Jodoh Dari Nenek

Jodoh Dari Nenek
teman tapi musuh


__ADS_3

- Belum sampai 1 hari , kabar elsa pergi bersama rasya pun sampai di telinga erik .


ia hanya mampu menghela nafas panjang sambil memejamkan matanya .


Baiklah bila itu yang kau mau , aku tidak akan menghentikan mu . ujar erik dalam hatinya


elsa pun semakin dekat dengan rasya . tanpa peduli akan ocehan dari keluarganya.


bahkan kakek anwar pun tak mampu berbuat banyak , untuk menjauhkan elsa dari rasya . bukanya semakin jauh elsa malah semakin menjadi , dengan mengajak rasya makan malam di kediaman sanjaya .


-Kakek mau kemana ....? tanya elo


-Kalian makan lah , aku tidak berselera makan satu meja dengan keluarga musuh. ujar kakek anwar kemudian meninggalkan meja makan.


-Bukanya kak erik juga cucu mungsuh kakek.


ujar elsa


-Kau ... benar benar . ujar kakek anwar sambil menahan emosi


-Sudah sudah berhenti berdebat di meja makan . ujar omah murni menengahi


-Omah mau kemana ? tanya elsa


-Omah mau mengantarkan makanan untuk kakekmu . ujar omah murni


-Omah ... tolong antarkan juga makanan ke kamarku . tolong ya omah . ujar elo kemudian ikut meninggalkan meja makan


-Kakak juga .... ujar elsa


-Sudah sudah kalian makanlah . omah tinggal dulu . ujar omah murni


-Sepertinya keluargamu tidak ada yang menyukaiku . ujar rasya


-Tidak usah di fikirkan mereka juga dulu begitu ke kak erik . ujar elsa santai


-Apa dulu kakekmu juga seperti ini ke kak erik ? tanya rasya


-Lebih parah , bahkan kak erik sering mau di bunuh sama kakek . ujar elsa


-Benarkah...


-Iya ... tapi kak eriknya aja yang tahan banting , jadi kakek yang akhirnya ngalah . crita elsa


--Kak erik belum pulang yaa? tanya rasya


-Kayanya sih belum . ujar elsa

__ADS_1


-Kok pake kayaknya ...?


-Aku udah nggak kontekan lagi sama dia , sejak dia pergi keluar negeri . tutur elsa


-Oh ... emang kamu nggak kangen...?


-Kangen sama siapa ... ?


-Ya sama kak erik lah , bukanya kalian masih pacaran ya?


-Dulu sebelum gue tau kalo dia ....


-Dia kenapa kok nggak dilanjutin lagi...


-Udalah nggak usah bahas dia lagi .


-Ok..terus mau bahas apa dong..?


-Bahas apa aja asal bukan dia . ujar elsa


-Aku heran kenapa elsa tiba tiba bisa deket sama anak itu . ujar kakek anwar


-Sudahlah jangan terlalu ikut campur urusan mereka . ujar omah murni


-Kenapa tidak , dia cucuku kenapa aku tidak boleh ikut campur . ujar kakek anwar dengan emosi


-Dasar bocah kampret , sudah hampir 2 bulan tapi dia belum pulang juga . apa dia tidak tau kalo elsa dekat dengan pria lain . ujar kakek anwar yang masih emosi


-Erik sudah tau tapi , entah apa yang membuatnya belum kembali . ujar omah murni


-Kalo dia sudah tau kenapa dia belum pulang...!


-Entahlah mungkin pekerjaanya belum selesai . atau mungkin ada alasan lainya . ujar omah murni .


-Pekerjaan apa ....aku dengar dari suami sania , pekerjaan erik sudah selesai dari sebulan yang lalu . atau jangan jangan dia di sana malah selingkuh dengan gadis lain . ujar kakek anwar makin kesal


-Erik tidak mungkin begitu dia sangat mencintai elsa .ujar omah murni


-Kenapa tidak mungkin , kalo bukan karna gadis lain kenapa dia belum juga pulang . apa kau pikir dia menunggu untuk di jemput begitu ....ujar kakek anwar yang makin emosi


-Kenapa kau malah jadi marah padaku . apa salahku , kalau kau begitu khawatir kenapa tidak kau jemput saja erik . ujar omah murni yang ikut emosi kemudian meninggalkan suaminya


-Kenapa juga aku harus menjeputnya , kau kira aku supirnya apa . teriak kakek anwar


Lagian mana ada supir yang menjemput sampai keluar negri . dia kira aku gila apa , sampai sampai aku harus menjemputnya untuk pulang .


3 hari kemudian

__ADS_1


-Kakek .... ujar erik yang terkejut dengan kedatangan kakek anwar


-Ehem ehem .... aku kesini bukan untuk menjemput mu . aku hanya kebetulan sedang ada dinas , dan mampir untuk melihat hasil kerjamu .ujar kakek anwar canggung


-Makasih kakek sudah mau kesini .


-Kamu jangan kepedean dulu , itu kulakukan karna aku berinfestasi di perusahaanmu . ujar kakek anwar


-Iya aku tau . ujar erik acuh


-Apa kau mengacuhkanku sekarang . apa kau tidak suka aku datang kesini . ujar kakek anwar dengan suara meninggi


-Bukan karna itu , tadinya erik merasa masih aman karna ada kakek di samping elsa . setidaknya kakek bisa menjaga elsa . keluh erik


-Kalau kau takut dia berpaling darimu , kenapa kau masih berdiam diri disini. dulu saja kamu selalu berkoar koar kalo elsa adalah takdir dari tuhan untukmu . ujar kakek anwar


-Seandainya aku bisa pulang , aku pasti sudah pulang dari dulu . tapi aku tidak punya alasan untuk pulang . ujar erik


-Alasan apa yang kau butuhkan !


-Sekarang tidak ada alasan lagi bagiku untuk kembali kakek . dulu elsa adalah alasan utamaku , tapi sekarang alasan itu sudah tidak bisa ku gunakan lagi . ujar erik


-Kenapa tidak , bukankah kau selalu memanggilku kakek . apa alasan itu kurang kuat untuk membuatmu kembali . ujar kakek anwar


Pulanglah bersamaku , aku sengaja datang kesini untuk menjemput cucuku . ujar kakek anwar kembali


-Terimakasih kakek . ujar erik dan memeluk kakek anwar


-Sudah lepaskan pelukanmu itu , berkemaslah segera aku tidak suka menunggu . ujar kakek anwar


-Kakek tenang saja aku sudah berkemas sebulan yang lalu . ujar erik dengan senyum di bibirnya


-Kalau kau sudah berkemas dari dulu , kenapa nunggu di jemput . dasar bikin repot saja . ujar kakek anwar


-Seharusnya aku yang mengeluh , kenapa kakek baru menjemputku sekarang . ujar erik


-Dasar bocah kampret , sudah bagus aku mau datang menjemputmu . bukanya berterimakasih malah bertingkah . ujar kakek anwar


Dasar bocah tengil , kita di kubu yang sama saat ini , tapi bukan berarti aku sudah merestuimu ingat itu . ujar kakek anwar kembali


-Kenapa begitu , bukanya bagus semakin cepat kakek memberi restu , semakin cepat pula kakek mendapatkan penerus . ujar erik


-Dasar kampret , jangan bilang kalian sudah melakukanya!


-Erik hanya tersenyum dan tak berani menjawab


-Kalian beneran sudah melakunya ! teriak kakek anwar

__ADS_1


__ADS_2