
Ke-esokan harinya Diyo yang bangun dari tidurnya di dekat lokasi tkp masih belum mendapatkan informasi yang diperlukan untuk menangkap pelaku utama.
Sekarang jam menunjukkan pukul 4 subu dan pembunuhan pertama itu terjadi pada pukul 6 sore.
Dikarenakan Diyo masih memiliki banyak waktu dia berjalan-jalan menuju ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan awal bekas dipukuli Wish kemarin malam.
Namun saat sudah sampai di rumah sakit ternyata rumah sakitnya tutup.
Tidak punya pilihan lain Diyo akhirnya menyerah dan pergi ke wastafel terdekat untuk mencuci wajahnya yang baru saja bangun.
Tidak lama saat Diyo yang sedang mencuci wajahnya dia melihat orang yang tidak asing sedang berlari ke arah big ben.
Karena penasaran akhirnya Diyo mengikuti orang itu tidak asing baginya itu,sesampainya di big ben Diyo terkejut karena orang yang dia ikuti itu adalah Kaye.
Masih penasaran dengan geark gerik(gerakan) dari Kaye yang sangat mencurigakan itu Diyo melihat semua kegiatan yang dilakukan oleh Kaye di big ben itu.
Walaupun Kaye hanya melakukan beberapa hal-hal umum yang biasa nya turis(pengunjung) lakukan jika ada di big ben seperti,memotret big ben dan sekitarnya dan berjalan-jalan di sekitar big ben.
Namun hal yang membuat Diyo penasaran adalah Kaye yang setiap 10 menit menelpon dan itu sudah terjadi sebanyak 3 kali.
Merasa hal itu sangat tidak masuk akal Diyo tidak menghilangkan satu gerak gerik dari Kaye dari pengawasanya.
Memakan cukup waktu yang lama Diyo mengawasi Kaye dari jauh.
Tiba-tiba Kaye yang tadinya hanya mondar mandir(berkeliaran) di sekitar big ben akhirnya pergi dari sana.
Mengetahui Kaye pergi dari sana Diyo dari belakang juga mengikuti Kaye.
Namun kali ini Kaye tidak berjalan kaki melainkan menggunakan kendaraan pergi entah kemana.
Tidak bisa mengikuti Kaye itu membuat Diyo semakin curiga kepada Kaye yang seperti mengetahui adanya dia disana.
Karena tidak bisa mengikuti Kaye lagi Diyo segera pergi kembali ke lokasi tkp pembunuhan pertama.
Sekarang jam menunjukan pukul 6 pagi lewat sedikit.
__ADS_1
Diyo yang masih saja menunggu dilokasi tkp sekarang sedang meminum kopi dikafe kemarin malam tempat Diyo pertama kali bertemu dengan Wish.
Menunggu beberapa jam namun Diyo tidak mendapatkan informasi atau clue(petunjuk) yang bisa membuatnya mengetahui pelaku utamanya.
Sudah semakin bosan karena tidak kunjung(segera) mendapatkan petunjuk apapun.
Tiba-tiba Kaye datang menemui Diyo dan bertanya kepadanya saat sedang menunggu di kafe itu sambil(seraya) meminum kopi dengan enaknya.
"Halo pak,bapak sedang ngapain disini? sedang menunggu seseorang?"
Mendengar pertanyaan dari seorang letnan kepolisian yang seharusnya tidak ditanyakan pada orang asing yang tidak dituduh sebagai buronan dan hanya menikmati kopinya di kafe seperti orang-orang biasanya.
Diyo yang semakin dan semakin curiga pada Kaye menjawab pertanyaannya dengan jawaban yang menjebak Diyo menjawab seperti yang diinginkan oleh Kaye.
Jika Kaye menanyakan kembali siapa seseorang yang sedang ditunggu oleh Diyo maka itu artinya Kaye sedang mencoba untuk mentyingkirkan Diyo dari kafe itu atau lebih tepatnya dari lokasi tkp itu.
Karena seorang polisi akan membawa orang yang menjawab pertanyaannya dengan tidak benar atau berbohong seperti peristiwa yang sedang dialami oleh Diyo saat ini.
Dikarenakan Diyo menjawab sedang menunggu seseorang kemudian seseorang yang dimaksudkan oleh Diyo itu tidak kunjung datang.
Maka polisi akan membawa Diyo ke kantor kepolisian untuk menanyakannya lebih lanjut dan itu akan membuat Diyo tidak berada di lokasi tkp.
Terlebih lagi Kaye yang memiliki pangkat seoarng letnan dikepolsian akan memungkinkannya(sesuatu yang tidak mustahil) untuk mengurung Diyo di penjara dalam beberapa jam kedepan dengan membuat laporan palsu tentang Diyo.
Sesuai dengan perkiraan dari Diyo,Kaye berniat membawa Diyo ke kantor kepolisian untuk menanyakan lebih lanjut namun sebelum Diyo dibawa oleh Kaye.
Diyo pergi kedalam kafe terlebih dahulu untuk membayar kopi yang dia pesan tadi sedangkan Kaye akan menunggu diluar sambil melihat ponsel.
Saat membayar kopinya dikasir Diyo berencana untuk menyewa kasir tersebut untuk merekam semua kejadian yang ada di luar kafe tersebut,karena lokasi tkp nya ada disekitar kafe itu.
Menolak tawaran dari Diyo membuat Diyo tidak punya pilihan lain.
"Pak akan saya bayar 2x lipat"
Mendengar itu kasir itu terdiam memikirkan kembali tawaran dari Diyo,kasir itu bertanya kenapa Diyo bisa tahu bahwa dia adalah salah satu bawahan dari si pelaku utama.
__ADS_1
Tidak menjawab pertanyaan dari si kasir Diyo mengancam si kasir jika tidak melakukan apa yang Diyo minta maka si kasir akan kehilangan sebagian dari hidupnya atau dengan kata lain kehilangan pekerjaan dan berdiam selamanya di penjara.
Tidak menginginkan hal itu terjadi akhrinya dengan terpaksa si kasir itu menerima tawaran dari Diyo.
Diyo yang keluar dari kafe itu sedikit lebih lama membuat Kaye bertanya kenapa lama sekali membayarnya.
Diyo menjawabnya dengan alasan Diyo sedang mengalami krisis uang sambil menunjukan dompet nya yang hanya menyisahkan(memiliki) sedikit uang.
Menerima jawaban dari Diyo,akhirnya Kaye membawa Diyo ke kantor kepolisian London dan kembali lagi seperti perkiraan dari Diyo.
Kaye bukanya melanjutkan interogasinya melainkan memenjarakan Diyo.
Sudah mengetahui hal itu akan terjadi Diyo yang ada didalam penjara sedang menunggu untuk dibebaskan yaitu pada pukul 5 sore lewat(karena surat palsu yang dibuat Kaye itu sudah diketahui oleh polisi.
Namun karena Kaye memiliki pangkat sebagai letnan mau tidak mau Diyo harus tetap dipenjara namun hanya beberapa jam saja dan akan segera dibebaskan).
Beralih ke kasir yang disewa oleh Diyo tadi,kasir itu melakukan seperti yang dimintai oleh Diyo.
Tidak lama setelah kasir itu memasang kamera untuk merekam di luar kafenya,ada Orang yang menemuinya dan menanyakan apakah semuanya berjalan lancar.
Kasir itu menjawab sesuai skripsi yang diberikan oleh Diyo tepat saat kasir itu menerima tawaran dari Diyo.
"Iya...semuanya sudah lancar sesuai yang kau perintahkan"
Mendengar jawaban yang bagus dari si kasir,Orang itu kembali menyuruh(memerintah) si kasir itu untuk mempersiapkannya.
Dari skripsi yang diberikan oleh Diyo,si kasir harus tetap berperilaku seperti biasa dan mengikuti semua perintah dari orang itu serta tidak memintanya untuk jangan sampai ada pembunuhan sebelum Diyo keluar dari penjara.
Si kasir mempersiapkan semua yang diminta oleh orang itu seperti,pistol,pisau dan alat-alat lainya.
Orang itu yang sudah memastikan si kasir mempersiapkan semua alat-alatnya langsung berjalan keluar dari kafe dan diluar kafe terlihat sosok dari Desha.
Mereka berdua(Orang itu dan Desha) terlihat sedang bercakap-cakap(berbicara) dengan sangat akrab seperti seorang pasangan yang sangat mencintai satu sama lain.
Dikarenakan si kasir sudah memasang kamera dibagian luar kafe tadi maka semua kejadian tadi direkam.
__ADS_1
Mulai dari Orang itu masuk ke kafe dan Desha yang menunggu di luar kafe.
^^^To Be Continued... ^^^