Jodoh Ku Mertua Ku

Jodoh Ku Mertua Ku
12.( Sedang direvisi )


__ADS_3

Sampai kau membawa pelacur itu masuk Kemar Askiya ku.. Akan ku potong kaki kalian berdua dan juga pelacur mu itu Marcell!!!


________________________________________________


Nyonya Abel ; Papa mengapa bicara


seperti itu...


Lihat menantu kita pingsan pa!!!


disela kaki nya Juga keluar darah paa..!


Tuan Regan ; Kalian boleh membawa pelacur itu masuk ke kamar mana saja tapi bukan dengan kamar Yang pernah di tempati Askiya' dan kamu Marcell setelah kau meletakan wanita liar mu itu ke masih barang barang mu Pidah kan dikamar lain.. tau' pun dilantai atas ini.


Nyonya Abel ; Marcell antara kan Ramona di kamar tamu saja...


biarlah mama bicara dengan papa mu.


tanpa menjawab Marcell langsung menuju kamar yang di maksud nyonya Abel..


Nyonya Abel ; Papa!! Ramona bukan pelacur! Dia anak teman mama anak dari Radya dan Dava! Biarlah Marcell Dan Ramona yang menepati Kamar itu.. lagian wanita mandul itu sudah pergi mungkin sudah menjajah kan tubuhnya sama lelaki tua..


Tuan Regan' ; Tutup mulut mu Abel!! sekali lagi aku mendengar mulut tidak bermoral mu menghina Askiya.. Aku sendari yang akan memotong mulut dan lidahmu itu.


Ricko'.!! Renovasi kamar Askiya dan Marcell, ganti semua barang yang ada dikamar itu dan juga barang yang sudah di sentuh wani tak bermoral itu dengan dekorasi yang buru juga


Baik tuan ...


Perintah Tuan Regan'


Tidak lama dokter datang ..


Selamat siang Tuan nyonya.


Siang dok tolong periksa menantu ku dok menantu ku pingsan dok.. Isak Nya Onya Abel


Sedang Tuan Regan' memberikan kode Kepa Felix ,Teo untuk mengikuti nya keruang kerja nya.. Ia tidak peduli dengan kepanikan Nyonya Abel dan Marcell.


*****


Dikamar tamu dokter sedang meriksa Ramona yang sebelum sadar kan diri.


Dok gimana keadaan menantu Saya menantu saya baik baik saja kan dok..


tanya Nyonya abal .


Menantu ibu keadaan nya tidak terlalu baik..


Marcell ; Maksud dokter apa.. istri saya tidak apa apa kan dokter.


Dokter ;. Istri tuan hampir saja keguguran.. apa dia tadi terjatuh..


Marcell ; A-apa dok ha-hamil Ramona hamil..


Marcell terkejut tidak menyangka secepat ini' sungguh Marcell sangat bahagia mendengar Ramona


begitu juga dengan nyonya Abel


Dokter ; Betul tuan istri anda sedang hamil mungkin kandungan nya sekitar dua Minggu tapi untuk lebih yakin tuan dan nyonya harus periksakan ke rumah sakit.. biar istri tua mendapatkan penanganan yang baik..


Marcell sebentar lagi mama punyanya cucu mama senang sekali, nyonya Abel kegirangan


Dokter ; kalau begitu saya permisi tuan nyonya..


iya.. terima kasih Dokter..


Jawa keduanya.


Dokter ; Sama sama Nyonya.. jangan lupa diperiksa dirumah sakit


iya Dok..


Setelah kepergian Dokter yang Memeriksa


Keadaan Ramona.


Nyonya Abel ; Marcell terima kasih sudah kasi mama cucu.


Marcell ; iya mama..


Kemudian Marcell duduk dipinggiran ranjang ia menggenggam Takan Ramona Dan mengelus Rambut Ramona dengan sayang lalu mengecup kekasih nya..


Marcell ; Terimakasih sudah memberi Mas calon anak dan calon cucu buat mama.


kemudian Marcell mendekati Nyonya Abel.


Marcell ; Mama jaga Ramona dulu Cell mau siapkan mobil kita antar Ramona ke Rumah sakit.


Nyonya abel ; iya sayang..


Setelah keluar dari kamar Dima Ramona terbaring. Marcell menuju kamarnya Yang berada dilantai atas untuk mengambil kunci mobilnya Tapi setelah sampai depan kamarnya


Ia melihat orang mengeluarkan semua barang Yang ada didalam kamar ..


Ada apa ini Kenap semua barang barang ku di keluarkan!! Siapa yang berani mengeluarkan ini semu.....!!! geram Marcell


hey.... Kalian dengar apa tidaaakk'!!!


kali ini Marcell berteriak


Itu atas perintah ku' Marcell Apa kamu keberatan.. Tiba-tiba Tuan Regan' sudah berdiri tepat dibelakang Marcell..


Tapi Kenapa Papa!! ini kamar Marcell Mengapa papa menyuruh orang buat mengeluarkan barang barang Marcell !'


Tidak untuk hari ini dan seterusnya'! Kamar ini bukan milik mu lagi!!


kamar ini akan menjadi milik Askiya!!


bukan Kamar mu lagi Marcell.. pilih sesuka mu Kamar yang kau mau.. tapi tidak dengan di lantai Dua ini!! .

__ADS_1


Tapi kenapa pa... dari kecil kamar ini punya Marcell.. Papa Aku ini anak papa Bukan Askiya


mengapa papa lebih memihak Askiya..


yang tak biasa Hamil..


Diam.! Kamu Marcell!!! Kau itu sama saja dengan' mama mu.


Pa mama tidak salah benar kata mama' seharusnya aku tak pernah menikahi Askiya yang tak bisa kasih aku keturunan.


tegas Marcell,


Kau!!! Tidak tau di Untung..


Sudahlah pa... Lupakan saja Askiya...


sekarang ini yang penting papa dan mama akan mempunyai cucu..


Dengar baik baik'!! Aku tidak Sudi mempunyai cucu dari mu'! apalagi hasil dari perbuatan dosa mu dan wanita murah itu'! yang dengan senang nya melemparkan tubuhnya di rajang laki laki yang masih mempunyai istri!


sekali Lagi aku katakan Dia bukan cucuku tapi cucu mama kamu..!! Hasil yang tak halal.


satu lagi Askiya adalah putri angkat ku.


jangan menyesal nantinya.. aku tidak Akan melepaskan Askiya untuk kamu.


Tuan Regan' langsung memberi berkas kepada Marcell.


Tuan Regan' ; Tanda tangani berkas ini'


Marcell ; Berkas apa ini pa'?


Tuan Regan' ; Kamu lihat saja... sendiri.!!


Deg...


Marcell ; Papa Maksud nya apa ini'


Tuan Regan' ; Tidak usah pura-pura sekarang kamu dan mama kamu itu sudah mendapatkan apa yang kalian mau'!


bila perlu kamu bisa dapat 30 anak atau 50 cucu buat mama kamu..


Dengan catatan Cerai kan Askiya


Marcell ; Ta-tapi... pa'


Tua Regan' ; Tidak ada tapi tapian'! Kamu ingat kan Marcell saat kamu meminta restu kepada papa dan juga opa dan Oma Takan menyakiti istri!! Askiya.


dan saat perkataan mu itu terucap.!


hati papa ini!


telah bersumpah jika kamu menyakiti istri mu Askiya!' papa akan bawa pergi dari hidup mu


dan akan buat kamu dan mama kamu itu menyesal!! dengar kan itu baik baik


Ada rasa tidak rela untuk berpisah dari Askiya..


Karena ia masih mencintainya


Maaf aku Askiya... sungguh aku tidak ada niat buat menyakiti mu..


Aku melakukan ini demi mama... dalam hati Marcell.


Dengan gemetar Marcell menandatangani berkas perceraian nya dengan Askiya.


Tidak lama ia mengambil kunci mobil nya' untuk mengantar Ramona ke rumah sakit


Tunggu.. Marcell..


Marcell berhenti melangkah..


Tuan Regan' ; Kamu jangan pernah menggunakan fasilitas apapun di Mansion ini Untuk Wanita mu itu.


Karena aku tidak Sudi hasil kerja kerasku di nikmati wanita rendah seperti dia.


Setelah itu Tuan Regan' pergi dari hadapan Marcell menuju Ruang kerjanya.


Regan' ; Aku tak menyangka papa tidak menyukai keputusan mama, selama ini papa selalu setuju apa yang mama mau..


Papa, juga Maria, tidak suka dengan Ramona.


Aku kira papa senang mendengar Ramona mengadung' dara daging ku.


Marcell langsung mengusap wajah nya dengan kasar'


Marcell ; Aku Harus Membawa Ramona ke Rumah sakit..


Marcell dan nyonya Abel sudah berada di dalam mobil, Sedari tadi Ramona sudah sadar


tak lama mobil sudah terparkir di depan rumah sakit.


Marcell mengapa kamu tidak membawa Ramona ke rumah sakit keluarga kita


tanyanya Nyonya Abel .


nanti saja Marcell jelaskan


ayo kita masuk..


Ramona ; Sayang Mona sakit apa kenapa Mona di bawah ke Rumah sakit.


Marcell ; Tenang sayang nanti kamu juga tau.. dan pasti kamu suka dengarnya


Mereka masuk kedalam rumah saki.


******


Sedangkan diruang kerjanya Tuan Regan'

__ADS_1


Teo Aku mau persidangan perceraian Marcell dan Askiya secepat dilaksanakan..


Baik tuan muda Regan' tegas Teo


Dan buat kalian berdua Ricko' dan Felix


Buat keluarga wanita sialan itu menyesal' telah masuk di kelurga' Audero Zaidan,


Buat mereka merasakan diresahkan orang orang.


siap tuan' muda! Jawa keduanya


Ricko' bagaimana perkembangan pembangunan.


Semua lancar' sekitar dua bulan lagi semua akan selesai Tuan.


Tuan Regan' yang mendengar menganggukkan kepalanya.


Tuan Regan ; kalian bertiga' Aku minta Jang lagi menyebut ku Tuan muda lagi mulai sekarang..


cukup dengan Tuan'


Asisten Ricko, Sekertaris Felix dan juga pengacara Teo saling melirik..


*******


Di sebuah kamar VVIP di Rumah sakit yang berada di Jakarta.


Marcell, nyonya Abel dan Ramona. terlihat bahagia sekali,


Ramona ; Mas Mona senang sekali mendapatkan hadiah kehamilan ini, Mona berhasil mengaduk darah daging mas Marcell.


Terlihat mata Ramona berkaca kaca..


Marcell ; Mas' Junga bahagia Sebentar lagi Mas' Akan jadi Ayah.


Ramona ; Mona gak sabar pengen cepat pulang' Mau dekorasi Kamar kita, Mas Kamar Mas Bakalan Mona ubah dan bakalan Ada tempat Tidur Baby, Junga hias danan yang lucu-lucu.


Sedang kan Marcell Ia sangat bingung..


Bagaimana memberi tau Ramona tidak ada yang boleh menepati kamar Yang berada di lantai atas.


Marcell ; iya sayang


Hanya itu yang terucap.


Nyonya Abel ; Marcell seperti nya Ada yang kamu pikirkan.,


Marcell ; Mama bisakah kita bicara berdua diluar..


Nyonya Abel ; Baik' lah kita bicara di luar saja..


Ramona sayang.. mama tinggal sebentar yah..


Marcell ; Mas keluar sebentar sama mama yah..


Ramona ; iya mas


setelah keluar dari kamar rawat Ramona, Marcell dan Nyonya Abel melangkah kearah Kantin Rumah sakit.


dan mereka sudah duduk di kursi kantin dengan memesan minuman ya.


Nyonya Abel ; Coba ceritakan sama mama apa ada yang kamu pikirkan nak.


Marcell menarik napas dalam-dalam dan menghembuskan nya'


Marcell ; Mama Seperti nya papa sangat marah dengan keputusan kita.


nyonya Abel mengerutkan keningnya..


Nyonya Abel ; Maksud papa tidak setuju kamu bersama Ramona.


Terlihat Marcell mengangguk


Nyonya Abel ; Haha... Itu tidak mungkin sayang kamu tau sedari apa itu sayang sama mama


mana' mungkin papa tidak setuju.. Kamu Ramona.


Marcell ; Tapi itu kenyataan nya ma..


Apa mama tidak lihat Saat Cell mengangkat Ramona menuju kamar Marcell.


Papa tiba tiba berteriak melarang Marcell Untuk tidak membawa Ramona ke kamar Marcell dan papa juga bilang Ramona pelacur wanita


murahan!.


Nyonya Abel terdiam.. Ia bingung' apa yang di ucapkan anaknya Marcell itu benar..


Tidak mungkin Tuan Regan' tidak setuju atas keinginannya.


Nyonya Abel ; sayang dengarkan mama.


Papa hanya emosi, Karena kamu marah sama Maria. atau mungkin Papa sedang capek karena baru pulang dari luar negeri.. atau banyak masalah di perusahaan..


Marcell ; Mama Seandainya yang mama katakan benar. papa marah karena Cell membentak Maria' Atau kelelahan atau apapun itu' Tidak mungkin Papa melarang Marcell. untuk berada di lantai atasan dikamar Marcell mama... Dan mama tau barang Marcell sudah dikeluarkan dari kamar Marcell.


Marcell dilarang buat menggunakan fasilitas yang ada di Mansion untuk kepentingan Ramona


Itu tidak mungkin sayang... jelas Nyonya Abel..


Marcell ; Dan papa juga bilang papa tidak mau mempunyai cucu dari Marcell cucu dari hubungan yang haram..


Deg.. Nyonya Abel langsung mematung..


Bersambung...


*******


Semoga suka***

__ADS_1


__ADS_2