Jodoh Ku Mertua Ku

Jodoh Ku Mertua Ku
08.( Sedang direvisi )


__ADS_3

Masih ****flashback****.


Ayo mbak buka Amplop nya...


tegas Maria!!


Degan ragu ragu Askiya membuka nya..


Deg.. Deg.. Deg..


Askiya langsung menutup mulutnya dengan kedua tangannya, Dan Terlihat beberapa foto seorang laki laki dan wanita tanpa busana' disebuah kamar hotel.


Foto foto sudah berceceran dilantai yang sudah terlepas dari tangan Askiya,


kakinya mundur selangkah ke arah belakang dan badannya langsungluruh kelantai Askiya kembali menangis.


ya Allah As' tak menyangka Mas Marcell sudah berbuat sejauh ini dengan wanita yang As lihat di mall dengan Mas Marcell waktu itu.. hiks... hiks... Askiya berkata deng air mata yang terus mengalir.


Maria dari mana' Maria dapat kan foto-foto ini! tanya Askiya.


Ini Maria dapat dari Asisten Papa dan orang suruhan Maria yang mengikuti Mas Marcell


sebelum Mas Marcell minta ijin untuk keluar kota. jelas Maria


medegar penjelasan Maria


Askiya semakin menangis Iya meraung-raung


tak terhenti, Tuan Regan' yang melihat Askiya seperti kehilangan kendali, cepat-cepat memeluk Askiya..


S-sayang... tentang kan dirimu Jang begini saya


Lihat Papa semua akan baik-baik saja..


Jang keluarkan Air mata berharga ini sayang hibur Tuan Arga.


Untung saja Ruang kerja Tuan Regan' kedap suara, jadi tidak terdengar suara tangis Askiya dari luar.


Maria juga berusaha menenangkan kakak ipar nya itu..


Berapa saat, Tangis Askiya mulai mereda..


Pa.. Papa Bawah Askiya dari Mansion ini. A-as sudah.. Tak sanggup Papah huuhhu... dalam dekapan Tuan Regan'


Iya sayang kita Akan pergi' dari sini..


Papa .... Askiya mau balik ke rumah Opa dan Oma..


Setelah mendengar permintaan Askiya..


Tuan Regan Langsung menelpon Asisten Ricko'


Ricko' Siapkan keberatan kita Australia.. secepatnya..


setelah itu Tuan Regan menutup telepon nya,


Tapi belum sempat untuk menghadap Ke Arah Askiya.


Papa Mbak As pingsan pa... teriak Maria


Tuan Regan' cepat cepat melihat Askiya yang sudah tak sadarkan diri didalam pelukannya.


Iya langsung menggendong Askiya ke arah Rak Rak buku yang ternyata dibalik nya ada sebuah pintu setelah Tuan Regan' menekan tombol yang ada di rak buku itu, terlihat pintu itu terbuka otomatis.


Wow... Sejak kapan papa mempunyai kamar Rahasia di ruang kerja papa..


Tuan Regan' Tak menjawab pertanyaan anak nya Maria.


Tuan Regan' melangkah meletakan Askiya dengan sangat hati-hati Mari juga ikut membantu menarik selimut ke atas dada Askiya,


Pa...


sejak 18 Tahun yang lalu! jawab tuan Regan'


sebelum Maria melajukan pertanyaan yang sama. Tuan Regan' tau apa yang akan akan ditanyakan oleh putrinya..


ohh tapi tiba-tiba.


Apaa'!! Teriak Maria.


Apa bisa Suara mu itu dikecilkan..


Mengapa selalu saja berteriak! tegur Tuan Regan.


hehehe maaf Papa...


hening...


Papa bisakah aku ikut kalian pergi..?


Alis Tuan Regan' terangkat


Mengapa Maria mau ikut dengan papa.


Heran Tuan Regan'


Maria merasa tidak mengenal mama dan Mas Marcell lagi pa..


Maria mesra asing Dengan mama dan Mas Marcell.


Saat Tuan Regan' ingin menjawab lenguhan dari Askiya terdengar.


Papa.. Maria... panggil Askiya


Tuan Regan' dan Maria dengan cepat mendekat Tempat Askiya terbaring


Tuan Regan dan Maria melihat Askiya sudah sadar,


Regan' menggenggam Tangan Askiya,


Butuh sesuatu sayang... ucapnya lembut..

__ADS_1


As Haus..


Dengan cepat Maria merai Air di atas meja nakas


Lalu di berikan kepada Askiya


Minum lah Mbak..


Dan Askiya langsung meminum nya..


Bagaimana sudah enak kan..


tanya tuan Regan


Askiya mengangguk..


Mbak As istirahat lagi aja.. ya??


Hening sesaat....


Maria Apa Mamamu Berada di Mansion ini Tuan Regan' mencoba memecah keheningan


Tidak ada Pa.. Sebulu Papa pulang, mama sudah pergi keluar.


Huhu menghembus kan nafas berat,


Sayang Kapan kamu mau pulang ke tempat opa dan Oma, mencoba bertanya pada Askiya


Hiks... Hiks.. As maunya secepat nya papa


Sayang jangan menangis lagi..


Kita akan berangkat secepat Semua nya Sudah di urus sama Asisten papa.


Hari ini Papa Dan Askiya Akan menginap Di hotel dekat bandara, Agar Mama dan Kakak mu tidak curiga sebelum mama pulang Papa dan Askiya Akan keluar dari sini.


Dan kamu Maria tunggu kabar dari Ricko'


menyusul lah Bersama Ricko' kita bertemu di bandara.


Baik papa Maria langsung memeluk Tuan Regan' Makasih pa Sudah mau mengajak Maria.


Tentunya Kamu putri papa yang papa sayang.. mengecup puncak kepala Maria


Sayang Kamu kuat berjalan, atau papa menggendong mu


Kita Harus cepat pergi ke hotel sebelum mama pulang.


As jalan saja pa..


Askiya masih teringat berapa jam lalu saat mertua nya mencium nya..


Iya masih gugup.


*****


Tuan Regan' dan Askiya sudah Berapa di dalam kamar hotel Sebelum nya Tuan Regan' menyewa Dua kamar tetapi ia melihat Askiya belum pulih benar sehabis pisang tadi.


Terlihat Asyik berdiri di depan jendela kaca melihat kendaraan yang memenuhi jalan,


tapi pikiran nya dipenuhi dengan foto laknat itu


begitu tegang nya suami nya kepada Nya..


Askiya tak sadar sedari iya berdiri


mertuanya selalu memperhatikan nya.


tak lama Tuan Regan' melangkah dengan pelan setelah sampai di belakang Askiya


iya meraih pinggang Askiya dengan tangan kanan nya.. membawa dalam dekapan nya


Askiya tersentak iya ingin melepaskan tangan mertuanya Tapi iya urungkan setelah mendengar papa mertuanya.


Biarlah seperti ini sebentar saja, papa hanya ingin membuang lelah..


mereka hanya terdiam tapi Tuan Regan tetap meluk Askiya semakin erat


10 menit berlalu


Entah siapa yang mulai terlebih dahulu.


bibir mereka berdua sudah saling bertautan..


Hampir lima menit mereka berciuman..


dan kini Tua Regan' memilih mengakhiri kegiatan mereka, kalau tidak berhenti bisa bisa Iya tidak bisa mengendalikan diri


dan dibawah sana sudah mode on


bisa bisa Iya akan menerkam Askiya sekarang juga.


Berbeda dengan Tuan Regan, Askiya merasa kehilangan saat mertuanya itu melepaskan ciuman mereka.


Askiya Cecep masuk kedalam pelukan mertuanya iya sangat malu sekali..


wajah nya sudah merah


Kenapa emm kelihatan nya kau kecewa


Tuan Regan' tersenyum menggoda Askiya.


Tak lama Tuan Regan meraih wajah Askiya


dan menatap nya..


Askiya papa ingin memberi tau sesuatu kepada mu,


Memberi tahu apa pa...


Tapi janjinya Taka membenci papa, setelah papa beritahu mu..

__ADS_1


terdiam sesaat..


Papa jatuh cinta pada Mu Askiya.


Askiya ingin bicara tapi ditahan dengan telunjuk papa mertua nya.


dengar kan papa dulu jangan di potong Syah!


Papa tidak tahu kapa perasan ini tubuh


mungkin saat papa pertama kali melihat senyum dan Tatapan matamu yang menenangkan.


Anggap saja papa sudah gila tau' pun Pedofil.


saat kamu di bawah ke Australia..


papa sangat merindukan mu hidup papa kesepian, walaupun ada anak dan istri papa


tatapi tetap saja aku kesepian.. Askiya


papa benar jatuh cinta pada Mu papa juga sangat sayang dengan mu Askiya. Papa sudah coba membunuh perasaan menjijikan ini. Benar yang Syah katakan Papa memang menjijikan


Askiya Merasakan pundak nya basah...?


apa papa menangis.


Pa- papa.. Jangan begini.. Maafkan perkataan As sebelumnya.. As tak bermaksud membuat papa sedih...


Syah.. papa harus bagaimana.. Melihat mu Dihina Abel, Papa seperti tak berguna melihat kau menangis.. Papa tau Selama papa dan Marcell atau pun Maria tidak berada di rumah..


Abel kerap menyiksa mu, merendahkan mu, dan kerap menjadi kamu seperti pembantu.


Papa tau semua.


Askiya mendengarkan mertuanya


langsung membulat kan matanya, bagaimana mertuanya itu tau' segalanya yang sudah ia tutupi ternyata ada yang tau.


Jangan pikirkan dari mana papa tau'..


Apa yang terjadi selama ini di mansion semua papa tau, Ditambah dengan kelakuan Marcell.


Papa pastikan Orang yang membuat mu menangis..


tangisnya mu akan berbalik pada mereka yang menghina dan mengkhianatimu sayang..


Sungguh Askiya terharu Iya baru Merasakan perlindungan yang sesungguh nya.


Menurut Papa As harus bagaimana mana..


jika As menangapi Perasaan papa


Apa as jadi wanita murahan yang merebut Suami orang dan parahnya dia adalah papa mertua ku.. Yang Masi mempunyai istri,


As juga masih seorang istri.


Askiya seorang istri dari anak papa..


Tidak kita bersama Pa.. walaupun Askiya Jadi janda sekalipun.


Regan' terdiam... kemudian ia berkata


Apakah kau mau tau satu rahasia.. yang papa sembunyikan hanya papa dan orang tua papa saja yang tahu semua ini dan Mama mertua mu juga.


Hening.....


Tak lama Askiya menganggukkan kepalanya nya' tanda Iya setuju.


Sebenarnya Papa Sama Mama' mertua mu..


Bukan sepasang suami istri, Abel bukan istri Papa.


Tuan Regan' bisa melihat' dimata Askiya, Askiya terkejut tapi ia bisa menutupinya..


Tuan Regan meraih tangan Askiya...


Papa mencintai mu Syah...


Mau kan Hadapi semua ini Bersama Papa..


Askiya meniti kan Air mantannya iya Masi tak mengerti dengan kenyataan ini.


Tapi bagaimana bisa papa.. Terus selama ini'


Papa dan mama, Mas' Marcell, Maria


Sebelum Askiya melanjutkan pertanyaan nya..


Tuan Regan langsung menahan bibir Askiya dengan telunjuk nya.. Agar tak meneruskan perkataannya


Sudah jangan dipikirkan..


papa janji akan cerita kan semua nya..


Tuan Regan' kembali memeluk Askiya iya membisikan sesuatu di telinga Askiya..


Setelah Kamu bercerai dari Marcell Dan selesai dari masa iddah mu.


papa akan menikah mu, dan Papa akan menceritakan semua yang kamu tida ketahui,


Papa mencintai mu Askiya Jangan pernah pergi lagi dari papa


cukup 18 tahun Syah' meninggal kan papa tidak dengan kali ini.


Bagaikan terhipnotis Askiya hanya bisa mengangguk.


Kalau boleh jujur As sangat nyaman dan hangat berada di pelukan Papa' batinnya


flashback Off.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2