Jodoh Perawan Tua

Jodoh Perawan Tua
Balas dendam


__ADS_3

"bunda, masak apa?" tanya alesha pada bundanya yang sudah sibuk di dapur sejak pagi


"mau masak ayam goreng tapi minyaknya habis, bisa bantu bunda ambil minyak di toko?" ucap bunda hana


"oke bunda, ayah kemana bun?" alesha tak melihat ayahnya dirumah


"ayah ada perkumpulan dengan teman pensiunnya, katanya ada yang mau diurus gitu" ucap bunda hana


"ya udah alesha ke toko dulu  bun, naik motor" ucap alesha berpamitan


ia menyahut kunci motor dan mengendarainya sampai ke toko bundanya yang tidak jauh dari rumah


"shaka kemana mba?" tanya alesha


"mba sasha kapan pulang?" tanya mba tika. "Mas shaka lagi ambil barang di toko satunya" jawab mba tika mba tika yang kerja di toko membantu bundanya


"semalam mba, aku mau minyak goreng mba. tadi di suruh bunda" ucap alesha


"ke dalam aja mba, saya layanin pelanggan dulu ya" ucap mba tika


alesha melihat toko yang sudah membuatnya menjadi seorang sarjana dan juga adiknya.


"mau cari apa mba?"



"kamu!!!" tunjuk  alesha pada wajah ravi yang membuat orang kesal


"ngapain disini? mau maling ya!!" alesha menuduh ravi


"jangan sembarangan ya!! Anda yang ngapain disini!" ucap ravindra tak terima dituduh maling


"saya mau ambil minyak, awas!!" ucap alesha tak mau peduli apa yang dilakukan orang yang sudah tak sopan memintanya membuatkan surat pernyataan


"ehhhh mba, bayar dulu!!! Mba!!" teriak ravi hingga membuat mba tika masuk untuk melihat


"ada apa?" ucap mba tika


"ini mba, orang ini ngga mau bayar! Mentang-mentang cantik dikira semua ini bisa gratis kali!" ucap ravi mengadu


"kamu nuduh saya!! Kamu tahu siapa saya?" ucap alesha tak terima


"saya tahu anda dulu atasan saya, tapi sekarang sudah berbeda! Jadi mba juga ngga bisa seenaknya sama saya!"


Terjadi adu mulut antara ravindra dan alesha yang saling tak mau dipisahkan dan mau menang keduanya


"kak!!" panggil shaka yang sudah kembali ke toko dengan membawa beberapa barang dalam kardus ukuran sedang


"ada apa ini?" tanya shaka yang mendengar keributan dan segera masuk untuk mengecek


"mba ini ambil minyak ngga mau bayar, malah nyolot!!" ucap ravi mengadu pada shaka

__ADS_1


"ckkk" shaka berdecak merasa kesal


"dia kakakku rav!" ucap shaka menjelaskan


"apa!!" ravi terkejut


Sementara alesha menyilangkan tanggannya di dada, dan melihat ravindra dengan tatapan mematikan


"kenapa mahluk ini bisa ada disini?" tanya alesha pada adiknya


"kak!" tegur shaka menengahi


Ravi yang merasa bersalah diam saja. diapun malu untuk meminta maaf yang memang tak pernah ia lakukan kepada orang lain


"ravi kerja disini kak mulai hari ini!" ucap shaka


"bodo amat!! Awaaasss!!" alseha mendorong shaka san ravi dan pergi meninggalkan toko


"maaf ya rav, kak sasha emang begitu sifatnya. Tapi hatinya baik kok!" ucap shaka pada ravi


"baik apanya!" gumam ravi


"apa rav?" tanya shaka


"iya keliatan kakakmu baik!" ucap ravi dalam hatinya tak terima


***


Dengan malas alesha menuruti bundanya.


[dek, pulang makan siang dulu]ucap alesha saat menelfon shaka


[iya kak bentar lagi, toko masih ramai] jawab shaka


Yang masih sibuk bersama ravi melayani para ibu-ibu belanja


Yang senang karena ada karyawan baru yang tampan dan ramah.


"bu hana anaknya sudah pada dewasa tapi ngga ada yang menikah ya!" ucap seorang ibu pada ibu lainya saat mengantri


"iya padahal cantik dan tampan tapi sepertinya menyimpang!" jawab ibu lainnya


"sudah jangan bergosip disini!" tegur lagi ibu yang baru saja tiba


Ravi yang mendengarkan obrolan para ibu-ibu merasa kesal. Kenapa bisa-bisanya ia menggunjing orang seenaknya


Saat mau ditegur shaka melarang ravi.


"biarkan saja! Ayo kita makan siang dulu. Nanti lanjut lagi!" ajak shaka


"saya makan disini aja sama mba tika dan pak karyo!" ucap ravi tak mau bertemu dengan alesha dan juga

__ADS_1


Ia tak enak jika makan bersama keluarga shaka


"nanti gantian, sementara kita makan pak karyo dan mba tika jaga toko


Setelah makan dan sholat gantian kita yang jaga toko!" jelas shaka


"ayo tunggu apa lagi!" ajak shaka lalu berapamitan pada mba tika


"saya ikut shaka!" ucap ravi juga pamit


"iyaa!!" ucap mba tika


"assalamualaikum!" ucap shaka dan juga diikuti ravindra


"walaikumsalam! Ayo makan dulu baru sholat berjamaah!" ucap bunda hana


Di meja makan sudah ada alesha dan juga ayah ruby


"pak!" sapa ravi


"iya sini duduk kita makan seadanya. Jauh dari orang tua pasti kangen masakan rumah!" ucap pak ruby


"iya pak terima kasih, saya sudah boleh kerja disini dan juga makan siang!" ucap ravi


Alesha mencibikan bibirnya betapa ia tak percaya pada ucapan ravi,


"sok akrab!" alesha bergumam namun tak ada yang mendengarkannya


"ayo makan, silahkan ambil mana yang disuka. Masakan kampung begini adanya!" ucap bunda hana


"ini apa bu?" tanya ravi pada salah satu menu masakan



"itu jengkol balado, cobain deh sedikit rasanya enak. Tapi ngga tahu cocok atau ngga dilidahmu!" ucap shaka


"mana mungkin anak kota doyan makanan kampung!" ucap alesha mengolok


"doyan kok, apa aja saya suka!" ucap ravi lalu ia mengambil beberapa potong dan mulai mencobanya


Ravi mengunyah dan merasakan sesuatu yang mulai aneh ia rasakan ditubuhnya.


"kenapa rav? Pedas!" ini minum!!" shaka memberikan minum


Namun wajah ravi memerah tubuhnya juga mulai merasa gatal


Ravi mulai merasa tubuhnya kebas. Dan


Brukkkk


Ravi terjatuh pingsan

__ADS_1


__ADS_2