
T**iga hari sudah Ramona dirawat di rumah sakit. hari ini Ramona sudah diperbolehkan untuk pulang.
Ramona ; Mas' Hari ini Mona sudah boleh pulang kan.
Marcell ; iya sayang hari mona nya Mas' sudah boleh pulang.
Marcell senang melihat Ramona kembali sehat..
Ramona ; Mas' selama Mona dirawat, Mona tidak pernah melihat Papanya Mas' Cell
buat jenguk Mona..
Marcell ; Emmm i-itu... papa lagi banyak pekerjaan di kantor dan juga ada masalah sedikit di perusahaan, jadi papa tidak sempat menjenguk mu. bohong Nya.
Ramona ; Oh.. begitu,
Orang tuan Mona tidak Taukan keadaan Mona sekarang. Mona harap mas tidak memberitahu mereka.
Marcell ; Kenap Tidak mau memberi tahu kan Orang tuamu sayang.. emm..
Ramona ; Mona tidak mau membuat mereka berdua khawatir sama Mona, jadi Mona minta Jang beritahu mereka..
Marcell ; Baiklah..
pasrah Marcell, niatnya pulang dari rumah sakit ia ingin mengabari orang tua Ramona., tapi Ramona tidak mengijinkan.
Tidak lama dering ponsel Marcell berbunyi.. Marcell langsung menerima panggilan telpon
Ternyata Pak Lan yang menghubungi.
memberi tahu kan kalau Pak Lan suda tiba di depan rumah sakit.
dan Marcell langsung mengajak Ramona untuk pulang.
*******
Di Mansion Tuan Regan.
Sedari tadi nyonya Abel sedang menelepon seseorang.
Nyonya Abel ; Sudah berapa hari ini' sudah ku pikirkan Aku kan menerima keinginan Regan' tidak ada salahnya Berumah tangga seperti tidak terlalu buruk.
Diseberang telpon ; Abel ini sudah Dua puluh tahun lebih..? mengapa baru sekarang kau mau menerima lamarannya...
Nyonya Abel ; Huu.. Kau tau sendiri Dulu aku menganggap dia seperti adik ku sendiri, tidak lebih.
seberang telepon ; Turus mengapa sekarang kau berniat menikah dengan Regan' Bukan nya.. Di kamus Nyonya Abel' tidak ada yang namanya pernikahan kecuali hubungan tanpa status...
Nyonya Abel ; Aku takut kehilangannya dia Maureen!, apa kau tau' aku merasa ada wanita lain yang hadir di hidup Regan' akhir akhir ini! aku merasa ia berbeda.
ya.. sedari tadi Nyonya Abel menelpon adalah Maureen' sahabat Abel dan Regan'.
Tapi apa Regan' membahas tentang pernikahan
kalian lagi.. sehingga kau berubah cara berpikir mu sehingga kamu mencoba untuk berpikir membina rumah tangga' Tanya Maureen
nyonya Abel ; Tidak ada semenjak aku menolak nya dan mengatakan cukup hanya hidup bersama tidak perlu ada namanya pernikahan, semenjak itu ia tidak membahasnya Lagi.
Ya Tuhan..... Abel dimana otak mu kau taru.. itu sudah lama sekali.. Dua puluh lima tahun Abel..
waktu itu Regan' masih seorang mahasiswa...
aku yakin sekarang Regan' sudah bosa dengan hubungan gila mu itu, ditambah lagi Regan' Masi gagah dan usia Nya Masi muda dibawa mu dan aku. Abel usiamu Sudah 50 dan Regan 46! Sebluma terjadi sesuatu.. mending kau menjaga Regan' jangan sampai ia Lepas dari mu...
Nyonya Abel ; Regan' tidak akan melepaskan aku karena aku yakin.. tidak Akan ada wanita menarik Dimata dan dihatinya.. kecuali nyonya Abel Anka..
Terserah kau saja lah...
Sekarang aku ada urusan di butik ku
lain kali saja kita sambung..
bay Abel
.
Bay Maureen..
Tut.tut..tu..t
Semoga perasaan ku' yang sala!
batinnya nyonya Abel
Tok... tok...tok
Nyonya Abel ; Masuk...!
Nyonya Tuan mudah Marcell dan nona Ramona sudah tiba. mereka sudah berada di bawah nyonya. kata Maid
nyonya Abel ; hemm sebentar aku turun kebawah.. dan Kamu siapkan makanan untuk menantu ku'.
Baik nyonya...
**********
__ADS_1
Di perusahaan Tuan Regan'.
Tuan 1 Jam lagi rapat akan dimulai..
Asisten Ricko' memberi Taukan.
Regan' Hanya menggunakan kepalanya saja.
Tuan Regan' ; Apa wanita itu telah keluar dari Rumah sakit..
Ricko. ; Iya tuan sekarang dia sudah Berada di Mansion.
Tuan Regan' ; Kau beritahu pada pengawalan di Mansion Jang sampai.mereka menginjak kaki mereka di kamar Syah ku dan selalu awasi mereka.
Ricko ; Siap Tuan'
Tuan Regan' melihat jam yang berada di pergelangan nya..
Tuan Regan' ; Kayaknya sudah waktunya..
Ricko' ; Iya tun Mari..
Regan' melangkah..
Batin Asisten Ricko' Tua seperti menjaga kamar itu untuk Malam' pengantin nya' bersama nyonya muda. Terus Masinon baru nya... untuk Apaan '..
Benar Ricko' Dan Mansion baru itu untuk Hadiah pernikahan Untuk Syah ku.
Tiba-tiba Tuan Regan' berkata.
glek..
Asisten Ricko' langsung menelan ludahnya
Dan berhenti melangkah
Tuan seperti cenayang,
batinnya.
Aku mendengar nya' Ricko'
*******
Mansion Tuan Regan'.
Mas kenapa kita pindah di kamar tamu mas...
Kemar Mas' Marcell di atas... Dua kali lipat lebih besar dari kamar Tamu ini. Ramona melas
Mas gak mau terjadi apa sama kamu dan calon anak kita.
Tapi kan Mas.. di mansion ini dilengkapi dengan life jadi gak masalah.
Sayang nurut sama Mas ya..
mau gak mau Ramona manggung
pintar benget si... Marcell mencubit hidung Ramona pelan.
Mas Ramona pengen Makan...
Alis Marcell terangkat.. bukan nya tadi sebelum masuk kamar mereka baru selesai makan.
Sayang kita kan baru selesai makan..
Mona pengen makan jambu kristal.. mas..
Marcell tau' sekarang Yang di alami Ramona ini adalah ngidam pertama nya..
Emm apa mona nya mas ini lagi ngidam
Ramona menggunakan kepalanya..
Baik' Mas' cari kan sekarang tunggu disini yah..
Tapi Ramona Langsung menahan lengan Marcell..
Mas Mona maunya Maria saja Nyang mencari nya... bukan Mas' Marcell, Mas disini saja biarkan Maria saja yang pergi cari.
Ramona dengan mata yang sudah berkaca-kaca.
Tapi sayang...
Mona mohon mas.. hiks.. Hiks..
Ramona sudah menangis'
Baik lah Mas suruh Maria yang mencari nya
Tapi janji jangan menangis lagi kasian anak kita bila ibunya menangis. Tunggu sini ya... Mas cari Maria dulu
Ramona mengiyakan..nya...
Setelah itu Marcell keluar untuk mencari Adiknya..
__ADS_1
Setelah kepergian Marcell..
Terlihat Senyuman miring' yang menghiasi bibir Ramona.
Rasakan kau Maria.. kau akan menjadi pembantu Mas Marcell dan juga jongos ku.
dengan senyum iblis nya.
******
Marcell mencari keberadaan Maria..
ia melihat Maria yang sedang bersantai di kolam renang yang berada di samping mansion ini.
ehemm... Marcell mendehe..
Maria tidak berbalik ia tau itu suara kakak nya
iya malas meladeni Marcell.
kau tak kuliah...
Basa-basi Marcell.
eemm
Hanya itu jawaban yang terdengar dari Maria..
Apa kau sedang sibuk.
tanya Marcell kembali..
Tidak.! jawab Maria.
Bisa bantu Mas.. Mas mau minta tolong.
Apa Maria mau menolong Mas'
Maria melihat wajah kakak nya yang melas..
Bantu Mas' cari kan jambu kristal..
Alis Maria mengerut.. Maria heran sejak kapan kakaknya ini suka' yang nama jambu.
Jambu..
ulang Maria
Gak salah sejak kapan Tuan Marcell suka jambu.
Apa semenjak Tuan mau ganti istri baru.
Apa yang Tuan Marcell gak suka jadi Tuan suka dan juga yang mas suka jadi mas tidak suka.
cecar Maria begitu Formal
Maria!!!
teriak Marcell' Marcell menggeleng Apa yang kau katakan Maria !
Mas hanya minta tolong' tolong Mas' buat cari kan jambu kristal. bukan buat Mbak Ramona mu. Marcell memberi tahu kan.
hahahaha...... terdengar tawa Maria, Maria merasa sangat lucu dengan perkataan kakak nya.
Apa katanya Mbak Ramona ku.. apa kakak nya ini masih waras..
lucu sekali pikir Maria
Aduuu Tuan Marcell...! lucu banget si..
sejak kapan aku mau dan setuju' Mak lampir itu jadi mbak ku . bagi Maria hanya ada satu mbak ku mas.. ya itu Askiya.. bukan pelacurnya Mas itu
Plak....
bunyi tamparan di pipi Maria yang dilayangkan
oleh Marcell.
Maria Ucapan mu sudah keterlaluan!!
Dia calon istri mas.. bisakah kau sopan sedikit. dan kau tau Ramona sedang mengandung anak Mas..! anak kandung Mas' kau dengar Maria..
Hormati Ramona. seperti Kau menghormati Askiya.
Heee.. Kau pikir aku Sudi menghormati wanita Mas itu.. dan mengakui anak mu itu keponakan ku' jangan mimpi..!! sampai mati pun Maria tidak Sudi punya keponakan dari wanita tidak tau malu itu.! Dan Jang harap Maria mau menuruti ngidam wanita Tak tahun malu itu'.. Maria Langsung melangkah meninggalkan Marcell..
Mari..!!! Ramona yang meminta mu untuk mencari kan ya Jambu itu'.
AKU!!! T I D A K P E R D U L I!! balas Maria.
Maria terus melangkah tak perduli dengan teriakkan Marcell.
Maria mengapa kamu tak kasihan dengan janin yang berada di perut Ramona... Janin itu' calo keponakan mu sayang.. ucap Marcell dengan derai air mata, yang membasahi pipinya
bersambung....
__ADS_1