Joker The Confidence Man

Joker The Confidence Man
Bab. 12 Sayu?


__ADS_3

Hari sudah menjelang sore, jam menunjukkan pukul 1 siang.


Kaye yang mencari Diyo di Skotlandia menggunakan kereta sudah tiba disana, namun tidak menemukan keberadaan Diyo disana.


Tidak lama setelah Kaye sampai di Skotlandia tiba-tiba dia menerima pesan dari kantor kepolisian di London, pesan itu bertuliskan.


"Saya tidak ada disana"


Langsung menyadari bahwa pesan itu dari Diyo membuat Kaye sangat marah karena sudah dipermainkan langsung bergegas kembali ke London.


Sedangkan Diyo sedang kebingungan apakah dia akan melakukan cara yang tertulis di surat itu atau tidak.


Diyo juga sangat khawatir pada Sayu yang ada di Jakarta namun dia sudah tahu jika Sayemi ke Inggris maka Sayu akan dititipkan pada Refa yang membuatnya tidak terlalu khawatir.


Karena Diyo sangat percaya pada Refa yang sudah menjadi sahabatnya sejak SMA.


Beralih ke Refa yang sebelumnya pingsan di depan bangunan tua yang roboh(hancur), tiba-tiba terbangun di sebuah rumah biasa yang sangat asing baginya.


"Ini dimana?"


Terdengar suara sepatu kulit yang sedang mendekati Refa.


"Oh sudah bangun"


Terkaget karena orang yang datang itu ternyata Budi, Refa dengan spontan berterima kasih pada Budi karena telah menyelamatkannya saat pingsan tadi.


Menghiraukan terima kasih dari Refa, Budi terlihat sangat marah kepada Refa.


Mengetahui kemarahan dari Budi karena dia sudah membuat Sayu sampai diculik Refa langsung meminta maaf kepada Budi dan berjanji akan membawa pulang Sayu kembali.


Budi yang binggung apa yang dibicarakan oleh Refa mulai menjelaskan kenapa dia marah.


Ternyata Budi sangat takut bukan marah, dia takut pada Sayemi.


Terutama saat Sayemi marah maka saat itulah Budi merasa sangat terancam kehidupannya,sebab Sayemi pernah mematahkan tangan dari sepupu perempuan Budi karena menganggap Budi selingkuh.


Mendengar kengerian dari Sayemi membuat Refa semakin gelisah dan takut jika dia tidak bisa membawa pulang Sayu sebelum Sayemi kembali ke Jakarta.


Akhirnya mereka berdua(Refa dan Budi) berkerja sama untuk membawa kembali Sayu yang diculik.


Untuk permulaan Refa menyarankan untuk menemukan Dami dan Farjan terlebih dahulu karena Farjan dapat memeriksa kamera cctv yang ada dekat bangunan tua itu untuk melihat muka dari si pelaku.


Dami memiliki kemampuan bela diri setara dengan sabuk hitam di taekwondo yang dapat melindungi Farjan.

__ADS_1


Menerima saran dari Refa mereka berdua langsung bergegas mencari Dami dan Farjan, untungnya saat Dami dibawa dia masih membawa ponsel nya yang membuat Budi bisa melacaknya.


Namun saat ponsel Dami dilacak ponsel nya ada di dalam rumah Refa, mengetahui hal itu membuat Refa kebingungan.


"Rumah ku?! apa maksudnya ini? Dami ada di rumah ku?"


Budi yang tidak bisa berlama-lama langsung menyalakan motornya.


Masih dalam keadaan yang sedang kebingungan Refa ikut Budi menaiki motornya dan dengan laju nya menuju ke rumah Refa.


Sesampainya disana Refa semakin binggung karena hanya ada ponsel Dami yang ada disana sedangkan keberadaan dari Dami tidak ada disana.


Tiba-tiba ponsel dari Dami berbunyi yang menjadi tanda ada orang yang menelpon.


Nomor yang menelpon merupakan nomor yang tidak dikenal, Refa yang sadar itu dari si pelaku langsung mengangkatnya.


"Halo? apa Dami dan Farjan ada disana?"


Setelah Refa menanyakan itu terdengar suara yang kecil namun suaranya sangat asing ditelinga Refa.


"Presdir 3546..."


Itu merupakan suara dari Dami dengan nada yang berat.


Refa tanpa basa basi menerima syarat itu dan menentukan tempat penukaran yang ada di pelapuhan dekat bandara(pelapuhan yang berbeda saat melawan Suradji) pukul 3 sore nanti.


Dengan begitu telponan itu langsung tertutup, Budi yang bingung kenapa Refa tanpa memikirkan apapun langsung menerima syarat itu.


"Kata-kata dari Dami tadi adalah sebuah kode"


"Kode?"


Kode nya adalah 3546 dengan suara berat.


3 Berarti Semuanya baik-baik saja.


5 Merupakan sebuah kode untuk meminta Refa menuruti semua permintaan si pelaku.


4 Isyarat untuk Refa bahwa si pelaku menggunakan senjata tajam.


6 Di hotel.


Sedangkan suara berat mendeskripsikan bahwa Dami akan tidak bisa menyelesaikan masalahnya sendiri tanpa bantuan Refa.

__ADS_1


Walaupun Refa dan Dami tidak memiliki kejeniusan dan kekuatan bela diri seperti Diyo mereka berdua tetaplah Confidence Man yang sangat terampil(hebat) masalah seperti penculikan bisa mereka selesaikan.


Jam sudah menunjukan pukul 3 dan rencana menyelamatkan Dami,Farjan dan Sayu dimulai.


Pertama Refa akan mengikuti semua perintah dari si pelaku sedangkan Budi akan pergi ke hotel yang dimaksud oleh Dami dimana hotel adalah hotel yang sangat dekat dengan bangunan tua yang roboh sebelumnya.


"Dami tunggu saya ini akan segera selesai sedikit lagi"


Kedua dengan mengikuti semua perintah dari si pelaku Refa mengambil uang 10 miliar yang ada dimobilnya dan berniat untuk memberikan uang itu pada pelaku yang sudah ada didepan matanya bersama Dami dan Farjan.


Ketiga Budi yang sudah menemukan Sayu di hotel itu dan langsung melaporkan ke kepolisan ada penculikan terjadi di pelabuhan tempat Refa dan si pelaku melakukan pertukaran itu.


"Sayu...syukurlah(untunglah) kau selamat"


Ke-empat si pelaku yang sudah menerima uang 10 miliar itu pergi dari pelabuhan dan setibanya polisi di pelabuhan itu,Refa melukai tanganya sendiri dan berteriak pelakunya lari ke hotel dekat bangunan tua yang roboh menggunakan mobil Refa sambil melambaikan menggunakan tanganya yang berdarah itu.


Karena itu polisi lainya langsung bergegas mengejar pelaku utamanya sedangkan sisa polisi nya mengamankan Dami dan Farjan yang sedang pingsan.


Pelaku itu yang sudah tiba di hotelnya terkaget karena Sayu sudah tidak ada disana dan mendengar suara polisi dari kejauhan,si pelaku berlari kembali keluar dari hotel berniat pergi dari sana.


Namun Budi sudah menunggu si pelaku didepan pintu mobilnya sambil merekamnya,si pelaku yang merasa terancam menghenuskan pisau nya kemudian berniat menusuk Budi yang ada didepan.


"Pergi kau dari hadapanku!!"


"Bagus seperti itu dan tusuklah aku kalau bisa"


Dikarenakan kemampuan bela dirinya Budi yang cukup terampil(hebat) dengan mudahnya mengalahkan si pelaku sambil memegang kamera untuk merekamnya,saat pelaku sudah jatuh Budi mematikan kameranya dan meletakkanya di mobil Refa yang dicuri itu kemudian pergi dari sana.


Polisi yang sudah sampai di hotel itu melihat pelaku yang sudah bangun berniat lari langsung menghalangi jalannya dan menangkap si pelaku ditempat,dengan bukti dari rekamannya Budi tadi membuat polisi semakin yakin bahwa yang mereka tangkap adalah si pelaku itu.


Dengan begitu pada pukul 5 Sore misi menyelamatkan Dami,Farjan dan Sayu berhasil tanpa ada yang terluka.


Refa yang sudah menitipkan Dami dan Farjan pada polisi untuk melakukan rehabilitas singkat akan pulang ke rumahnya untuk melihat kondisi dari Sayu.


Namun sesampainya Refa dirumahnya Refa sangat kaget melihat Sayu disana sedang memegang pisau menusuk secara terus menerus pada anjing peliharaan yang ada di rumahnya Refa sambil tersenyum bahagia dan menimbulkan pertanyaan di kepala Refa.


"Sayu?"


Menjawab pertanyaan dari Refa sambil tersenyum lebar ke arah Refa.


"Ya? paman Refa sudah kembali ya...oh maaf saya sudah mengotori lantai paman akan segera kubersihkan"


Melihat hal yang tidak seharusnya Sayu lakukan membuat Refa terdiam tanpa mengucapkan satu kata pun dan Sayu yang sedang membersihkan mayat anjing itu terlihat senang sekali sudah seperti psikopat.

__ADS_1


^^^To Be Continued...^^^


__ADS_2