
Waktu istirahat
"Mo ke kantin ga?." Tawar Tasya.
"Ga usah sya, gw masih lemes." Ucap Fina.
"Sayang...!!" Pekik Aldi dari pintu.
"Sayang kamu sakit?." Tanya Aldi yang sudah di depan Fina.
"Al, gw mau ngomong sesuatu." Ucap Fina.
"Loh kog Lo gw sih?." Tanya Aldi heran.
"Gw mau, hubungan kita selesai di sini." Ucap Fina dengan wajah lemas nya.
"Wait wait waitttt.. ada apa nih? Kamu ga apa apa kan yang?." Tanya Aldi sekali lagi.
"Aku mau kita putus." Ucap Fina sekali lagi.
"Kenapa yang?. Kita udah pacaran 2 tahun lebih. Kenapa tiba tiba ngajak putus? Apa aku salah? Oke kalau aku salah aku minta maaf ya sayang.. " ucap Aldi tanpa henti.
"Kamu ga salah, aku yang salah. Aku salah karena membuat kamu mencintai ku." Ucap Fina.
"Sayang, kamu tau ga aku kesini itu mau ngajak kamu buat ketemu sama keluarga aku Minggu depan. Tapi, kenapa kamu minta putus?." Tanya Aldi terheran heran. Dan tanpa, Fina sadar i ia meneteskan air mata. Begitu pula dengan Aldi yang mata nya sudah berkaca kaca.
"Al, aku mohon ngertiin aku. Aku ga bisa lanjutin hubungan ini lagi." Ucap Fina dengan tangisan kecil.
"Dan aku ga bisa ngelepasin kamu gitu aja?." Ucap Aldi yang kini meneteskan air mata.
"Gw harus ngomong apa biar Lo mau putusin gw?!" Tanya Fina kesal.
"Ngomong kalau Lo punya pacar baru." Ucap Aldi secara tiba tiba
"Iya gw punya pacar baru! Puas?!" Ucap Fina tegas.
"Dan jangan tanya ke gw siapa pacar baru gw. Itu bukan urusan Lo. Dan gw mohon Lo pergi dari sini." Ucap Fina tegas.
Aldi yang sudah tak bisa berbuat apa apa dia mulai beranjak meninggalkan meja Fina.
"Tunggu, terimakasih atas semua hal yang udah kamu berikan buat gw. Semoga Lo dapet cewek yang lebih baik lagi daripada gw." Ucap Fina sesaat sebelum Aldi benar benar pergi dari kelas Fina.
__ADS_1
Di sisi lain Hendry yang mengetahui hal itu dari mata mata nya yang berada di kelas Fina. Ia segera menuju ke kelas Fina.
"Bentar bentar gw harus cari alasan dulu.. ah oke. Sip." Gumam nya.
Tok.. tok.. tok..
"Permisi" ucap Hendry.
"Maaf ganggu, cuma mau ngasih tau untuk anak Pramuka hari ini di liburkan dulu ya." Ucap Hendry yang menggunakan alasan tersebut agar bisa ke dalam kelas Fina.
Di sana tampak Fina masih menangis. Dan di dampingi Tasya sang sahabat. Tasya mencoba menenangkan Fina agar tak menangis.
"Oh ya, Tasya." Panggil Hendry.
"I iya kak?" Jawab Fina kaget.
"Ini ada titipan dari guru bahasa Prancis." Ucap Hendry.
"Fina?" Panggil Hendry kecil.
"Iya kak?." Jawab Fina dengan segera menghapus air mata nya.
"Jangan nangis lagi ya. Ini ada titipan dari guru." Ucap Hendry memberikan surat kepada Fina.
Setelah itu Hendry pun pergi meninggalkan kelas Fina.
Isi surat Fina.
"Udah jangan nangis lagi, kalau mau nangis lanjut di rumah aja. Tuh anjing depan komplek pada ketawa liat ingus mu."
Seketika membuat Fina sedikit tertawa.
"Fin, gw dapet beasiswa les bahasa Prancis Fin. Yess akhirnya impian gw buat ke Paris bisa tercapai." Ucap Tasya kegirangan.
"Heheh, selamat ya." Ucap Fina sembari menghapus air mata nya.
"Trus isi surat Lo apa?." Tanya Tasya
"Oh ,ini daftar tugas yang harus gw kerjain kan Lo tau sendiri gw ketinggalan kelas beberapa kali." Ucap Fina berbohong.
"Mau pinjam buku gw?." Tawar Tasya.
__ADS_1
"Emang Lo udah?." Tanya Fina.
"Heheh belum sih, siapa tau ye kan Lo mau ngerjain sekalian tugas gw." Jawab Tasya
"Pantat mu sariawan! Enak aja." Ucap Fina yang kini sudah tersenyum.
"Nah gini kan enak.. jangan nangis lagi ya Fin.. " ucap Tasya.
"Kalau gw boleh tau kenapa Lo putus sama Aldi?." Tanya Tasya.
"Tapi, Lo jangan kasih tau siapa siapa ya." Ucap Fina pelan.
"Oke."
"Dan Lo ga boleh sakit hati sama gw."
"Sebenarnya gw, udah nikah." Ucap Fina.
"HAAAAHHH?!!!" Pekik Tasya terkejut
"Pelan pelan Bego!" Ucap Fina kesal.
"Hah yakin, sama siapa?" Tanya Tasya.
"Sama kak Hendry. Gw di jodohin sama Daddy." Ucap Fina.
"Anjir cowok incaran gw udah sold out." Ucap nya kecewa.
"Lo ingat waktu gw di suruh balik ke Bulgaria, ternyata waktu itu gw di jodohin sama kak Hendry." Ucap Fina.
"Gw yakin, apapun itu semoga itu yang terbaik buat Lo. Gw juga ga kecewa kalau kak Hendry harus di takdirkan buat menua sama Lo."
"Dan gw mau berterimakasih karena Lo masih percaya sama gw dengan Lo ngasih tau kebenaran itu." Ucap Tasya.
"Thanks berang berang." Ucap Fina memeluk Tasya.
"Enak aja berang berang. Di kira gw tikus?!." Jawab tasya dengan gela tawa.
"Canda bodoh!" Ucap Fina memukul pelan lengan Tasya.
To be continued
__ADS_1
*1000 kepercayaan dapat hancur hanya dengan 1 kekecewaan* ~Notme5555