.


-Terkadang , kenapa kakak takut? ujar elsa sambil duduk di pangkuan erik dan mengalungkan kedua tanganya di leher erik.

__ADS_1


-Takut sih tidak , tapi sepertinya kakak harus extra hati hati kalau main kesini.


-Kenapa?


-Tentu saja kakak takut keblabasan kalau udah berdua denganmu. bisa bisa pulang kakak tinggal nama.


-Seperti ini . cup elsa mencium kilas bibir erik


-Seperti ini baru benar ... erik melumat bibir elsa lembut.


-Aku kangen kakak . ujar elsa kemudian mencium bibir erik kembali dan melumatnya.


-Rasanya manis , ujar erik


-Apa kakak suka?


erik mengangguk


kenapa berhenti kalau suka.


-Sudah cukup nanti bisa bisa kakak hilang kendali.


-Kenapa? kakak tidak mau bikin tanda disini dan disini . elsa menunjuk leher dan dadanya


-Jangan mancing kakak , kalau kakekmu lihat lehermu merah , bakal habis pacarmu ini.


-Oh yaaa. elsa malah membuka bajunya.


-Apa yang kamu lakukan kenapa kamu buka baju?


-Kenapa kakak nggak mau? ujar elsa jail


-Kamu jangan main main , kakak masih normal . kalau kamu tidak mau kakak pulang tinggal nama , cepat pakai kembali baju kamu.


-Segitu takutnya , emang kakak nggak mau coba ini lebih kenyal loh kak, ukuranya juga lebih besar dari yang dulu. mau coba?


-Ya tuhan kuatkan hati hambamu ini dari godaan setan kecil tapi imut ini ya tuhan. ujar erik sambil menutup mata dengan kedua telapak tanganya.


-Lebay deh , udah buka matanya , elsa tadi cuma mau ganti baju tapi lihat expresi kak erik , elsa nggak tahan untuk nggak godain kak erik.hahaha


-Kamu ini , kalau tadi kakak hilaf gimana?


-Kalau hilaf ya lanjutin , waw udah keras, kakak baik baik aja kan? ujar elsa kemudian berlari keluar kamar.


-Elsa teriak erik.


-Maaf . ujar elsa yang sudah di depan pintu kamarnya. hahaha


-Kamu makin berani yaa , awas aja lain kali nggak akan kakak biarin kamu tertawa. akan aku buat kamu tidak bisa berjalan .


-Oh yaa kalau gitu elsa tunggu kapan hari itu akan datang hahaha. tantang elsa


-Dasar setan kecil hampir saja aku lepas kendali. ujar erik dalam hati. kemudian menyusul elsa keluar dari kamar.

__ADS_1



__ADS_2