
Semenjak kejadian saat itu Askiya Selalu menghindari suami nya, ia selalu beralasan ini dan itu.
Marcell juga saat ini menjadi bingung *mengapa istrinya menghindari nya semenjak mama nya pingsan. dan ini sudah lima hari berlalu, tapi mengapa istrinya tidak mau bicara dengannya...
dan sekarang ini Askiya masih berada dikamar mandi.
Sedang kan Marcell sedang menunggu Askiya keluar dari kamar mandi, Marcell duduk dipinggiran ranjang Meraka.. dia juga bingung harus menyampaikan Apa yang dia ingin sampaikan waktu itu yang sudah iya bicara kan dengan mamanya, ada rasa tak tega saat ini ia juga tidak mau terjadi hal seperti ini. ia juga Masi mencintai Askiya sampai saat ini.. tapi iya coba tepis jauh" perasaan itu. Yang terpenting sekarang adalah mamanya.
Tak lama terdengar pintu kamar mandi terbuka
Askiya keluar dia terlihat segar setelah mandi.
Marcell; As bisa bicara sebentar Ada Yang Mas mau bicarakan bisa kah As mendengar kan Mas dulu, dan juga akhir-akhir ini As menghindari Mas
Askiya tak menjawab pertanyaan suami nya dia hanya meremas baju nya dan menundukkan kepalanya.
Marcell; As apa dengar yang Mas katakan tadi Kenap As hanya diam .
Apa yang harus dibicarakan!!
tiba" Askiya bersurat dan mengangkat kepalanya menghadap suami nya Marcell, dengan Nada tinggi'
Apa Mas mau bilang menerima tawaran mama untuk menikah dengan anak teman nya mama.. lulu sudah air mata Nya yang sedari tadi ia tahan.. dan mas mau bilang kalau Mas Mau mencerai kan Askiya begitu.
Marcell membeku belum sempat memberi taunya, Askiya sudah mengatakannya, dari mana Askiya tau.. pikirnya
Marcel, Dari mana As tau semua nya Apa As mendengar nya...
Askiya mengangguk, glek Marcell merasa untuk menelan air liur nya saja sangat susah.
jadi Benar Mas akan menceraikan Askiya Mas tanya Askiya.
Marcell hanya terdiam Iya bingung harus menjawab apa.
jawab Mas Kenap Mas diam saja, jawab aku mas mengapa Mas sangat tega dengan As Mas.. Kenapa!! cuma karena aku belum mengandung Mas malah ninggalin As Mas, As juga Rindu Akan kehadiran bayi dengan tangisnya, mengapa mama dan Mas Cell tak bisa sabar menunggu!!
__ADS_1
Tiba tiba Askiya berlari menuju Kamar sang mertua meniggalkan kamar Yang selama setahun ini Askiya tempati bersama dengan Marcell..
Askiya lari tergesa.. setelah Sampai didepan kamar mertua nya ia mengetok pintu kamar nyonya Abel... Dengan tak sabar nya..
tok..tok.. tok..!!
Sedangkan dari dalam kamar Nyonya Abel Dengan kekesalan nya mendengar ketokan didepan pintu Yang tak sabaran untuk dibuka.
Nyonya Abel, siapa si Yang sedang mengetok pintu gak sabaran banget
klik.. suara kunci diputar, pintu telah terbuka terlihat menantunya yang Iya sangat benci.
Nyonya Abel; sedang apa kamu mengetok pintu kamar ku!! mengganggu saja.. Apa tidak ada kerja lain wanita mandul.. hina nyonya abel
Askiya; Mengapa mama mengatakan selalu As mandul mama..aaa trik Askiya didepan mertua nya.
jadi aku harus bilang apa nyatanya kamu sampai sekarang kamu tidak hamil hamil... wanita tak tau diri, kamu itu hanya membuat hidup anak ku dalam kesepian karena tak dapat anak dari kamu wanita sial!!!
dengarkan aku baik - baik, aku ibu dari Marcell Audero Zaidan, akan menaikan dia dengan anak dari sahabat baik ku..!! dan kau wanita tidak tau diri Marcell Akan meninggal kan kamu , begitu juga dengan suami ku Pasti dia akan setuju dengan rencana ku. dan kau Akan di tendang dari Mansion ini..!! Dengan amarahnya yang menggebu
*Askiya Merasakan sakit dihatinya" ia tak habis pikir mengapa Mama mertua nya sangat tega memisahkan ia dengan suami nya ..
Askiya; Mama tidak bisa lakukan ini semua kepada ku,,!!
Nyonya Abel, Mengapa tidak bisa.. kau tunggu saja nanti..
Dengan senyum sinis nya.. nyonya abel berlalu pergi.
Mengapa kamu mendatangi Kamar mama, *tiba-tiba Marcell sudah berada didekatnya..
Askiya berbalik kearah yang menegurnya
ternyata itu suara suami nya.. yang sedari tadi melihat perseteruan istri nya dengan mamanya
Askiya melihat suaminya dengan tatapan kosongnya..
__ADS_1
Askiya; Apa Mas mendengar apa yang dikatakan Mama mu Mas.. ia akan memuaskan hubungan kita.
iya.. jawab Marcell
dan Mas menyetujui nya.. apa benar itu..
hiks.. hiks..
Askiya menangis Dan berlalu pergi' tanpa menunggu jawaban suami nya, Askiya kecewa.. degan suami nya dan mama mertua, saat ini
*** prof. Askiya
Mengapa suami ku membuat aku kecewa
ya Allah Taba kan hati hamba ini jangan kau pisahkan hamba dengan suami hamba.
hamba sangat menyayangi suami hamba di dunia ini hanya suami hamba yang hamba punya..
***
Sedang Marcell saat ini sedang Berada dikamar .
Ia berdiri di balkon kamarnya dengan menghisap sebatang rokok..
Marcell sedang berperang dengan pikirannya, dia bingung antara istri dan mamanya.
setelah tadi iya menegur istri.. dan istri berlalu pergi begitu saja sebelum Marcell memberikan jawaban nya,
prof. Marcell
Aku sangat menyayangi mu Askiya..
tapi aku juga sangat menyayangi mama..
maaf kan aku sayang, aku Hanya ingin berbakti dengan orang tuaku...
__ADS_1
dengan menghembuskan asap rokok nya.... dan memejamkan matanya merasakan hembusan angin
Bersambung