
Suasana kota London yang begitu sejuk pada sore hari membuat semua orang yang ada di London tidak akan menyangka bahwa sedikit lagi akan terjadi percobaan pembunuhan di kota tersayang mereka.
Jam yang sudah menunjukan pukul 3 sore lewat sedikit,Orang itu memulai rencananya.
Sebagai permulaan Orang itu memancing si korban yang merupakan pelanggan di kafe itu dengan berbincang-bincang(berbicara) seperti orang yang sudah kenalan lama.
Si korban yang hanya sendiri di meja bagian luar kafe itu menerima Orang itu dengan sedoikit gugup tapi terbuka(ramah).
Waktu demi waktu telah berlalu untuk memancing si korban dalam jebakan ternyata cukup sulit.
Dikarenakan korban yang diincar Orang itu adalah pelajar yang memiliki iq(kepintaraan) di atas rata-rata pelajar lainnya.
Namun hal itu bukanlah sesuatu yang mustahil dilakukan oleh pembunuh yang sudah berpengalaman(Orang itu)
Apalagi si pelajar yang memiliki iq di atas rata-rata itu ternyata orang yang tidak memiliki teman sama sekali dan sulit untuk berkomuniksasi.
Setelah memakan waktu yang lama akhirnya Orang itu memulai untuk memancing pelajar itu kedalam jebakannya.
Orang itu meminta si pelajar untuk menemaninya pergi ke daerah dibagian kanan kafe itu yang merupakan salah satu daerah yang sedikit dilewati oleh orang-orang dan sekaligus(juga) merupakan tempat yang sangat bagus untuk melakukan pembunuhan.
Si pelajar yang tidak memiliki keraguan sama sekali pergi mengikuti Orang itu ke tempat yang sangat sedikit orang disana karena menganggap Orang itu adalah orang yang baik yang sudah menemaninya dan mau menjadi temanya di kafe itu.
Memasuki jauh ke lorong bagian kanan kafe itu si pelajar itu terdiam karena melihat Orang itu tiba-tiba mengambil pisau di tangan kiri dan pistol di tangan kanan.
"A...apa yang coba kau lakukan?"
Mendengar pertanyaan dari si pelajar,Orang itu hanya tersenyum khas(mirip) psikopat yang ada di film-film.
Bukannya melarikan diri si pelajar malah terus-terusan menanyakan hal yang tidak penting,dikarenakan si pelajar menganggap Orang itu hanya bercanda dan hanya menakutinya.
Semakin mendekat sambil membawa pisau dan pistol pada tangannya Orang itu yang sudah ada didekat si pelajar langsung menikam bahunya dengan sangat cepat.
Terkena tusukan pisau yang sangat dalam di bahu si pelajar secara alaminya mundur kebelakang dan melakukan perlawanan balik dengan menendang Orang itu dengan sangat keras.
Tidak mendunga(memperkirakan) si pelajar bisa menggunakan bela diri cukup bagus.
Si pelajar yang telah menendang Orang itu langsung mencoba pergi dari lorong sempit tanpa adanya satu orang pun disana.
__ADS_1
Saat ingin keluar dari lorong itu tiba-tiba Desha muncul dari depan menghadang si pelajar kemudian menodongkan(mengarahkan) pistol ke arah si pelajar.
Secara spontan(tidak langsung) si pelajar langsung berhenti dan berteriak histeris.
"Siapa kau?!!"
Menyadari dirinya sudah dekat dengan trotoar luar yang dimana ada orang-orang sedang bermondar mandir(berjalan disekitar) si pelajar langsung berteriak memanggil pertolongan.
Si pelajar memanggil orang-orang yang ada di trotoar luar dengan sangat keras tetapi tidak ada satupun datang menolongnya dan hanya melihatnya.
Terheran-heran(kebinggungan) karena tidak ada yang menolongnya si pelajar melihat kebelakang ke arah Orang itu tadi dan terkejut karena dia melihat kamera serta perlengkapan syuting yang sangat lengkap ada dibelakangnya.
Membuat orang-orang yang bermondar mandir itu mengira kalau si pelajar sedang melakukan peran dalam film dan semua darah yang keluar dari bahunya hanyalah darah palsu.
Namun si pelajar tidak mempedulikan kamera yang ada dibelakangnya dan kembali berteriak dengan keras.
Tiba-tiba ada orang yang mendekat ke arahnya karena penasaran.
Dengan ekspresi senang karena ada yang datang si pelajar langsung berlari ke arah orang yang mendekat itu.
"Pak jangan dekat-dekat sini dong,kita lagi syuting!"
Yang memarahi orang tadi adalah si kasir dari kafe itu.
Tidak hilang harapan si pelajar kembali berteriak dengan keras,namun kali ini Orang itu yang ada dibelakang tadi langsung menutup mulut dari si pelajar menggunakan kain yang terdapat obat tidur didalamnya.
Mencium obat tidur itu si pelajar secara cepat tertidur di badan Orang itu.
Orang itu meminta Desha untuk ikut dengannya dan pergi kembali ke bagian dalam lorong itu sambil membawa si pelajar itu.
Sedangkan si kasir yang tadi berperan sebagai sutradara film kembali ke kafe.
Saat mereka(Orang itu dan Desha) sedang menuju ke dalam lorong itu Wish yang baru saja berada di kerumunan banyak orang itu melihat mereka berdua bersama si pelajar itu.
Merasa ada sesuatu yang menarik di lorong itu,akhirnya Wish mengikuti Orang itu dan Desha dari belakang.
Membawa si pelajar di sebuah ruangan besar di bagian dalam kafe si pelajar diikat pada kursi dalam keadaan duduk dikursi,tangan dibelakang dan kaki disilang.
__ADS_1
Orang itu berniat untuk menyiksa si pelajar terlebih dahulu dan menyeret mayat nya di sekitar kafe yang merupakan tempat pembunuhan pertama di timeline utama.
Desha yang kebingungan bertanya pada Orang itu kenapa memilih pelajar yang memiliki iq diatas rata-rata pelajar lainnya.
Orang itu menjawab dengan ekspresi senang sambil terkekeh(tertawa terbahak-bahak).
"Kau mau tahu kenapa? karena inilah tujuan ku bersama dengannya ahahaha!!"
Suara tertawa dari Orang itu sampai terdengar diluar.
Tidak lama dari itu Wish yang mengikuti mereka berdua dari belakang dengan berlari memasuki ruangan itu karena merasa jijik terhadap suara tertawa dari Orang itu.
Melihat ada orang lain selain Nya dan Desha di tempat itu membuat Orang itu langsung bergegas mengambil pisau yang ada dipinggangnya.
Namun Wish tidak memberikan kesempatan itu pada Orang itu dan langsung menendang perutnya dengan kerasnya.
Kemudian mengambil pisaunya yang jatuh di lantai dan menggunakan pisau itu untuk mengancam Desha yang cuman berdiam kaku.
"DORR!!"
Terdengar suara tembakan pistol yang sangat keras memenuhi seisi ruangan itu,namun tembakan dari Orang itu meleset.
Bukannya Wish yang tertembak melainkan Desha yang tepat mengenai tangan kanannya.
Desha yang terkena tembakan meleset dari Orang itu bertanya-tanya kenapa Orang itu melakukannya kemudian jatuh sambil berteriak kesakitan.
Tidak peduli dengan Desha yang berteriak kesakitan Orang itu kembali menembak ke arah Wish,menyadari hal itu Wish langsung menghindari setiap tembakan yang mengarah padanya sambil mendekat ke arah Orang itu.
Sudah memasuki jangkauan dari Wish langsung menendang tangan dari Orang itu yang membuat pistol ditanganya terlempar jauh.
Tidak memberikan kesempatan lagi Wish dengan cepat menendang wajah dari Orang itu menggunakan kaki satunya.
Terlempar jauh ke arah belakang Orang itu kembali berdiri dan mengambil kuda-kuda dengan cepat sebagai tanda Orang itu akan melawan Wish menggunakan tangan kosong.
Menerima ajakan dari Orang itu Wish langsung mendatangi Orang itu yang sedang bersiap melawan Wish.
Beralih ke Diyo yang sudah bebas pada pukul 5 sore.
__ADS_1
Setelah bebas dari penjara Diyo langsung bergegas pergi ke kafe itu dengan lajunya,Sayemi yang melihat Diyo berlari dengan laju dari kejauhan mulai mengikuti Diyo dari belakang.
^^^To Be Continued... ^^^