Jodoh Pilihan Daddy

Jodoh Pilihan Daddy
Jodoh Pilihan Daddy 12


__ADS_3

Ke esokan pagi nya di sekolahan


"Good Morning student" sapa guru bahasa Inggris


"Good morning sir."


"Today we hve guests from abroad to help us learn in English. And of course he will also share a little of his experience with all of us."


"Yes sir."


"Please come in."


"Hallo, Good Morning everybody." Sapa laki laki dewasa tersebut.


"My name Is, Yudho. I'm from America. I can speak a little Indonesian because my mother is Indonesian." Sambung nya.


"Good morning too you Mr Yudho. An nice to meet you."


"All right, does anyone here speak English?..." tanya Mr Yudho.


"Fina sir." Ucap salah satu siswa.


"Fina?"


"I'm sir." Jawab Fina dengan mengangkat salah satu tangan nya.


"Where do you come from??.." tanya Mr Yudho.


"I was born in Bulgaria. But, my daddy is American and my mommy is Indonesian. " Jawab Fina.


Setelah beberapa lama pembelajaran bersama dengan tamu undangan tersebut. Berbunyi lah bel istirahat.


"I'm very happy to get to know you fina." Ucap Mr Yudho.


"Me too sir."


"Papa." Panggil Aldi dari seberang.


"Hah? Papa?" Gumam Fina heran.


"Oh my son. Come here please." Ucap Mr Yudho memanggil Aldi.


"Papa, how are you today?" Tanya Aldi.


"I'm very fine, and you? Where your girlfriend? Didn't you promise to get to know him, right?" Ucap nya yang membuat Fina sedikit takut.


"She is beside papa." Ucap Aldi melirik Fina.


"Oh, your is girlfriend my son? Really?." Tanya Mr Yudho.


"Yes sir, but now we've broken up. "Ucap Fina.


"Then I'll excuse me. " Ucap Fina lalu pergi.


"Tu manusia udah gw bilangin putus ya putus masih aja di bilang pacaran. Mana sama bokap nya lagi. Emang minta di tumbuk tu bocah." Gerutu Fina kesal.

__ADS_1


"Auchh.." tanpa sengaja Fina menabrak seseorang.


"I'm sorry." Ucap Fina sebelum melihat siapa yang ia tabrak.


"Mikirin apa?." Tanya Hendry.


"Kakak?." Ucap Fina kaget.


"Gak ada.." sambung nya kesal.


"Ngomong aja, komuk mu itu loh bikin anjing diare." Ledek Hendry.


"Au ah .. " ucap Fina kesal.


Ia kemudian berjalan menuju kantin dengan perasaan yang kesal.


Tentu saja di ikuti oleh Hendry.


"Gak usah di tekuk itu wajah nya. Udah jelek jadi tambah jelek.. " ucap Hendry bercanda berharap Fina akan tersenyum.


"Biarin aja. Jelek jelek gini juga udah sold out." Ucap Fina.


"Ya udah sini duduk, nih." Ucap Hendry mengajak Fina duduk dan memberikan kotak makan.


"Gak, itu kotak makan kakak." Ucap Fina kesal.


"Siapa yang bilang?." Tanya Hendry.


"Aku lah."


"Ini kotak makan kita berdua. Tadi di siapin pelayan di rumah buat jaga jaga kalau kita laper." Ucap Hendry sembari membuka kotak makan nya.


"Laper Bu?." Tanya Hendry.


"Gak, tapi laper banget." Ucap Fina kesal.


"Ya udah sok atuh di habisin biar cepet gede." Ucap Hendry.


"Di kira aku anak kecil lagi?." Ucap Fina yang masih sibuk mencomoti makanan nya.


"Kakak juga makan, bukan kah ini makanan kita berdua." Ucap Fina menyodorkan sandwich ke arah Hendry.


Hendry tidak menerima sandwich tersebut. Namun, langsung memakan nya dari tangan Fina.


Jantung Fina berdegup dengan kencang lantaran Hendry makan sandwich dari suapan nya.


Memang itu yang Fina harapkan.


"Ih tu tu lihat, Gilak so sweet banget.." ujar beberapa siswa yang berada di kantin melihat Fina dan Hendry.


"Ekhem ekhem.. pak buk kalau mau main romantis romantis an jangan di tempat umum atuh.. bikin orang iri aja. Sini setan temenin." Ucap Tasya yang datang entah dari mana.


"Iya dia udah aku kasih tau." Ucap Fina setelah melihat mata Hendry yang menunjukan tanda bertanya kepada Fina.


"Eh Lo kenapa ke sini sih setan? Gangu orang aja deh." Ucap Fina kesal.

__ADS_1


"Mon maap nih ye Bu.. apa kagak bintit an yu mata para cewek cewek neggok anda mesra mesraan sama kak Hendry.. menciut ginjal mereka karena iri." Ucap Tasya menggoda Fina.


"Terserah lah, toh dia juga suami gw." Bisik Fina di telinga Tasya.


"Eh eh eh.. iya deh, ngalah aja sama yang udah sold out." Ucap Tasya seketika membuat Fina dan Tasya tertawa.


"Akhemm uhuk.. uhuk.." Fina tersedak.


"Makanya kalau lagi makan ga usah ketawa." Ucap Hendry membuka kan botol air minum.


"Nih, pelan pelan minum nya." Ucap Hendry memberikan air kepada Fina.


Fina dengan segera minum air tersebut.


Betapa malu nya dia harus tersedak di depan suami nya sendiri..


"Habisin tinggal dikit."ucap Hendry melirik kotak makan hanya tinggal setengah potong sandwich.


"Gak mau udah kenyang." Ucap Fina. Sembari menutup botol nya.


"Suapi." Ucap Hendry lalu membuka mulut nya.


Fina dengan gugup mengambil sandwich yang berada di kotak makan lalu menyuap kan nya kepada Hendry.


"Anjir romantis banget sih ni dua manusia." Gumam Tasya.


....


Di kelas.


"Cie cie yang tadi habis makan bareng sama kakak kelas." Goda teman teman nya di dalam kelas.


Namun tak di gubris Fina. Fina tipikal orang yang tidak mau menggubris hal yang tidak masuk akal menurut nya.


"Guys,.. jamkosss." Ucap salah satu teman Fina.


"Woii asikk jamkoss.." teriak satu kelas Fina.


"Kelas kita doang apa sama kelas lain?." Tanya Tasya.


"Semua kelas 10 Lal 2LOL" ucap teman nya.


"Wihh mantap, tidur yokkk.." ajak Tasya dengan suara keras.


"Nah bener tu tidur. Ntar gw cariin selimut sama papan nama." Ucap Fina menggoda Tasya.


"Itu nama nya tidur abadi Wak." Ucap Tasya kesal tapi, juga tertawa.


"Lo kerjaan nya tidur Mulu ngerjain tugas tu." Ucap Fina.


"Lo kerjaan nya nugas Mulu, tidur tuh.." ucap Tasya balik.


"Dasar.." decik Fina.


"Oh ya Fin, kapan kapan ajak gw ke rumah Lo dong.. " pinta Tasya.

__ADS_1


"Eum, nanti gw izin dulu ya." Ucap Fina.


"Okay deh.. "


__ADS_2