
"week end tiba!!" ucap alesha dengan semangat artinya ia bisa pulanh ke rumah orang tuanya
Ia mengingat sesuatu" mer, besok pada berangkat jam berapa?" tanya alesha pada meri
Mengenai undangan pernikahan
"pagi bu, acaranya sampai sore aja selesainya!" jawab meri
"oke kita ketemu ditempat ya besok!" ucap alesha
"ibu datang? Iya bu besok kita ketemy ditempat, mera, toni sama oki juga datang!" ucap meri
"iya, ya sudah saya duluan ya!" ucap alesha
Alesha tak langsung pulang ke kostnya
ia mampir kesebuah butik dan memilih beberapa baju dan juga dress.
Sudah lama ia tak memikirkan penampilannya karena sibuk dengan pekerjaan
Selesai dengan pilihan bajunya alesha datang ke klinik kecantikan untuk perawatan.
Meski usianya kepala tiga namun tak nampak karena ia rajin untuk menyisihkan uang gajinya untuk perawatan wajahnya
~dek, besok bisa jemput kakak?~ alesha mengirimkan pesan pada shaka
sembari menunggu alesha membuka akun sosmednya
Ia nampak kesal karena melihat postingan sylla san pasangannya yang sangat romantis.
Flashback on
"sha, benarkah kamu menyukaiku?" tanya aska
alesha dengan malu-malu ia mengangguk mengakui perasan yang cukup lama ia pendam
Dan ia berani karena kedekatannya dengan pujaan hatinya tak sebatas teman biasa
"iya kak!" jawab alesha
"sha, maaf kalau kebaikan dan hubungan kita selama ini membuatmu merasa kita ada hubungan spesial.
Sha saya suka sama teman satu kelasmu,
dan kami baru saja jadian!
Jadi saya harap kita tak terlalu dekat lagi!" ucap aska
"saya harap kamu jauhi pacar saya mulai sekarang!" ucap sylla dengan sombongnya
__ADS_1
Para mahasiswa yang melihatnya menjadi tertawa dan ada juga yang kasihan melihat alesha.
Gadis yang lugu dan pintar yang banyak di dekati hanya untuk dimanfaatkan
alesha berlari dengan derai air mata, rasa malu dan sakit hati yang membuatnya hampir saja tak mau melanjutkan kuliahnya
Jika bukan karena dukungan bunda dan ayahnya.
Flashback off
~bisa kak, besok aku ada seminar di kota K, jadi bisa sekalian jemput!~ balas shaka
~oke!~
Alesha melanjutkan kegiatan memanjakan dirinya
******
sabtu pagi, alesha terbiasa bangun pagi melakukan ibadahnya
Lalu melakan olah raga simple dalam kamar kostnya,
Alesha yang tak pandai memasak. Terbiasa membeli makan di warung atau rumah makan sekitar kostnya
karena akan berangkat ke pesta ia bersiap dan make up ala dia sendiri
lalu pergi ke tempat acara
"kalian sudah dari tadi?" tanya alesha
"baru bu,
Ibu cantik sekali berbeda saat dikantor!" ucao meera
"jadi menurutmu kalau dikantor saya jelek?" ucap alesha dengan menatap meera
"bukan bu, maksudnya beda karakternya aja. Ini kayak idol-idol korea gitu!" ucap meera
"Kalau di kantor kaya apa?"
"maksud merra dikantor cantik, inu lebih cantik lagi gitu bu!" meri menyelamatkan meera yang bicara asal
"hahaha, kalian tegang sekali,
Udah ayo masuk! Keburu makanannya habis!!" ajak alesha
Di tempat lain
__ADS_1
"seminar hari ini selesai, untuk peserta yang mengambil sertifikat silahkan ke bagian kanan saya.
Dan terima kasih untuk materi yang dipaparkan oleh pak shaka!" ucap seorang moderator
Shaka tersenyum dan mengangguk, ia melihat jam di tangannya menunjukan pukul sebelas siang. Dan sebentar lagi harus menjemput kakaknya
shaka melangkahkan kakinya keluar ruangan
"kak Shaka!!" panggil suara wanita
Shaka menoleh maencari seseorang yang memanggil namanya
"citra! Ngapain disini?" tanya shaka
"kangen kakak!" canda citra dengan senyuman manisnya
"jangan sembarangan! Saya serius!!" ucap shaka
"mau dong diseriusin kak!" ucap citra lagi
"maaf kak, bisa ngobrol sebentar?" tanya citra
Shaka menimbang dan "oke, kita cari tempat makan!" ucap shaka
Keduanya beriringan berjalan ke restoran yang ada di gedung yang sama
"satu kopi hitam, jus alpukat satu sama kentang goreng itu saja" ucap shaka
"baik pak!"
"kak! Jus alpukat buat aku?" tanya citra
"ohh, iya maaf saya lupa. Kamu mau pesan apa saya pesankan lagi!" ucap shaka
"engga!! Itu aja. Itu aku suka!" ucap citra
Shaka kembali duduk dengan canggung. Sudah sekian lama keduanya berpisah namun masih saling mengingat makanan kesukaanya
"mau ngobrolin apa ra?" tanya shaka
"kakak kerja dimana sekarang? Kak chiko bilang sudah resign dari perusahaan!" ucap citra
"masih sama, jualan di toko bunda!" jawab shaka
citra terdiam "kakak ada janji?" tanya citra melihat shaka gelisah
"iya saya harus jemput kak alesha! Maaf ya. Lain kali kita ngobrol lagi!" ucap shaka
Yang bahkan kopinya belum diminum
__ADS_1
Ia kekasir dan membayar lalu meninggalkan citra demi ke amanan hatinya
"kenapa terus menghindar kak, bahkan minuman kesukaanku saja tak hilang diingatanmu!" ucap citra