Jodoh Perawan Tua

Jodoh Perawan Tua
jujur


__ADS_3


"saya sudah kirimkan beberapa file pak, salah satunya adalah jadwal bapak sampai satu minggu kedepan.


Dan siang nanti pertemuan dengan mp grup akan dilaksanakan.


"bu eva dan berkasnya sudah siap pak, mau berangkat jam berapa?" alesha menyampaikan hal yang perlu ravi lakukan sesuai jadwal yang sudah ravi setejui sebelumnya


Dan menyakan perihal keberangkatannya ke luar kota untuk menyiapkan akomodasi bosnya


"eva tak perlu ikut, kamu cukup tahu kota K jadi kamu saja yang ikut. Saya kasih waktu satu jam untuk bersiap dan saya tunggu di loby!


Kalai terlambat kamu berangkat sendiri dan harus tepat waktu untuk rapat. Dan membuat laporan menggantikan eva" ucap ravi tanpa mau dibantah


Tangannya mengibaskan pada alesha agar segera meninggalkan ruangannya dan melakukan perintahnya


"baik pak!" alesha patuh dan segera berkoordinasi dengan eva untuk menyiapkan berkas.


"kamu ngga pulang dulu sha buat ambil pakaian?" tanya eva


"ngga perlu, kalau dari nama daerahnya ngga jauh dari rumahku jadi aku cukup bawa diri aja!" ucap alesha


"oke semangat, maaf ya jadi merepotkan!" ucap eva menyerahkan berkasnya pada alesha


"santai aja! Kita kan tim!"


"kamu kenapa masih disini?" ravi keluar dari ruangannya dan menuju loby


"kan bapak belum berangkat. Jadi saya juga masih disini!" Jawab alesha menang telak


Ravi tak mau mendengarkan alesha sebelumnya.


"kita berangkat sekarang pak?" ucap alesha dengan nada sedikit meledek


"lebih cepat lebih bagus!" ucap ravi


"aku pergi dulu, sampai ketemu hari senin!" ucap alesha


"oke!" eva melambaikan tangannya


Betapa bahagianya akhir pekannya dengan bekerja tanpa tekanan wajah bosnya yang tampan namun galak


***


"kenapa ngga eva saja yang ikut pak?" tanya alesha saat berada di mobil bersama ravindra dan juga pak supir


"kamu bosnny?" tanya ravi


"maaf pak?" jawab alesha dengan mendengus kesal


Lalu ia bosan dan memainkan ponselnya


"sha!" panggil ravi


"tidur den!" ucap pak supir


"sudah biarkan saja pak!" ucap ravi


~kak, rapatnya di restoran aja ya! sekalian makan siang!~ravi mengubah tempat rapat yang semula di kantor menjadi tempat makan


Ia ingat alesha dan dirinya belum makan siang


~oke, biar sekretarisku saja yang reservasi~balas chiko


Kerjasama kedua perusahaan terjalin sejak kedua orang tua chiko dan ravi sama-sama menjadi pemempin perusahaan


Dan yang mempertemukan orang tua ravi juga berkat kerjasama itu


"bangun!! Atau mau saya panggilkan ambulan karena saya fikir kamu koma!" ucap ravi


"emmm maaf pak!" alesha tertidur dengan pulas


Menaiki mobil mewah yang tentu jauh dari mobil miliknya dan juga mobil ventaris kantor


"bawa berkasnya!!" ucap ravi melangkahkan kakinya lebih dulu masuk ke restoran

__ADS_1


Dan membiarkan alesha membawa berkas berat sendirian


"sini saya bantu!" ucap pria yang muncul dari belakang alesha


"kak chiko! bisa kebetulan banget!" ucap alesha


"mungkin takdir!" jawab chiko


"ayo masuk!"


"iya kak, terima kasih. aku ada rapat sama bos!" ucap alesha


"ravindra?" tanya chiko


Alesha mengangguk "kok kakak tahu?"


"saya clientnya!" ucap chiko


Menghampiri ravi yang sudah duduk menunggu asistennya


"biar saya aja kak" ucap alesha mengambil alih berkasnya


"kak?" ucao ravi


"ayo kita mulai, saya sibuk!" ucap chiko


"sha!" ucap ravi meminta berkasnya agar diberikan pada chiko


"saya mau penambahan personil untuk security khusus.


Untuk pembebasan lahan kakek yang cukup sulit karena entah dari mana warga memiliki sertifikat palsu dan berdemo agar tak ada pembangunan disana!" ucap chiko memulai rapat


"harga tiap personil khusus naik per tahun baru nanti! Usahakan pelaksanaaanya tak sampai dengan tahun baru. Karena bias saya kekurangan personil khusus! Dan juga mengurangi biaya pembangunan yang akan berlangsung" ucap ravi


"baiklah. Akan segera tina buatkan jadwal mulai pembangunan.


Dan juga ada beberapa personil yang resign jadi kirimkan segera data terbaru yang akan menggantikan


Atau saya putus kontrak kerjanya!" ucap chiko


"mau buat perusahaan omnya bangkrut!!" ucap ravi yang tak tahan bersikap formal


Tina dan juga alesha merasa bingung


"oke, lanjutkan makan malam! Dio lagi dikantor jadi kakak duluan!" ucao chiko berpamitan


"kakak?" ucap tina dan alesha


Bersamaan


"kenapa?" tanya ravi


Keduanya menggeleng


"ayo tina!" ajak chiko pada sekretarisnya


"sha, kalau senggang kita liburan sesuai yang saya bilang waktu itu!" ucao chiko sebelum pergi


"nanti aku kabarin kak, salam buat dio!" ucap alesha


Chiko mengangguk


"kak?" ucap ravi


"kamu kenal dio dan kak chiko?" tanya ravi lagi


"bapak penasaran dengan kehidupan pribadi saya?" tanya alesha pada ravi


"tentu tidak, saya antar kamu pulang!" ucao ravi beranjak dari kursinya


"ngga usah pak, saya tahu kok jalan pulang. Saya bisa sendiri!" ucap alesha


"jangan Gr saya mau ketemu shaka. Jadi sekalian angkut kamu!" ucap ravi


Lalu melemparkan kunci mobil dan meminta agar alesha yang membawa mobilnya

__ADS_1


"pak langsung ke hotel aja, ini ongkos naik taksinya untuk makan dan kamar saya sudah pesan!" ucap ravi mengeluarkan uang lima lembar ratusan ribu


"baik den!"


"ayo jalan!" ucap ravi


******


"assalamualaikum bunda!" alesha dan ravi tiba dalam waktu perjalanan lima belas menit daru rumahnya


"walaikumsalam, anak bunda pulang! Loh ada nak ravi ayo masuk?" ucao bunda hana


"shaka, ayah ada ravi sama alesha!" panggil bunda hana pada anak dan suaminya


"iya bun!" shaka yang sedang makan siang menemui ravi


"sudah makan? Kita makan bersama ayo!" ajak shaka


Kebetulan tadi ravi dan alesha tak sempat makan di restoran


"udah ayo jangan malu-malu!" ajak bunda hana


Ravi patuh dan ikut makan siang bersama


"enak makanannya?" tanya bunda hana melihat ravi lahap


"iya bu, bikin kangen masakannya. Tak ada yang seenak ini!" puji ravi


"bun tolong buatkan kopi ya?" pinta ayah ruby


"kita ngobrol di taman belakang saja yang adem banyak pohon!" ajak ayah ruby


Alesha membantu bunda hana membuatkan minuman untuk para pria. Dan ikut bersama bundanya bergabung


"gimana kabarnya nak ravi?" tanya ayah ruby memulai pembicaraan


"baik pak, maaf dadakan saya berkunjungnya!" ucap ravi


"sha, kok bisa bareng ravi. Katanya lagi meeting sama bos?" tanya ayah ruby


Nampak jelas perasaan senang ravi mau berkunjung ke rumahnya.


"dia bosnya!!" ucap alesha dengan menunjuk pada arah ravi


"maksudnya?" tanya shaka


"emang ngga paham selama ini kalian dibohongi. Dia sekarang bosnya sasha!" ucap alesha


"rav maksud alesha apa?" tanya ayah ruby


Suasana nampak tegang "sebelumnya saya minta maaf pak, bu, shaka.


Hari ini saya datang untuk melepas rindu dan juga menjelaskan semuanya!"


Semua mendengarkan ravi dengan serius


"kamu mapia? Atau buronan?" ahhh tapi sekarang bos!" ucap bunda hana bingung


"saya tetap ravi bu, saya sebelumnya menjalalani proses atau bisa dibilang hukuman dari ayah saya karena kelakuan saya dulu.


kenapa saya bisa jadi atasan alesha. Maaf mba alesha


Karena perusahaan tempat mba alesha kerja milik ayah saya. Dan saya hanya bertuga menggantikan pekerjaanya bukan pemiliknya!" ucap ravi


"jadi selama ini kamu bohong?" tanya shaka


"saya ngga bohong, hanya ayah saya tidak kalau saya menggunakan nama keluarga untuk lulus kuliah dan menjalani hukuman itu. Maaf saya membuat tak nyaman!" ucap ravi


"pantas saja tak mau dibayar pas magang di toko!" ucap shaka


"bagaimana bun, ayah, shaka?" tanya alesha iya berharap ravi dimarahin atau di ceramahin lalu alesha akan mengadu jika ia dikerjai oelh ravi


"apanya? Ya mau diapakan. Memang itu kehidupannya dan selama ini juga tidak merugikan kita.


Benarkan?" tanya ayah ruby

__ADS_1


"setuju!!!" ucap bunda hana dan shaka


Ravi nampak senang sebaliknya alesha kesal


__ADS_2