Joker The Confidence Man

Joker The Confidence Man
Bab. 19 Teman Atau Musuh


__ADS_3

Setelah keluar dari Strangeways Diyo melihat sosok Sayemi sedikit jauh yang sedang berdiam,karena melihat itu Diyo tanpa basa basi meminta GIlbert dan Ville untuk pergi berdua saja tanpa dirinya.


Mendengar hal itu Ville memaksa untuk Diyo tidak pergi ke mana-mana dan tetap bersama,namun Gilbert yang mengetahui setiap orang mempunyai kepentingan(keperluan) nya masing-masing mengizinkan Diyo untuk pergi tanpa mempertimbangkan pendapat dari Ville karena masih anak-anak.


Dengan begitu Gilbert dan Ville dengan marahnya pergi berdua tanpa Diyo,sedangkan Diyo pergi ke arah sosok Sayemi yang sedang berdiam di sekitar Strangeways.


"Sayemi!"


Terdengar suara Diyo yang memanggil nama Sayemi dengan berteriak membuat sosok Sayemi menghadap(melihat) ke arah asal teriakkan itu dan berlari ke arah Diyo yang juga sedang berlari ke arah sosok Sayemi dari arah lain.


Saat bertemu dengan sosok Sayemi itu,Diyo langsung terkaget karena yang ada didepannya saat ini bukanlah Sayemi melainkan Kaye yang memakai baju mirip seperti baju yang biasanya Sayemi kenakkan.


Merasa sedikit kecewa Diyo menanyakan kenapa Kaye ada di Manchester bukannya di London dengan ekspresi yang tidak peduli atau datar.


Kaye menjelaskan bahwa dia langsung bergegas kembali ke Manchester menggunakan kereta setelah mengetahui di Strangeways terjadi kekacauan yang sangat brutal(sadis),setelah menjawab pertanyaan darii Diyo,Kaye bertanya apa yang terjadi didalam Strangeways.


Karena Kaye yang hanya bergelar sebagai Letnan tidak diperbolehkan untuk masuk ke Strangeways sesuka hati nya,dikarenakan Strangeways merupakan penjara yang termasuk dalam penjara terketat kedua di Inggris.


Menjawab dengan jujur namun terdapat sedikit kebohongan dalam cerita Diyo yang bertujuan untuk menjebak Kaye dan membuat Diyo mengetahui keterlibatan Kaye pada kejadian pembunuhan Sayemi,Wish dan Si kasir.


Diyo bercerita saat didalam penjara Strangeways Diyo melihat orang dewasa memakai baju hitam pekat dan celana jeans robek sedikit dibagian lututnya yang seharusnya tidak dipakai saat berada di Strangeways dalam kekacauan itu.


Diyo memasukkan orang dewasa memakai baju hitam pekat dan celana jeans robek sedikit dibagian lututnya dalam ceritanya karena itu adalah gaya pakaian yang paling tidak sering dipakai oleh orang Inggris melainkan pakaian yang sering digunakan di Norwegia.


Dikarenakan Diyo pernah menyelidiki sedikit tentang Kaye dan dalam penyelidikan itu Diyo menemukan bahwa Kaye bukanlah warga asli negara Inggris melainkann warga asli dari Eropa tepatnya di Norwegia.


Setelah selesai bercerita Diyo langsung melihat ekspersi dari Kaye dan secara mengejutkan Diyo melihat ekspresi yang sangat tidak biasa dari Kaye yaitu ekspresi yang menunjukan ketakutan.

__ADS_1


"Apa ada yang salah Letnan Kaye?"


Berpura-pura tidak mengetahui kenapa Kaye menunjukan ekspresi ketakutan itu,Kaye tiba-tiba berteriak melontarkan(melemparkan) kata-kata menghina pada Diyo sambil berkata-kata hal yang tidak masuk akal.


"Bukan salah ku!! ini bukan salah ku!! Ahhgh! ini salahnya!!"


Dari hal itu Diyo langsung tersenyum kecil,karena apa yang sekarang Kaye lakukan adalah tindakan mengecoh(mengelabui) yang seharusnya tidak bisa dia lakukan sendiri dan karena hal itu juga Diyo curiga adanya pihak lainnya.


Tindakan mengecoh ini akan langsung dipercaya jika bukan Diyo yang ada disana.


Namun karena ini adalah Diyo,dia menyadari sedikit kesalahan kecil dalam tindakan mengecoh dari Kaye yaitu Kaye mengatakan sesuatu yang seharusnya tidak diperlukan yaitu "Ini salahnya".


Dikarenakan hal itu Diyo semakin yakin akan adanya pihak lainnya pada kejadian pembunuhan yang terjadi di London 1 hari yang lalu.


Setelah itu Diyo yang melihat Kaye masih saja melanjutkan akting langsung meminta Kaye untuk membawa nya ke London dan Diyo akan menjeleskan semua yang dia ketahui tentang kejadian pembunuhan tersebut.


Yaitu,menyelamatkannya dari rantai masa lalu yang mengikatnya saat ini.


Kembali tersenyum manis Diyo berjanji akan membebaskannya dari rantai masa lalunya sampai ke inti sarinya(hilang tidak bersisa).


Dengan begitu pada jam 1 lewat setengah menit Diyo dan Kaye berniat akan pergi ke London ketka langit sudah berwarna biru terang.


Tetapi ketika ingin pergi dari Strangeways tiba-tiba Kaye melihat sosok yang mirip dengan mantan pacarnya itu,Kaye tanpa sadar berlari ke arah sosok itu yang memasuki Strangeways.


Menyadari kaye pergi ke arah Strangeways Diyo tidak punya pilihan lain untuk ikut dengannya,karena Kaye satu-satunya orang yang bisa membuat Diyo pergi dari Manchaster tanpa diperiksa oleh petugas kepolisian mengingat status Diyo saat ini adalah narapidana.


Diyo yang pergi mengejar ke arah Kaye berlari tadi kehilangan jejak dari Kaye,tidak bisa melihat sosok dari Kaye dimana-mana akhirnya Diyo kembali masuk lebih dalam ke dalam Strangeways.

__ADS_1


Tidak bisa menghindari beberapa petarungan yang singkat melawan narapidana lain Diyo sekarang berada di dalam penjara Strangeways lantai 2.


Berlari dan terus berlari mencari keberadaan dari Kaye secara tidak sengaja Diyo melihat sosok yang dilihat oleh Kaye tadi,setelah melihat sosok itu Diyo langsung bergegas mengikuti nya dari belakang.


Sedang mengikuti sosok itu dari belakang tiba-tiba sosok itu berhenti kemudian mengambil pistol yang ada di pinggangnya.


"DORRR!!"


Secara cepat menembak ke arah Diyo yang mengintip dari belakang dinding,tidak menyadari hal itu Diyo terkena tembakan di bagian tangan kanannya.


Diyo secara  cepat bersembunyi dibelakang dinding namun sosok itu perlahan mendekat,merasakan tidak bisa lari begitu saja karena sosok itu menggunakan pistol,Diyo langsung membuat rencana secara cepat.


Disaat sosok itu sudah sangat dekat dengan Diyo,Diyo tiba-tiba keluar melompat pendek ke samping  dari persembunyiannya sambil mengeluarkan pisaunya di pinggang dan sesuai prediksi dari Diyo sosok itu yang melihat Diyo keluar secara spontan menembak ke arah Diyo.


Namun Diyo langsung mendorong tubuhnya menggunakan kaki kananya untuk kembali ke dekat posisi awalnya kemudian melompat pendek kembali ke arah depan dengan sangat cepatnya kemudian menusuk lutut dari sosok itu.


Sosok itu yang tidak bisa mengikuti gerakan cepat dari Diyo terkena tusukan dari Diyo dan membuat sosok itu jatuh berlutut serta menjatuhkan pistolnya.


Menyadari pistolnya jatuh Diyo langsung mengambilnya dengan cepat lalu membuang peluru yang terisi di pistol itu sehingga pistol itu sekarang tidak bisa menembak lagi.


Diyo yang sudah melakukan semua itu meminta sosok itu untuk berbalik ke arah Diyo sambil mengangkat tanganya.


Melihat wajah dari sosok itu membuat Diyo sangat terkejut sampai-sampai menjatuhkan pisau yang ada ditanganya serta berteriak dengan sangat keras memanggil nama dari sosok itu.


"Luna?!!"


Bertepatan dengan Diyo yang berteriak memanggil nama Luna,tiba-tiba Kaye dari arah belakang muncul dan juga terkejut karena sosok yang dia kejar bukanlah sosok yang dia harapkan.

__ADS_1


^^^To Be Continued...^^^


__ADS_2